<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dijambret dan Dipukuli, Anak Kecil di Jakpus Ini Trauma</title><description>Kejadian itu terjadi di kawasan Percetakan Negara, Cempaka Putih, Jakarta Pusat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/22/338/2444337/dijambret-dan-dipukuli-anak-kecil-di-jakpus-ini-trauma</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/22/338/2444337/dijambret-dan-dipukuli-anak-kecil-di-jakpus-ini-trauma"/><item><title>Dijambret dan Dipukuli, Anak Kecil di Jakpus Ini Trauma</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/22/338/2444337/dijambret-dan-dipukuli-anak-kecil-di-jakpus-ini-trauma</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/22/338/2444337/dijambret-dan-dipukuli-anak-kecil-di-jakpus-ini-trauma</guid><pubDate>Kamis 22 Juli 2021 13:58 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/22/338/2444337/dijambret-dan-dipukuli-anak-kecil-di-jakpus-ini-trauma-EGaLjA1JIS.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/22/338/2444337/dijambret-dan-dipukuli-anak-kecil-di-jakpus-ini-trauma-EGaLjA1JIS.jpeg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Nasib nahas menimpa anak kecil berinsial S (13). Ia dijambret, diancam dan dipukuli penjambret hingga mengalami trauma. Kejadian itu terjadi di kawasan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.
&quot;Anak saya trauma. Dari tanggal 20 (waktu kejadian) hingga kini anak saya bengong, nangis tidak mau makan, masih trauma,&quot; ujar ayah korban, Santo, saat berbincang dengan MNC Portal Indonesia, Kamis (22/7/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Kabur Usai Jambret, Pemuda Ini Nyaris Tabrak Petugas di Pos Penyekatan PPKM Darurat
Kejadian perampokan disertai kekerasan ini terjadi pada Selasa 20 Juli 2021 atau pada hari H Idul Adha.&amp;nbsp;Saat itu, S baru saja pulang dari rumah neneknya menggunakan sepeda.
Saat melintas di jalan arah Percetakan Negara dekat pertigaan Jalan Mardani, S dipepet oleh dua orang tidak dikenal dengan sepeda motor. S lalu ditendang hingga terjatuh dari sepedanya. Setelah jatuh, S juga dipukul oleh pelaku.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Kerap Jadi Korban Perampokan, Ratusan Warga Blokade Jalan Kota Sorong
Korban juga diancam dan dikalungi lehernya dengan celurit oleh pelaku. Kemudian handphone milik anak tersebut langsung diambil. &quot;Anak saya dikalungi celurit dan diambil satu buah HP merk Xiaomi,&quot; ungkap Santo.
Saat pelaku hendak melarikan diri, sang korban berteriak. Bocah malang tersebut justru kembali dipukul oleh bandit jalanan itu, kemudian mereka tancap gas.&quot;Pelaku mau melarikan diri, lalu anak saya meneriaki maling lalu dipukul lagi sama pelaku. Itu kejadiannya tanggal 20 Juli 2021 kurang lebih jam 18.30 WIB,&quot; ucap Santo.
Santo berencana melaporkan peristiwa sadis ini ke Polsek Cempaka Putih sambil meminta petunjuk selanjutnya.
&quot;Saya akan proses secara hukum takutnya di kemudian hari terjadi hal serupa kepada anak anak lainnya,&quot; tutup Santo.</description><content:encoded>JAKARTA - Nasib nahas menimpa anak kecil berinsial S (13). Ia dijambret, diancam dan dipukuli penjambret hingga mengalami trauma. Kejadian itu terjadi di kawasan Percetakan Negara, Jakarta Pusat.
&quot;Anak saya trauma. Dari tanggal 20 (waktu kejadian) hingga kini anak saya bengong, nangis tidak mau makan, masih trauma,&quot; ujar ayah korban, Santo, saat berbincang dengan MNC Portal Indonesia, Kamis (22/7/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Kabur Usai Jambret, Pemuda Ini Nyaris Tabrak Petugas di Pos Penyekatan PPKM Darurat
Kejadian perampokan disertai kekerasan ini terjadi pada Selasa 20 Juli 2021 atau pada hari H Idul Adha.&amp;nbsp;Saat itu, S baru saja pulang dari rumah neneknya menggunakan sepeda.
Saat melintas di jalan arah Percetakan Negara dekat pertigaan Jalan Mardani, S dipepet oleh dua orang tidak dikenal dengan sepeda motor. S lalu ditendang hingga terjatuh dari sepedanya. Setelah jatuh, S juga dipukul oleh pelaku.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Kerap Jadi Korban Perampokan, Ratusan Warga Blokade Jalan Kota Sorong
Korban juga diancam dan dikalungi lehernya dengan celurit oleh pelaku. Kemudian handphone milik anak tersebut langsung diambil. &quot;Anak saya dikalungi celurit dan diambil satu buah HP merk Xiaomi,&quot; ungkap Santo.
Saat pelaku hendak melarikan diri, sang korban berteriak. Bocah malang tersebut justru kembali dipukul oleh bandit jalanan itu, kemudian mereka tancap gas.&quot;Pelaku mau melarikan diri, lalu anak saya meneriaki maling lalu dipukul lagi sama pelaku. Itu kejadiannya tanggal 20 Juli 2021 kurang lebih jam 18.30 WIB,&quot; ucap Santo.
Santo berencana melaporkan peristiwa sadis ini ke Polsek Cempaka Putih sambil meminta petunjuk selanjutnya.
&quot;Saya akan proses secara hukum takutnya di kemudian hari terjadi hal serupa kepada anak anak lainnya,&quot; tutup Santo.</content:encoded></item></channel></rss>
