<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa di Alaska M8,2, Kondisi WNI Aman dan Baik</title><description>Kondisi WNI Kota Anchorage, Alaska, paska gempa baik dan aman.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/30/18/2448354/gempa-di-alaska-m8-2-kondisi-wni-aman-dan-baik</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/30/18/2448354/gempa-di-alaska-m8-2-kondisi-wni-aman-dan-baik"/><item><title>Gempa di Alaska M8,2, Kondisi WNI Aman dan Baik</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/30/18/2448354/gempa-di-alaska-m8-2-kondisi-wni-aman-dan-baik</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/30/18/2448354/gempa-di-alaska-m8-2-kondisi-wni-aman-dan-baik</guid><pubDate>Jum'at 30 Juli 2021 11:24 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/30/18/2448354/gempa-di-alaska-m8-2-kondisi-wni-aman-dan-baik-fK0vdpABN1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangkapan layar gempa di Alaska M8,2 (Foto: Antara/HO-BMKG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/30/18/2448354/gempa-di-alaska-m8-2-kondisi-wni-aman-dan-baik-fK0vdpABN1.jpg</image><title>Tangkapan layar gempa di Alaska M8,2 (Foto: Antara/HO-BMKG)</title></images><description>JAKARTA - Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) Judha Nugraha mengatakan&amp;nbsp;WNI&amp;nbsp;di Kota Anchorage, Alaska, paska gempa&amp;nbsp;dalam kondisi baik dan aman.
&quot;Jumlah WNI di Alaska tercatat sebanyak 61 orang. Sejauh pantauan KJRI San Francisco, mereka dalam kondisi baik,&quot; ujar Judha Nugraha dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (30/7).
Dia mengatakan mayoritas WNI di Alaska tinggal di Anchorage dan menyampaikan bahwa mereka tidak merasakan peristiwa gempa tersebut.
(Baca juga: Tingkatkan Inokulasi, Biden Minta Warga AS yang Divaksinasi Diberikan Rp1,4 Juta)
&quot;Terdapat masyarakat Indonesia yg berada di pesisir Kota Seward yang sempat diminta untuk evakuasi ke daratan yang lebih tinggi karena tsunami warning namun dibatalkan,&quot; terangnya.
Dia mengatakan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) San Francisco, lanjut dia, akan terus memonitor perkembangan dan menghubungi aparat setempat serta simpul-simpul masyarakat Indonesia di kota-kota lain di Alaska untuk mengetahui kondisi WNI.
(Baca juga: Bentrok di Acara Pemakaman, Tentara Israel Tewaskan Seorang Pemuda Palestina)
Seperti diketahui, Alaska pada Rabu (28/7) diguncang gempa bumi bermagnitudo 8,2. Gempa terjadi pukul 22.15 waktu Alaska, di pesisir Kota Perryville yang berjarak sekitar 800 km dari Anchorage, kota terbesar di Alaska.

</description><content:encoded>JAKARTA - Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia (PWNI-BHI) Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) Judha Nugraha mengatakan&amp;nbsp;WNI&amp;nbsp;di Kota Anchorage, Alaska, paska gempa&amp;nbsp;dalam kondisi baik dan aman.
&quot;Jumlah WNI di Alaska tercatat sebanyak 61 orang. Sejauh pantauan KJRI San Francisco, mereka dalam kondisi baik,&quot; ujar Judha Nugraha dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (30/7).
Dia mengatakan mayoritas WNI di Alaska tinggal di Anchorage dan menyampaikan bahwa mereka tidak merasakan peristiwa gempa tersebut.
(Baca juga: Tingkatkan Inokulasi, Biden Minta Warga AS yang Divaksinasi Diberikan Rp1,4 Juta)
&quot;Terdapat masyarakat Indonesia yg berada di pesisir Kota Seward yang sempat diminta untuk evakuasi ke daratan yang lebih tinggi karena tsunami warning namun dibatalkan,&quot; terangnya.
Dia mengatakan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) San Francisco, lanjut dia, akan terus memonitor perkembangan dan menghubungi aparat setempat serta simpul-simpul masyarakat Indonesia di kota-kota lain di Alaska untuk mengetahui kondisi WNI.
(Baca juga: Bentrok di Acara Pemakaman, Tentara Israel Tewaskan Seorang Pemuda Palestina)
Seperti diketahui, Alaska pada Rabu (28/7) diguncang gempa bumi bermagnitudo 8,2. Gempa terjadi pukul 22.15 waktu Alaska, di pesisir Kota Perryville yang berjarak sekitar 800 km dari Anchorage, kota terbesar di Alaska.

</content:encoded></item></channel></rss>
