<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Taliban Bebaskan 255 Tentara Afghanistan di Hari Idul Adha</title><description>Sebanyak 80 tentara dibebaskan pada hari pertama sementara 145 lainnya dibebaskan pada hari kedua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/22/18/2444330/taliban-bebaskan-255-tentara-afghanistan-di-hari-idul-adha</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/22/18/2444330/taliban-bebaskan-255-tentara-afghanistan-di-hari-idul-adha"/><item><title>Taliban Bebaskan 255 Tentara Afghanistan di Hari Idul Adha</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/22/18/2444330/taliban-bebaskan-255-tentara-afghanistan-di-hari-idul-adha</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/22/18/2444330/taliban-bebaskan-255-tentara-afghanistan-di-hari-idul-adha</guid><pubDate>Kamis 22 Juli 2021 13:50 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/22/18/2444330/taliban-bebaskan-255-tentara-afghanistan-di-hari-idul-adha-v7ExspR6Bj.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/22/18/2444330/taliban-bebaskan-255-tentara-afghanistan-di-hari-idul-adha-v7ExspR6Bj.JPG</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>DOHA &amp;ndash; Kelompok militan Taliban telah membebaskan 225 tentara tentara Afghanistan yang ditahan  pada perayaan Idul Adha, demikian disampaikan juru bicara kantor politik kelompok tersebut.
&amp;ldquo;Sesuai dengan perintah pemimpin Imarah Islam Afghanistan, 225 tentara pemerintah Kabul telah dibebaskan pada Hari Raya Idul Adha dan dipulangkan. Semuanya telah menerima uang untuk sampai di rumah dan menutupi biaya yang relevan,&quot; kata Juru Bicara Taliba Mohammad Naeem, Rabu (21/7/2021) malam.
BACA JUGA:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Taliban Kibarkan Bendera di Perbatasan, Klaim Kuasai Wilayah
Dia menambahkan bahwa 80 tentara telah dibebaskan pada hari pertama liburan dan 145 pada hari kedua.
Situasi di Afghanistan meningkat di tengah penarikan berkelanjutan pasukan Amerika Serikat (AS) dari negara itu, yang meningkatkan ancaman Taliban kembali berkuasa.
Sebelumnya, pada hari itu, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengecam Taliban karena menolak untuk mencari kesepakatan damai dengan pemerintah untuk menghentikan kekerasan yang meningkat di negara itu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Taliban Ancam 'Jihad' Jika Turki Tak Angkat Kaki dari Afghanistan
Menurut Presiden Ghani, meskipun pemerintah membebaskan 5.000 tahanan Taliban sesuai dengan perjanjian damai tahun lalu, dia menyesalkan fakta bahwa kelompok pemberontak belum siap untuk negosiasi substantif.
Namun, Mohammad Naeem, mengatakan kepada Sputnik bahwa pembicaraan minggu lalu di Doha dengan pemerintah Afghanistan adalah perkembangan &quot;positif&quot; bagi Taliban, yang berharap untuk menyelesaikan perbedaan mereka melalui diskusi.</description><content:encoded>DOHA &amp;ndash; Kelompok militan Taliban telah membebaskan 225 tentara tentara Afghanistan yang ditahan  pada perayaan Idul Adha, demikian disampaikan juru bicara kantor politik kelompok tersebut.
&amp;ldquo;Sesuai dengan perintah pemimpin Imarah Islam Afghanistan, 225 tentara pemerintah Kabul telah dibebaskan pada Hari Raya Idul Adha dan dipulangkan. Semuanya telah menerima uang untuk sampai di rumah dan menutupi biaya yang relevan,&quot; kata Juru Bicara Taliba Mohammad Naeem, Rabu (21/7/2021) malam.
BACA JUGA:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Taliban Kibarkan Bendera di Perbatasan, Klaim Kuasai Wilayah
Dia menambahkan bahwa 80 tentara telah dibebaskan pada hari pertama liburan dan 145 pada hari kedua.
Situasi di Afghanistan meningkat di tengah penarikan berkelanjutan pasukan Amerika Serikat (AS) dari negara itu, yang meningkatkan ancaman Taliban kembali berkuasa.
Sebelumnya, pada hari itu, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengecam Taliban karena menolak untuk mencari kesepakatan damai dengan pemerintah untuk menghentikan kekerasan yang meningkat di negara itu.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Taliban Ancam 'Jihad' Jika Turki Tak Angkat Kaki dari Afghanistan
Menurut Presiden Ghani, meskipun pemerintah membebaskan 5.000 tahanan Taliban sesuai dengan perjanjian damai tahun lalu, dia menyesalkan fakta bahwa kelompok pemberontak belum siap untuk negosiasi substantif.
Namun, Mohammad Naeem, mengatakan kepada Sputnik bahwa pembicaraan minggu lalu di Doha dengan pemerintah Afghanistan adalah perkembangan &quot;positif&quot; bagi Taliban, yang berharap untuk menyelesaikan perbedaan mereka melalui diskusi.</content:encoded></item></channel></rss>
