<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ada Virus Berpotensi Lebih Ganas dari Varian Delta Covid-19, Ini Kata Luhut</title><description>Oleh karena itu kita tidak perlu buru-buru bersenang hati tapi kita harus bersiap terhadap apapun yang terjelek.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/26/337/2445949/ada-virus-berpotensi-lebih-ganas-dari-varian-delta-covid-19-ini-kata-luhut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/26/337/2445949/ada-virus-berpotensi-lebih-ganas-dari-varian-delta-covid-19-ini-kata-luhut"/><item><title>Ada Virus Berpotensi Lebih Ganas dari Varian Delta Covid-19, Ini Kata Luhut</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/26/337/2445949/ada-virus-berpotensi-lebih-ganas-dari-varian-delta-covid-19-ini-kata-luhut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/26/337/2445949/ada-virus-berpotensi-lebih-ganas-dari-varian-delta-covid-19-ini-kata-luhut</guid><pubDate>Senin 26 Juli 2021 09:01 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/26/337/2445949/ada-virus-berpotensi-lebih-ganas-dari-varian-delta-covid-19-ini-kata-luhut-rY5lDd71JB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Luhut Pandjaitan (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/26/337/2445949/ada-virus-berpotensi-lebih-ganas-dari-varian-delta-covid-19-ini-kata-luhut-rY5lDd71JB.jpg</image><title>Luhut Pandjaitan (Foto : Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengingatkan agar waspada terhadap potensi ada virus yang lebih ganas dari Covid-19 varian Delta.

&amp;ldquo;Presiden (Joko Widodo) sudah menyampaikan, bukan tidak mungkin ada varian lain lagi yang lebih ganas dari Delta ini,&amp;rdquo; ungkap Luhut saat konferensi pers secara virtual lewat Youtube resmi Sekretariat Presiden, dikutip Senin (26/7/2021).

Luhut pun meminta agar bersiap terhadap potensi adanya varian yang lebih ganas ini.

&amp;ldquo;Oleh karena itu kita tidak perlu buru-buru bersenang hati tapi kita harus bersiap terhadap apapun yang terjelek. Tapi kalau hari ini seperti ini, Insya Allah saya kira kita akan bisa mengatasinya,&amp;rdquo; tuturnya.

Luhut pun mengajak semua masyarakat agar mentaati protokol kesehatan yang ketat terutama untuk mengatasi virus Covid-19 varian Delta. Dia mengatakan bahwa penanganan pandemi Covid-19 merupakan tanggung jawab kita semua. Dengan penanganan Covid-19 berjalan baik, maka ekonomi juga akan kembali berjalan.

&amp;ldquo;Ini adalah tanggung jawab kita semua dan penanganan varian Delta ini bisa dapat ditangani dengan baik dan ekonomi rakyat kecil bisa berjalan itu berpulang kepada kita semua,&amp;rdquo; kata Luhut.

Baca Juga :&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Melonjak, Raja Salman Segera Kirim Pasokan Medis untuk Malaysia

&amp;ldquo;Saya berharap teman-teman sebangsa seTanah Air, ayo kita rapatkan barisan untuk kita bersama-sama mengatasi varian Delta ini, kita satu, kita kan bisa,&amp;rdquo; imbuhnya.

Karena itu, Luhut menegaskan bahwa sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi bahwa testing dan tracing akan ditingkatkan secara masif. &amp;ldquo;Sesuai dengan instruksi dari bapak Presiden, kegiatan testing dan tracing akan ditingkatkan secara masif. Akan dimulai pada 7 wilayah aglomerasi di Jawa dan Provinsi Bali,&amp;rdquo; imbuhnya.&amp;ldquo;Kegiatan tracing ini akan dikoordinir oleh TNI bersama dengan Polri, dan Puskesmas-Puskesmas di masing-masing wilayah.Untuk testing tetap dilakukan tenaga kesehatan,&amp;rdquo; kata Luhut.

Bahkan, Luhut memastikan bahwa persiapan sudah baik dan pemerintah juga diberikan asistensi dari ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia juga Universitas Gadjah Mada.

&amp;ldquo;Tadi kami sudah merampungkan meeting kami yang sudah kami siapkan selama 5 hari. Dan saya kira Panglima TNI sudah sampai kepada persiapan yang sangat baik. Dan kami diberikan asistensi juga dari ahli-ahli epidemiologi baik itu dari Universitas Indonesia maupun dari Universitas Gadjah Mada,&amp;rdquo; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan mengingatkan agar waspada terhadap potensi ada virus yang lebih ganas dari Covid-19 varian Delta.

&amp;ldquo;Presiden (Joko Widodo) sudah menyampaikan, bukan tidak mungkin ada varian lain lagi yang lebih ganas dari Delta ini,&amp;rdquo; ungkap Luhut saat konferensi pers secara virtual lewat Youtube resmi Sekretariat Presiden, dikutip Senin (26/7/2021).

Luhut pun meminta agar bersiap terhadap potensi adanya varian yang lebih ganas ini.

&amp;ldquo;Oleh karena itu kita tidak perlu buru-buru bersenang hati tapi kita harus bersiap terhadap apapun yang terjelek. Tapi kalau hari ini seperti ini, Insya Allah saya kira kita akan bisa mengatasinya,&amp;rdquo; tuturnya.

Luhut pun mengajak semua masyarakat agar mentaati protokol kesehatan yang ketat terutama untuk mengatasi virus Covid-19 varian Delta. Dia mengatakan bahwa penanganan pandemi Covid-19 merupakan tanggung jawab kita semua. Dengan penanganan Covid-19 berjalan baik, maka ekonomi juga akan kembali berjalan.

&amp;ldquo;Ini adalah tanggung jawab kita semua dan penanganan varian Delta ini bisa dapat ditangani dengan baik dan ekonomi rakyat kecil bisa berjalan itu berpulang kepada kita semua,&amp;rdquo; kata Luhut.

Baca Juga :&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Melonjak, Raja Salman Segera Kirim Pasokan Medis untuk Malaysia

&amp;ldquo;Saya berharap teman-teman sebangsa seTanah Air, ayo kita rapatkan barisan untuk kita bersama-sama mengatasi varian Delta ini, kita satu, kita kan bisa,&amp;rdquo; imbuhnya.

Karena itu, Luhut menegaskan bahwa sesuai dengan instruksi Presiden Jokowi bahwa testing dan tracing akan ditingkatkan secara masif. &amp;ldquo;Sesuai dengan instruksi dari bapak Presiden, kegiatan testing dan tracing akan ditingkatkan secara masif. Akan dimulai pada 7 wilayah aglomerasi di Jawa dan Provinsi Bali,&amp;rdquo; imbuhnya.&amp;ldquo;Kegiatan tracing ini akan dikoordinir oleh TNI bersama dengan Polri, dan Puskesmas-Puskesmas di masing-masing wilayah.Untuk testing tetap dilakukan tenaga kesehatan,&amp;rdquo; kata Luhut.

Bahkan, Luhut memastikan bahwa persiapan sudah baik dan pemerintah juga diberikan asistensi dari ahli epidemiologi dari Universitas Indonesia juga Universitas Gadjah Mada.

&amp;ldquo;Tadi kami sudah merampungkan meeting kami yang sudah kami siapkan selama 5 hari. Dan saya kira Panglima TNI sudah sampai kepada persiapan yang sangat baik. Dan kami diberikan asistensi juga dari ahli-ahli epidemiologi baik itu dari Universitas Indonesia maupun dari Universitas Gadjah Mada,&amp;rdquo; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
