<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hadapi Pandemi Covid-19, 348 Guru di Tangerang Selatan  Jalani Pelatihan Literasi Digital      </title><description>Sebanyak 348 guru di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjalani pelatihan literasi digital</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/29/338/2447659/hadapi-pandemi-covid-19-348-guru-di-tangerang-selatan-jalani-pelatihan-literasi-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/29/338/2447659/hadapi-pandemi-covid-19-348-guru-di-tangerang-selatan-jalani-pelatihan-literasi-digital"/><item><title>Hadapi Pandemi Covid-19, 348 Guru di Tangerang Selatan  Jalani Pelatihan Literasi Digital      </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/29/338/2447659/hadapi-pandemi-covid-19-348-guru-di-tangerang-selatan-jalani-pelatihan-literasi-digital</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/29/338/2447659/hadapi-pandemi-covid-19-348-guru-di-tangerang-selatan-jalani-pelatihan-literasi-digital</guid><pubDate>Kamis 29 Juli 2021 08:16 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/29/338/2447659/hadapi-pandemi-covid-19-348-guru-di-tangerang-selatan-jalani-pelatihan-literasi-digital-p3isz0odjB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Guru di Tangerang Selatan mengikuti literasi digital.(Foto:Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/29/338/2447659/hadapi-pandemi-covid-19-348-guru-di-tangerang-selatan-jalani-pelatihan-literasi-digital-p3isz0odjB.jpg</image><title>Guru di Tangerang Selatan mengikuti literasi digital.(Foto:Okezone)</title></images><description>TANGERANG SELATAN - Sebanyak 348 guru di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjalani pelatihan literasi digital.
Kegiatan yang berlangsung secara daring itu, melibatkan sejumlah dosen dan pengajar dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT).
Kegiatan itu, dilakukan untuk memperkuat pemahaman tentang literasi digital para guru. Terlebih pandemi membuat pola pembelajaran berubah menjadi daring, sehingga kualitas pendidikan saat ini turut bergantung pada metode daring yang diterapkan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Program Pendidikan Profesi Guru UNJ Raih Akreditasi A dari BAN-PT
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono mengatakan, bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era Industri 4.0 telah memiliki pengaruh besar terhadap proses pengajaran dan pembelajaran di masa pandemi saat ini.
&quot;Situasi saat ini sedang pandemi covid 19, maka pembelajaran dalam jaringan atau daring sangat dibutuhkan,&amp;rdquo; terangnya Kamis (29/07/21).
Dilanjutkan Taryono, penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar-mengajar merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pendidikan. Hal itu bergantung pada penerapannya di lapangan.
&quot;Proses pembelajaran yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik,&quot; jelasnya.Kegiatan ini sendiri dibuka oleh Dekan FKIP Universitas Terbuka (UT) Pondok Cabe, Ucu Rahayu. Dia mengatakan, kegiatan bertema &quot;Peningkatan Literasi dan Kemampuan Digital Menuju Kota Tangerang Selatan Yang Cerdas dan Modern 2021-2023&amp;rdquo; akan berlangsung dari Juli hingga September 2021.
&quot;Pesertanya guru-guru dari tingkat TK, PAUD, SD, SMP dan SMA se Kota Tangerang Selatan,&quot; jelas lulusan Master of Science Biology University of Ottawa Kanada tahun 2001 ini.
Ucu juga menegaskan, bahwa era digital mendorong dunia pendidikan untuk memanfaatkan berbagai teknologi dalam pembelajaran, sehingga guru dituntut untuk kreatif, inovatif dan memiliki berbagai keterampilan.
&quot;Misalnya mengikuti perkembangan teknologi, menggunakan perangkat komputer atau smart phone, memanfaatkan berbagai sumber belajar yang valid di dunia maya, kreatif membuat media pembelajaran daring, dan menerapkan strategi pembelajaran yang inovatif,&quot; pungkasnya.
Pelatihan pada kegiatan ini melibatkan dosen, tenaga pengajar dan Guru besar FKIP UT. Yakni, 70 orang dari Jurusan Pendidikan Guru PAUD, Teknologi Pendidikan (TP), Pendidikan Guru SD, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBIN), Pendidikan Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, PPKn Pendidikan Ekonomi, dan Magister Ilmu Pendidikan dan Keguruan (MIPK).</description><content:encoded>TANGERANG SELATAN - Sebanyak 348 guru di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjalani pelatihan literasi digital.
Kegiatan yang berlangsung secara daring itu, melibatkan sejumlah dosen dan pengajar dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Terbuka (UT).
Kegiatan itu, dilakukan untuk memperkuat pemahaman tentang literasi digital para guru. Terlebih pandemi membuat pola pembelajaran berubah menjadi daring, sehingga kualitas pendidikan saat ini turut bergantung pada metode daring yang diterapkan.
Baca Juga:&amp;nbsp;Program Pendidikan Profesi Guru UNJ Raih Akreditasi A dari BAN-PT
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono mengatakan, bahwa perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era Industri 4.0 telah memiliki pengaruh besar terhadap proses pengajaran dan pembelajaran di masa pandemi saat ini.
&quot;Situasi saat ini sedang pandemi covid 19, maka pembelajaran dalam jaringan atau daring sangat dibutuhkan,&amp;rdquo; terangnya Kamis (29/07/21).
Dilanjutkan Taryono, penggunaan media pembelajaran dalam proses belajar-mengajar merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pendidikan. Hal itu bergantung pada penerapannya di lapangan.
&quot;Proses pembelajaran yang pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas hasil belajar peserta didik,&quot; jelasnya.Kegiatan ini sendiri dibuka oleh Dekan FKIP Universitas Terbuka (UT) Pondok Cabe, Ucu Rahayu. Dia mengatakan, kegiatan bertema &quot;Peningkatan Literasi dan Kemampuan Digital Menuju Kota Tangerang Selatan Yang Cerdas dan Modern 2021-2023&amp;rdquo; akan berlangsung dari Juli hingga September 2021.
&quot;Pesertanya guru-guru dari tingkat TK, PAUD, SD, SMP dan SMA se Kota Tangerang Selatan,&quot; jelas lulusan Master of Science Biology University of Ottawa Kanada tahun 2001 ini.
Ucu juga menegaskan, bahwa era digital mendorong dunia pendidikan untuk memanfaatkan berbagai teknologi dalam pembelajaran, sehingga guru dituntut untuk kreatif, inovatif dan memiliki berbagai keterampilan.
&quot;Misalnya mengikuti perkembangan teknologi, menggunakan perangkat komputer atau smart phone, memanfaatkan berbagai sumber belajar yang valid di dunia maya, kreatif membuat media pembelajaran daring, dan menerapkan strategi pembelajaran yang inovatif,&quot; pungkasnya.
Pelatihan pada kegiatan ini melibatkan dosen, tenaga pengajar dan Guru besar FKIP UT. Yakni, 70 orang dari Jurusan Pendidikan Guru PAUD, Teknologi Pendidikan (TP), Pendidikan Guru SD, Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBIN), Pendidikan Bahasa Inggris, Matematika, Biologi, Kimia, Fisika, PPKn Pendidikan Ekonomi, dan Magister Ilmu Pendidikan dan Keguruan (MIPK).</content:encoded></item></channel></rss>
