<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DPR Minta Layanan Rumah Sakit untuk Penyakit Non Covid-19 Kembali Dioptimalkan   </title><description>Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena, meminta pelayanan rumah sakit (RS) optimal untuk penanganan pasien dengan&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/21/337/2443484/dpr-minta-layanan-rumah-sakit-untuk-penyakit-non-covid-19-kembali-dioptimalkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/21/337/2443484/dpr-minta-layanan-rumah-sakit-untuk-penyakit-non-covid-19-kembali-dioptimalkan"/><item><title>DPR Minta Layanan Rumah Sakit untuk Penyakit Non Covid-19 Kembali Dioptimalkan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/21/337/2443484/dpr-minta-layanan-rumah-sakit-untuk-penyakit-non-covid-19-kembali-dioptimalkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/21/337/2443484/dpr-minta-layanan-rumah-sakit-untuk-penyakit-non-covid-19-kembali-dioptimalkan</guid><pubDate>Rabu 21 Juli 2021 05:02 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/20/337/2443484/dpr-minta-layanan-rumah-sakit-untuk-penyakit-non-covid-19-kembali-dioptimalkan-np8Rp2IimZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi.(Foto:Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/20/337/2443484/dpr-minta-layanan-rumah-sakit-untuk-penyakit-non-covid-19-kembali-dioptimalkan-np8Rp2IimZ.jpg</image><title>Ilustrasi.(Foto:Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena, meminta pelayanan rumah sakit (RS) optimal untuk penanganan pasien dengan penyakit non Covid-19 dan harus segera ditangani.
Hal tersebut menyikapi pemerintah yang kembali melanjutkan PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021, seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/7/2021) malam.
&quot;Pelayanan kesehatan harus ideal optimal baik bagi pasien Covid-19 maupun pasien penyakit lainnya (non Covid-19),&quot; ujar Melki Laka Lena, Selasa (20/7/2021) malam ketika dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;2 Minggu PPKM Darurat, Jokowi: Penambahan Kasus Corona dan BOR Rumah Sakit Menurun
Menurut politisi Partai Golkar tersebut, sektor hilir dan hulu harus sama-sama dijaga dengan baik untuk menekan angka kasus positif Covid-19.
&quot;Di sektor hilir Angka positif Covid-19 walaupun sudah mulai bisa dikendalikan tapi masih tinggi, untuk itu sektor hulu perlu diperkuat dengan kapasitas rumah sakit baik itu obat, alkes, Tenaga Kesehatan harus benar-benar dipastikan siap untuk menjaga pelayanan di sektor hilir agar,&quot; jelas Melki Laka Lena.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Melki Laka Lena, meminta pelayanan rumah sakit (RS) optimal untuk penanganan pasien dengan penyakit non Covid-19 dan harus segera ditangani.
Hal tersebut menyikapi pemerintah yang kembali melanjutkan PPKM Darurat hingga 25 Juli 2021, seperti yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam akun YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/7/2021) malam.
&quot;Pelayanan kesehatan harus ideal optimal baik bagi pasien Covid-19 maupun pasien penyakit lainnya (non Covid-19),&quot; ujar Melki Laka Lena, Selasa (20/7/2021) malam ketika dikonfirmasi MNC Portal Indonesia.
Baca Juga:&amp;nbsp;2 Minggu PPKM Darurat, Jokowi: Penambahan Kasus Corona dan BOR Rumah Sakit Menurun
Menurut politisi Partai Golkar tersebut, sektor hilir dan hulu harus sama-sama dijaga dengan baik untuk menekan angka kasus positif Covid-19.
&quot;Di sektor hilir Angka positif Covid-19 walaupun sudah mulai bisa dikendalikan tapi masih tinggi, untuk itu sektor hulu perlu diperkuat dengan kapasitas rumah sakit baik itu obat, alkes, Tenaga Kesehatan harus benar-benar dipastikan siap untuk menjaga pelayanan di sektor hilir agar,&quot; jelas Melki Laka Lena.</content:encoded></item></channel></rss>
