<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PBNU Kecam Insiden Oknum TNI Injak Kepala Pria Difabel di Merauke Papua   </title><description>Karena telah keluar dari prinsip penegakan hak asasi manusia (HAM).</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/28/337/2447392/pbnu-kecam-insiden-oknum-tni-injak-kepala-pria-difabel-di-merauke-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/28/337/2447392/pbnu-kecam-insiden-oknum-tni-injak-kepala-pria-difabel-di-merauke-papua"/><item><title>PBNU Kecam Insiden Oknum TNI Injak Kepala Pria Difabel di Merauke Papua   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/28/337/2447392/pbnu-kecam-insiden-oknum-tni-injak-kepala-pria-difabel-di-merauke-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/28/337/2447392/pbnu-kecam-insiden-oknum-tni-injak-kepala-pria-difabel-di-merauke-papua</guid><pubDate>Rabu 28 Juli 2021 16:28 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/28/337/2447392/pbnu-kecam-insiden-oknum-tni-injak-kepala-pria-difabel-di-merauke-papua-2oxjG5ReLB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sekjen PBNU Helmy Faishal (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/28/337/2447392/pbnu-kecam-insiden-oknum-tni-injak-kepala-pria-difabel-di-merauke-papua-2oxjG5ReLB.jpg</image><title>Sekjen PBNU Helmy Faishal (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) angkat bicara soal insiden oknum anggota TNI yang menginjak kepala pria difabel di Merauke, Papua.
Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini mengatakan bahwa pihaknya menyesalkan dan mengutuk keras atas insiden tersebut karena telah keluar dari prinsip penegakan hak asasi manusia (HAM).
&quot;Meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku tersebut. Marilah tegakkan hukum dengan seadil-adilnya,&quot; ujarnya, Rabu (28/7/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Ketika Pandangan Islam Bung Karno Menuai Polemik
Helmy mengajak semua pihak untuk melakukan upaya dialog dalam membangun kebersamaan dan penegakan hukum yang lebih humanis. Menurut dia, langkah tersebut merupakan harapan semua pihak dalam penegakan hukum.
Ia pun mengajak semua pihak untuk tetap tenang dan tidak terpancing dari isu-isu liar yang dapat memecahbelah persatuan dan kesatuan bangsa.
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Injak Kepala Difabel, Panglima TNI Copot Danlanud dan Dansatpom Lanud Merauke
&quot;Marilah kita terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah kita menghadapi situasi sulit mengahdapi wabah Covid-19. Marilah kita terus optimis untuk Indonesia yang lebih baik ke depan,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) angkat bicara soal insiden oknum anggota TNI yang menginjak kepala pria difabel di Merauke, Papua.
Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini mengatakan bahwa pihaknya menyesalkan dan mengutuk keras atas insiden tersebut karena telah keluar dari prinsip penegakan hak asasi manusia (HAM).
&quot;Meminta kepada aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelaku tersebut. Marilah tegakkan hukum dengan seadil-adilnya,&quot; ujarnya, Rabu (28/7/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Ketika Pandangan Islam Bung Karno Menuai Polemik
Helmy mengajak semua pihak untuk melakukan upaya dialog dalam membangun kebersamaan dan penegakan hukum yang lebih humanis. Menurut dia, langkah tersebut merupakan harapan semua pihak dalam penegakan hukum.
Ia pun mengajak semua pihak untuk tetap tenang dan tidak terpancing dari isu-isu liar yang dapat memecahbelah persatuan dan kesatuan bangsa.
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Injak Kepala Difabel, Panglima TNI Copot Danlanud dan Dansatpom Lanud Merauke
&quot;Marilah kita terus menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah kita menghadapi situasi sulit mengahdapi wabah Covid-19. Marilah kita terus optimis untuk Indonesia yang lebih baik ke depan,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
