<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kagama Gelar Telekonseling Gratis untuk Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri</title><description>Hal ini sebagai respons atas makin meningkatnya jumlah alumni UGM dan keluarganya yang terinfeksi Covid-19</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/26/337/2445895/kagama-gelar-telekonseling-gratis-untuk-pasien-covid-19-isolasi-mandiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/26/337/2445895/kagama-gelar-telekonseling-gratis-untuk-pasien-covid-19-isolasi-mandiri"/><item><title>Kagama Gelar Telekonseling Gratis untuk Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/26/337/2445895/kagama-gelar-telekonseling-gratis-untuk-pasien-covid-19-isolasi-mandiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/26/337/2445895/kagama-gelar-telekonseling-gratis-untuk-pasien-covid-19-isolasi-mandiri</guid><pubDate>Senin 26 Juli 2021 06:45 WIB</pubDate><dc:creator>krjogja.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/26/337/2445895/kagama-gelar-telekonseling-gratis-untuk-pasien-covid-19-isolasi-mandiri-AYPEtkyT6Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kagama gelar telekonseling gratis</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/26/337/2445895/kagama-gelar-telekonseling-gratis-untuk-pasien-covid-19-isolasi-mandiri-AYPEtkyT6Y.jpg</image><title>Kagama gelar telekonseling gratis</title></images><description>JAKARTA - Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) menyelenggarakan program telekonseling untuk alumni UGM dan keluarga yang tertular Covid-19 khususnya yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Hal ini sebagai respons atas makin meningkatnya jumlah alumni UGM dan keluarganya yang terinfeksi Covid-19 mulai dari yang jatuh sakit sampai meninggal dunia. Bantuan ini diberikan secara gratis dalam bentuk fasilitasi dukungan keperluan medis serta psikologis.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Kagama, AAGN Ari Dwipayana dalam webinar Kagama Telekonseling 4 bertajuk Long Covid dan Pemulihan Pasca Covid-19 pada Minggu (25/7/2021). Tujuan Kagama Telekonseling untuk membantu pemerintah dalam menangani kasus Covid-19 di Indonesia. Selain itu untuk mensinergikan dan mempercepat upaya PP Kagama membantu anggotanya yang terdampak Covid-19.

&amp;ldquo;Tujuan penting lainnya, sebagai intervensi edukasi terhadap alumni UGM dan keluarganya yang sedang isolasi mandiri dalam bidang medis dan psikososial. Mengurangi risiko kesehatan dan dampak lebih buruk akibat virus Covid-19,&amp;rdquo; ujar Ari.

Koordinator Staf Khusus Presiden ini mengatakan sebagai realisasi dari tujuan tersebut, Kagama Telekonseling berfokus pada beberapa kegiatan. Pertama, menyiapkan dan mengirimkan set medical kit Covid-19 kepada alumni UGM dan keluarganya yang tertular Covid-19. Kedua, memberikan pendampingan dan edukasi secara daring kepada alumni UGM dan keluarganya yang sedang menjalani isolasi mandiri. Adapun caranya dengan memanfaatkan aplikasi media sosial group whatsapp, pertemuan daring melalui zoom, dan kegiatan produktif dan rekreatif secara daring lainnya, seperti aktifitas Yoga bersama.

&amp;ldquo;Konseling onlinenya sendiri sudah dimulai pada 5 Juli 2021. Ada 560  peserta terdaftar yang terbagi dalam 20 group whatsapp di mana pada  setiap group didampingi oleh satu dokter dan satu psikolog. Untuk  kelancaran jalannya konseling online ini, kami menggandeng Kagama  Kedokteran dan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia,&amp;rdquo; kata Ari.

Ari mengatakan kegiatan edukasi melalui webinar selain dikhususkan  pada alumni UGM dan keluarganya juga ditujukan kepada masyarakat secara  umum. Fokus kegiatan webinar untuk meminimalisir resiko lebih serius  pada yang tertular dan sedang menjalani isolasi mandiri. Topik-topik  yang sudah dibahas seperti Aspek Medis dan Psikologis Isolasi Mandiri;  Menjaga Kontaminasi Saat Isoman dan Disinfeksi Paska Isoman; dan Isolasi  Mandiri Pada Anak: DOs and DONTs.

Untuk pelaksanaan webinar Telekonseling Psikososial, kata Ari, Kagama  telah menjalin kerja sama dengan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia.  Rencananya akan diselenggarakan kegiatan bersama seperti talks-show  bertopik antara lain anxiety dan lossess. Sementara untuk webinar Kagama  Telekonseling Medis, PP Kagama menggandeng Kagama Kedokteran dengan  topik-topik webinar yang akan dibahas kemudian.

