<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Curahan Hati Rafael Calon Bintara Polri: Kecewa, Sedih dan Malu</title><description>Kasus yang menimpa Rafael lantas viral dan mengundang keprihatinan banyak orang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/30/340/2448502/curahan-hati-rafael-calon-bintara-polri-kecewa-sedih-dan-malu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/30/340/2448502/curahan-hati-rafael-calon-bintara-polri-kecewa-sedih-dan-malu"/><item><title>Curahan Hati Rafael Calon Bintara Polri: Kecewa, Sedih dan Malu</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/30/340/2448502/curahan-hati-rafael-calon-bintara-polri-kecewa-sedih-dan-malu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/30/340/2448502/curahan-hati-rafael-calon-bintara-polri-kecewa-sedih-dan-malu</guid><pubDate>Jum'at 30 Juli 2021 15:17 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/30/340/2448502/curahan-hati-rafael-calon-bintara-polri-kecewa-sedih-dan-malu-yKHYXguTwl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rafael Malalangi. (Foto: Tangkapan layar video viral)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/30/340/2448502/curahan-hati-rafael-calon-bintara-polri-kecewa-sedih-dan-malu-yKHYXguTwl.jpg</image><title>Rafael Malalangi. (Foto: Tangkapan layar video viral)</title></images><description>MANADO -&amp;nbsp;Rafael&amp;nbsp;Malalangi mengaku sejak kecil bercita-cita jadi polisi. Namun sayang, namanya yang awalnya dinyatakan lulus  Calon Bintara Polri 2021. tiba-tiba hilang. Kasus yang menimpa Rafael lantas viral dan mengundang keprihatinan banyak orang.
&quot;Sejak kecil tidak ada cita-cita lain, hanya ingin menjadi polisi,&quot; kata&amp;nbsp;Rafael&amp;nbsp;saat konferensi pers di Polda Sulut, Jumat (30/7/2021).
Keinginan itu muncul secara pribadi, didorong motivasi dari keluarga dan lingkungannya. Namun sayangnya, keinginan itu sempat pupus setelah namanya digantikan dengan orang lain.
&quot;Perasaan kecewa, sedih, malu,&quot; ujar&amp;nbsp;Rafael.
Sementara itu, Kabid Humas&amp;nbsp;Polda&amp;nbsp;Sulut&amp;nbsp;Kombes Jules Abast mengatakan, sebelum dinyatakan tidak lulus, polisi ternyata telah memanggil Rafael dan orang tuanya. Meraka diberi penjelasan di&amp;nbsp;Polda&amp;nbsp;Sulut&amp;nbsp;bersamaan dengan keluarga calon siswa Franco Kowal yang mengajukan keberatan.
&quot;Dengan diakomodirnya keberatan calon siswa Bintara Franco Kowal dengan sendirinya calon siswa bintara Rafael Malalangi menjadi rangking terakhir dan menjadi di luar kuota penerimaan calon siswa bintara 2021,&quot; kata Kabid Humas.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral! Belasan Camat di Tegal Kumpul dan Karaoke Bareng Tanpa Prokes, Mengaku Buat Kenang-kenangan
Setelah kejadian video viral di medsos, Polda&amp;nbsp;Sulut&amp;nbsp;berupaya untuk mengusulkan agar mempertimbangkan untuk menerima Rafael Malalangi masuk pendidikan 2022. Pengajuan itu disetujui Kapolri dan Rafael dimasukan ke dalam gelombang kedua pada 2022.&amp;nbsp;
Mendengar kabar baik yang disampaikan&amp;nbsp;Polda&amp;nbsp;Sulut&amp;nbsp;atas keputusan Kapolri, keluarga dan Rafael mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kapolri dan Kapolda&amp;nbsp;Sulut, beserta seluruh Jajaran kepolisian yang ada.</description><content:encoded>MANADO -&amp;nbsp;Rafael&amp;nbsp;Malalangi mengaku sejak kecil bercita-cita jadi polisi. Namun sayang, namanya yang awalnya dinyatakan lulus  Calon Bintara Polri 2021. tiba-tiba hilang. Kasus yang menimpa Rafael lantas viral dan mengundang keprihatinan banyak orang.
&quot;Sejak kecil tidak ada cita-cita lain, hanya ingin menjadi polisi,&quot; kata&amp;nbsp;Rafael&amp;nbsp;saat konferensi pers di Polda Sulut, Jumat (30/7/2021).
Keinginan itu muncul secara pribadi, didorong motivasi dari keluarga dan lingkungannya. Namun sayangnya, keinginan itu sempat pupus setelah namanya digantikan dengan orang lain.
&quot;Perasaan kecewa, sedih, malu,&quot; ujar&amp;nbsp;Rafael.
Sementara itu, Kabid Humas&amp;nbsp;Polda&amp;nbsp;Sulut&amp;nbsp;Kombes Jules Abast mengatakan, sebelum dinyatakan tidak lulus, polisi ternyata telah memanggil Rafael dan orang tuanya. Meraka diberi penjelasan di&amp;nbsp;Polda&amp;nbsp;Sulut&amp;nbsp;bersamaan dengan keluarga calon siswa Franco Kowal yang mengajukan keberatan.
&quot;Dengan diakomodirnya keberatan calon siswa Bintara Franco Kowal dengan sendirinya calon siswa bintara Rafael Malalangi menjadi rangking terakhir dan menjadi di luar kuota penerimaan calon siswa bintara 2021,&quot; kata Kabid Humas.
Baca juga:&amp;nbsp;Viral! Belasan Camat di Tegal Kumpul dan Karaoke Bareng Tanpa Prokes, Mengaku Buat Kenang-kenangan
Setelah kejadian video viral di medsos, Polda&amp;nbsp;Sulut&amp;nbsp;berupaya untuk mengusulkan agar mempertimbangkan untuk menerima Rafael Malalangi masuk pendidikan 2022. Pengajuan itu disetujui Kapolri dan Rafael dimasukan ke dalam gelombang kedua pada 2022.&amp;nbsp;
Mendengar kabar baik yang disampaikan&amp;nbsp;Polda&amp;nbsp;Sulut&amp;nbsp;atas keputusan Kapolri, keluarga dan Rafael mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kapolri dan Kapolda&amp;nbsp;Sulut, beserta seluruh Jajaran kepolisian yang ada.</content:encoded></item></channel></rss>
