<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Sultan Ingin Pasien Covid-19 yang Isoman Dipindah ke Shelter</title><description>Pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri tidak terkontrol dan berakibat banyak korban meninggal dunia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/27/510/2446990/sri-sultan-ingin-pasien-covid-19-yang-isoman-dipindah-ke-shelter</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/27/510/2446990/sri-sultan-ingin-pasien-covid-19-yang-isoman-dipindah-ke-shelter"/><item><title>Sri Sultan Ingin Pasien Covid-19 yang Isoman Dipindah ke Shelter</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/27/510/2446990/sri-sultan-ingin-pasien-covid-19-yang-isoman-dipindah-ke-shelter</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/27/510/2446990/sri-sultan-ingin-pasien-covid-19-yang-isoman-dipindah-ke-shelter</guid><pubDate>Selasa 27 Juli 2021 23:43 WIB</pubDate><dc:creator>Gunanto Farhan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/27/510/2446990/sri-sultan-ingin-pasien-covid-19-yang-isoman-dipindah-ke-shelter-qoWa2trwNY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Sultan Hamenkubuwono X (Foto: iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/27/510/2446990/sri-sultan-ingin-pasien-covid-19-yang-isoman-dipindah-ke-shelter-qoWa2trwNY.jpg</image><title>Sri Sultan Hamenkubuwono X (Foto: iNews)</title></images><description>YOGYAKARTA - Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X menyaytakan, warga yang positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah harus pindah ke shelter terpusat yang telah disediakan.

Sultan menyebut, pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri tidak terkontrol dan berakibat banyak korban meninggal dunia.

Banyaknya korban meninggal dunia saat melakukan isolasi mandiri di rumah, disayangkan oleh Sri Sultan. Sebab, banyak kasus yang menunjukkan pasien Covid-19 yang menjalani isoman, saat dirujuk di rumah sakit kondisinya sudah mengkhawatirkan.

Menurut Sri Sultan, pasien Covid-19 yang melakukan isoman dinilai tidak terkontrol, sehingga berakibat buruk bagi kesehatan mereka sendiri. Atas pertimbangan itu, pasien Covid-19 yang melakukan isoman di rumah harus pindah ke shelter  terpusat yang telah disediakan.

&quot;Dengan berada di shelter, diharapkan jumlah penderita Covid-19 akan turun,&quot; ujar Sri Sultan, Selasa (27/7/2021).

Sementara itu, data dan laporan dari pos dukungan Satgas Covid-19 DI Yogyakarta, menunjukkan pasien isolasi mandiri yang meninggal dunia di rumah sebanyak 417 orang. Jumlah tersebut adalah angka akumulasi periode 21 Juni hingga 21 Juli 2021.

Baca Juga :&amp;nbsp;Wagub Ariza: PPKM Tak Ada Guna Tanpa Dukungan Warga</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X menyaytakan, warga yang positif Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah harus pindah ke shelter terpusat yang telah disediakan.

Sultan menyebut, pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri tidak terkontrol dan berakibat banyak korban meninggal dunia.

Banyaknya korban meninggal dunia saat melakukan isolasi mandiri di rumah, disayangkan oleh Sri Sultan. Sebab, banyak kasus yang menunjukkan pasien Covid-19 yang menjalani isoman, saat dirujuk di rumah sakit kondisinya sudah mengkhawatirkan.

Menurut Sri Sultan, pasien Covid-19 yang melakukan isoman dinilai tidak terkontrol, sehingga berakibat buruk bagi kesehatan mereka sendiri. Atas pertimbangan itu, pasien Covid-19 yang melakukan isoman di rumah harus pindah ke shelter  terpusat yang telah disediakan.

&quot;Dengan berada di shelter, diharapkan jumlah penderita Covid-19 akan turun,&quot; ujar Sri Sultan, Selasa (27/7/2021).

Sementara itu, data dan laporan dari pos dukungan Satgas Covid-19 DI Yogyakarta, menunjukkan pasien isolasi mandiri yang meninggal dunia di rumah sebanyak 417 orang. Jumlah tersebut adalah angka akumulasi periode 21 Juni hingga 21 Juli 2021.

Baca Juga :&amp;nbsp;Wagub Ariza: PPKM Tak Ada Guna Tanpa Dukungan Warga</content:encoded></item></channel></rss>