&amp;ldquo;Kami juga telah meluncurkan program Sahabat Hati Indonesia bekerja  sama dengan Harian Kompas berupa layanan konseling virtual serta  pembahasan seputar kesehatan mental selama pandemi,&amp;rdquo; ujar Ari. Kegiatan  terlaksana empat kali dengan topik : Meningkatkan Kesehatan Mental saat  Pandemi; Bertahan dalam Ketidakpastian; Berdamai dengan Diri Sendiri  selama Masa Pandemi; Merawat Kebugaran Mental Saat Pandemi.</description><content:encoded>JAKARTA - Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (Kagama) menyelenggarakan program telekonseling untuk alumni UGM dan keluarga yang tertular Covid-19 khususnya yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah.

Hal ini sebagai respons atas makin meningkatnya jumlah alumni UGM dan keluarganya yang terinfeksi Covid-19 mulai dari yang jatuh sakit sampai meninggal dunia. Bantuan ini diberikan secara gratis dalam bentuk fasilitasi dukungan keperluan medis serta psikologis.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Kagama, AAGN Ari Dwipayana dalam webinar Kagama Telekonseling 4 bertajuk Long Covid dan Pemulihan Pasca Covid-19 pada Minggu (25/7/2021). Tujuan Kagama Telekonseling untuk membantu pemerintah dalam menangani kasus Covid-19 di Indonesia. Selain itu untuk mensinergikan dan mempercepat upaya PP Kagama membantu anggotanya yang terdampak Covid-19.

&amp;ldquo;Tujuan penting lainnya, sebagai intervensi edukasi terhadap alumni UGM dan keluarganya yang sedang isolasi mandiri dalam bidang medis dan psikososial. Mengurangi risiko kesehatan dan dampak lebih buruk akibat virus Covid-19,&amp;rdquo; ujar Ari.

Koordinator Staf Khusus Presiden ini mengatakan sebagai realisasi dari tujuan tersebut, Kagama Telekonseling berfokus pada beberapa kegiatan. Pertama, menyiapkan dan mengirimkan set medical kit Covid-19 kepada alumni UGM dan keluarganya yang tertular Covid-19. Kedua, memberikan pendampingan dan edukasi secara daring kepada alumni UGM dan keluarganya yang sedang menjalani isolasi mandiri. Adapun caranya dengan memanfaatkan aplikasi media sosial group whatsapp, pertemuan daring melalui zoom, dan kegiatan produktif dan rekreatif secara daring lainnya, seperti aktifitas Yoga bersama.

&amp;ldquo;Konseling onlinenya sendiri sudah dimulai pada 5 Juli 2021. Ada 560  peserta terdaftar yang terbagi dalam 20 group whatsapp di mana pada  setiap group didampingi oleh satu dokter dan satu psikolog. Untuk  kelancaran jalannya konseling online ini, kami menggandeng Kagama  Kedokteran dan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia,&amp;rdquo; kata Ari.

Ari mengatakan kegiatan edukasi melalui webinar selain dikhususkan  pada alumni UGM dan keluarganya juga ditujukan kepada masyarakat secara  umum. Fokus kegiatan webinar untuk meminimalisir resiko lebih serius  pada yang tertular dan sedang menjalani isolasi mandiri. Topik-topik  yang sudah dibahas seperti Aspek Medis dan Psikologis Isolasi Mandiri;  Menjaga Kontaminasi Saat Isoman dan Disinfeksi Paska Isoman; dan Isolasi  Mandiri Pada Anak: DOs and DONTs.

Untuk pelaksanaan webinar Telekonseling Psikososial, kata Ari, Kagama  telah menjalin kerja sama dengan Ikatan Psikolog Klinis Indonesia.  Rencananya akan diselenggarakan kegiatan bersama seperti talks-show  bertopik antara lain anxiety dan lossess. Sementara untuk webinar Kagama  Telekonseling Medis, PP Kagama menggandeng Kagama Kedokteran dengan  topik-topik webinar yang akan dibahas kemudian.

&amp;ldquo;Kami juga telah meluncurkan program Sahabat Hati Indonesia bekerja  sama dengan Harian Kompas berupa layanan konseling virtual serta  pembahasan seputar kesehatan mental selama pandemi,&amp;rdquo; ujar Ari. Kegiatan  terlaksana empat kali dengan topik : Meningkatkan Kesehatan Mental saat  Pandemi; Bertahan dalam Ketidakpastian; Berdamai dengan Diri Sendiri  selama Masa Pandemi; Merawat Kebugaran Mental Saat Pandemi.</content:encoded></item></channel></rss>
