<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kabareskrim Sebut Stok Obat untuk Covid-19 Masih Terkendali</title><description>Sejauh ini masih terkendali, apalagi pemerintah melalui teman-teman dari TNI (Babinsa) menyalurkan targetnya 3 jutaan obat-obatan Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/23/337/2444961/kabareskrim-sebut-stok-obat-untuk-covid-19-masih-terkendali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/23/337/2444961/kabareskrim-sebut-stok-obat-untuk-covid-19-masih-terkendali"/><item><title>Kabareskrim Sebut Stok Obat untuk Covid-19 Masih Terkendali</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/23/337/2444961/kabareskrim-sebut-stok-obat-untuk-covid-19-masih-terkendali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/23/337/2444961/kabareskrim-sebut-stok-obat-untuk-covid-19-masih-terkendali</guid><pubDate>Jum'at 23 Juli 2021 15:37 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/23/337/2444961/kabareskrim-sebut-stok-obat-untuk-covid-19-masih-terkendali-ONGB8d50J2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/23/337/2444961/kabareskrim-sebut-stok-obat-untuk-covid-19-masih-terkendali-ONGB8d50J2.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyebut bahwa stok obat-obatan yang biasa digunakan untuk pasien Covid-19 sejauh ini masih aman dan terkendali.

Salah satu faktornya, kata Agus adalah, adanya penyaluran paket obat gratis dari Pemerintah melalui TNI kepada masyarakat.

&quot;Sejauh ini masih terkendali, apalagi pemerintah melalui teman-teman dari TNI (Babinsa) menyalurkan targetnya 3 jutaan obat-obatan Covid-19 secara gratis,&quot; kata Agus saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Terkait permainan harga, kata Agus, pihaknya sudah melakukan pengawasan kepada seluruh pihak terkait terkait dengan distribusi obat-obatan tersebut. Mulai dari distributor hingga pihak rumah sakit.

&quot;Bahwa harga memang terjadi mekanisme hukum ekonomi, sediaan terbatas, mungkin yang perlu banyak maka harga naik, menurut saya melibatkan banyak pihak termasuk jaringan ke RS atau oknum Nakes, makanya kita lakukan langkah pengawasan, penyelidikan dan penindakan,&quot; ujar Agus.

Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Cek Ketersediaan Obat Covid-19 dan Multivitam di Apotek Bogor

Karena&amp;nbsp; itu, Agus menekankan, jangan ada pihak-pihak yang mencoba menanfaatkan situasi seperti saat ini. Apalagi, menaikan obat-obatan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), yang sudah ditetapkan Pemerintah.

&quot;Penindakan yang menjual dengan harga diatas HET dan dilakukan oleh yang tidak berhak,&quot; tutup Agus.</description><content:encoded>JAKARTA - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto menyebut bahwa stok obat-obatan yang biasa digunakan untuk pasien Covid-19 sejauh ini masih aman dan terkendali.

Salah satu faktornya, kata Agus adalah, adanya penyaluran paket obat gratis dari Pemerintah melalui TNI kepada masyarakat.

&quot;Sejauh ini masih terkendali, apalagi pemerintah melalui teman-teman dari TNI (Babinsa) menyalurkan targetnya 3 jutaan obat-obatan Covid-19 secara gratis,&quot; kata Agus saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (23/7/2021).

Terkait permainan harga, kata Agus, pihaknya sudah melakukan pengawasan kepada seluruh pihak terkait terkait dengan distribusi obat-obatan tersebut. Mulai dari distributor hingga pihak rumah sakit.

&quot;Bahwa harga memang terjadi mekanisme hukum ekonomi, sediaan terbatas, mungkin yang perlu banyak maka harga naik, menurut saya melibatkan banyak pihak termasuk jaringan ke RS atau oknum Nakes, makanya kita lakukan langkah pengawasan, penyelidikan dan penindakan,&quot; ujar Agus.

Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi Cek Ketersediaan Obat Covid-19 dan Multivitam di Apotek Bogor

Karena&amp;nbsp; itu, Agus menekankan, jangan ada pihak-pihak yang mencoba menanfaatkan situasi seperti saat ini. Apalagi, menaikan obat-obatan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), yang sudah ditetapkan Pemerintah.

&quot;Penindakan yang menjual dengan harga diatas HET dan dilakukan oleh yang tidak berhak,&quot; tutup Agus.</content:encoded></item></channel></rss>
