<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Biden Alokasikan Dana Darurat Rp1,4 Triliun untuk Pengungsi Afghanistan</title><description>Biden pmengesahkan hingga Rp1,4 triliun dari dana darurat untuk memenuhi kebutuhan pengungsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/24/18/2445430/biden-alokasikan-dana-darurat-rp1-4-triliun-untuk-pengungsi-afghanistan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/24/18/2445430/biden-alokasikan-dana-darurat-rp1-4-triliun-untuk-pengungsi-afghanistan"/><item><title>Biden Alokasikan Dana Darurat Rp1,4 Triliun untuk Pengungsi Afghanistan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/24/18/2445430/biden-alokasikan-dana-darurat-rp1-4-triliun-untuk-pengungsi-afghanistan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/24/18/2445430/biden-alokasikan-dana-darurat-rp1-4-triliun-untuk-pengungsi-afghanistan</guid><pubDate>Sabtu 24 Juli 2021 17:18 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/24/18/2445430/biden-alokasikan-dana-darurat-rp1-4-triliun-untuk-pengungsi-afghanistan-ecKhhqGrR8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengungsi Afghanistan (Foto: AFP via VOA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/24/18/2445430/biden-alokasikan-dana-darurat-rp1-4-triliun-untuk-pengungsi-afghanistan-ecKhhqGrR8.jpg</image><title>Pengungsi Afghanistan (Foto: AFP via VOA)</title></images><description>WASHINGTON - Gedung Putih mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Jumat (23/7) mengesahkan hingga USD100 juta (Rp1,4 triliun) dari dana darurat untuk memenuhi kebutuhan&amp;nbsp;pengungsi&amp;nbsp;di Afghanistan yang &quot;tak terduga dan mendesak&quot;. Dana tersebut termasuk untuk pemohon visa imigrasi khusus Afghanistan.
Seperti dikutip Reuters, Gedung Putih mengatakan Biden juga mengizinkan mengalokasikan USD200 juta (Rp2,9 triliun) dalam bentuk layanan dan barang dari inventaris lembaga pemerintah AS untuk memenuhi kebutuhan yang sama.
&amp;nbsp;(Baca juga: AS Serukan Taliban Lakukan Negosiasi Serius)
Seperti diketahui, AS sedang bersiap untuk mulai mengevakuasi ribuan warga Afghanistan yang melamar visa imigrasi khusus (SIV) yang berisiko mendapat pembalasan dari gerilyawan Taliban karena mereka bekerja untuk pemerintah AS.
Gelombang pertama pengungsi dan keluarga mereka diharapkan akan diterbangkan sebelum akhir bulan ke Fort Lee, sebuah pangkalan militer AS di Virginia, tempat mereka akan menunggu pemrosesan akhir aplikasi visa.
(Baca juga: Filipina Banjir, 14.000 Orang Mengungsi ke Pusat Evakuasi)
</description><content:encoded>WASHINGTON - Gedung Putih mengatakan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Jumat (23/7) mengesahkan hingga USD100 juta (Rp1,4 triliun) dari dana darurat untuk memenuhi kebutuhan&amp;nbsp;pengungsi&amp;nbsp;di Afghanistan yang &quot;tak terduga dan mendesak&quot;. Dana tersebut termasuk untuk pemohon visa imigrasi khusus Afghanistan.
Seperti dikutip Reuters, Gedung Putih mengatakan Biden juga mengizinkan mengalokasikan USD200 juta (Rp2,9 triliun) dalam bentuk layanan dan barang dari inventaris lembaga pemerintah AS untuk memenuhi kebutuhan yang sama.
&amp;nbsp;(Baca juga: AS Serukan Taliban Lakukan Negosiasi Serius)
Seperti diketahui, AS sedang bersiap untuk mulai mengevakuasi ribuan warga Afghanistan yang melamar visa imigrasi khusus (SIV) yang berisiko mendapat pembalasan dari gerilyawan Taliban karena mereka bekerja untuk pemerintah AS.
Gelombang pertama pengungsi dan keluarga mereka diharapkan akan diterbangkan sebelum akhir bulan ke Fort Lee, sebuah pangkalan militer AS di Virginia, tempat mereka akan menunggu pemrosesan akhir aplikasi visa.
(Baca juga: Filipina Banjir, 14.000 Orang Mengungsi ke Pusat Evakuasi)
</content:encoded></item></channel></rss>
