<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mendagri Sebut Masyarakat Tangsel Masih Kesulitan Dapat Kamar di RS Rujukan Covid-19</title><description>Mendagri meminta Pemkot Tangsel menambah ketersediaan BOR di RS.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/27/338/2446763/mendagri-sebut-masyarakat-tangsel-masih-kesulitan-dapat-kamar-di-rs-rujukan-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/27/338/2446763/mendagri-sebut-masyarakat-tangsel-masih-kesulitan-dapat-kamar-di-rs-rujukan-covid-19"/><item><title>Mendagri Sebut Masyarakat Tangsel Masih Kesulitan Dapat Kamar di RS Rujukan Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/27/338/2446763/mendagri-sebut-masyarakat-tangsel-masih-kesulitan-dapat-kamar-di-rs-rujukan-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/27/338/2446763/mendagri-sebut-masyarakat-tangsel-masih-kesulitan-dapat-kamar-di-rs-rujukan-covid-19</guid><pubDate>Selasa 27 Juli 2021 15:51 WIB</pubDate><dc:creator>Hasan Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/27/338/2446763/mendagri-sebut-masyarakat-tangsel-masih-kesulitan-dapat-kamar-di-rs-rujukan-covid-19-NC9rhQWNM4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mendagri Tito Karnavian. (Foto : Hasan Kurniawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/27/338/2446763/mendagri-sebut-masyarakat-tangsel-masih-kesulitan-dapat-kamar-di-rs-rujukan-covid-19-NC9rhQWNM4.jpg</image><title>Mendagri Tito Karnavian. (Foto : Hasan Kurniawan)</title></images><description>TANGERANG SELATAN - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyatakan, tingginya bed occupancy rate (BOR) di RS rujukan Covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih perlu diwaspadai.

Pihaknya meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel menambah ketersediaan BOR. Dengan begitu, tidak ada lagi penderita Covid-19 dengan gejala berat yang harusnya mendapatkan perawatan di rumah sakit, menjadi isolasi mandiri di rumah.

&quot;Memang meskipun angka positif rate-nya naik turun, fluktuatif, saya memberi catatan khusus mengenai BOR, masih di atas 60%. Ini perlu diwaspadai,&quot; kata Tito, kepada Sindonews, di Pemkot Tangsel, Selasa (27/7/2021) siang.

Ia melanjutkan, dengan ketersediaan BOR yang ada saat ini, masyarakat kesulitan mendapatkan kamar untuk perawatan. Hal ini sangat berbahaya bagi pasien gejala berat.

&quot;Karena kalau bed-nya di atas 60%, itu artinya masyarakat masih kesulitan mendapatkan tempat perawatan. Untuk itu, perlu dilakukan penambahan bed untuk pasien Covid-19, baik di RS pemerintah dan swasta,&quot; ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengakui, pihaknya masih kekurangan ketersediaan tempat tidur pasien gejala berat di Intensive Care Unit (ICU).

Baca Juga : Tekan Kasus Covid-19, Panglima: TNI Gunakan Tracer Digital dan Lapangan

&quot;Ke depan, di hilir kami akan mempersiapkan ketersediaan tempar tidur, terutama ICU yang banyak dibutuhkan masyarakat. Dari sekira 22 RSU yang ada di Kota Tangsel, 71 tempat tidurnya penuh semua,&quot; tutur Benyamin.

</description><content:encoded>TANGERANG SELATAN - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menyatakan, tingginya bed occupancy rate (BOR) di RS rujukan Covid-19 di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) masih perlu diwaspadai.

Pihaknya meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel menambah ketersediaan BOR. Dengan begitu, tidak ada lagi penderita Covid-19 dengan gejala berat yang harusnya mendapatkan perawatan di rumah sakit, menjadi isolasi mandiri di rumah.

&quot;Memang meskipun angka positif rate-nya naik turun, fluktuatif, saya memberi catatan khusus mengenai BOR, masih di atas 60%. Ini perlu diwaspadai,&quot; kata Tito, kepada Sindonews, di Pemkot Tangsel, Selasa (27/7/2021) siang.

Ia melanjutkan, dengan ketersediaan BOR yang ada saat ini, masyarakat kesulitan mendapatkan kamar untuk perawatan. Hal ini sangat berbahaya bagi pasien gejala berat.

&quot;Karena kalau bed-nya di atas 60%, itu artinya masyarakat masih kesulitan mendapatkan tempat perawatan. Untuk itu, perlu dilakukan penambahan bed untuk pasien Covid-19, baik di RS pemerintah dan swasta,&quot; ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengakui, pihaknya masih kekurangan ketersediaan tempat tidur pasien gejala berat di Intensive Care Unit (ICU).

Baca Juga : Tekan Kasus Covid-19, Panglima: TNI Gunakan Tracer Digital dan Lapangan

&quot;Ke depan, di hilir kami akan mempersiapkan ketersediaan tempar tidur, terutama ICU yang banyak dibutuhkan masyarakat. Dari sekira 22 RSU yang ada di Kota Tangsel, 71 tempat tidurnya penuh semua,&quot; tutur Benyamin.

</content:encoded></item></channel></rss>
