<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Simpatisan Kelompok MIT, Polisi Gandeng Tokoh Masyarakat dan Agama</title><description>Polisi gandeng tokoh agama dan masyarakat untuk memutus adanya simpatisan kelompok MIT.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/31/340/2448740/cegah-simpatisan-kelompok-mit-polisi-gandeng-tokoh-masyarakat-dan-agama</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/07/31/340/2448740/cegah-simpatisan-kelompok-mit-polisi-gandeng-tokoh-masyarakat-dan-agama"/><item><title>Cegah Simpatisan Kelompok MIT, Polisi Gandeng Tokoh Masyarakat dan Agama</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/07/31/340/2448740/cegah-simpatisan-kelompok-mit-polisi-gandeng-tokoh-masyarakat-dan-agama</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/07/31/340/2448740/cegah-simpatisan-kelompok-mit-polisi-gandeng-tokoh-masyarakat-dan-agama</guid><pubDate>Sabtu 31 Juli 2021 00:33 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/30/340/2448740/cegah-simpatisan-kelompok-mit-polisi-gandeng-tokoh-masyarakat-dan-agama-g3QsRLd7yt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/30/340/2448740/cegah-simpatisan-kelompok-mit-polisi-gandeng-tokoh-masyarakat-dan-agama-g3QsRLd7yt.jpg</image><title>Ilustrasi (Ist)</title></images><description>JAKARTA - Polisi menggandeng tokoh agama dan masyarakat untuk memutus adanya simpatisan terhadap kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Sebelumnya, Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Abdul Rakhman Baso mengungkapkan bahwa, salah satu kendala memberangus kelompok MIT, lantaran adanya simpatisan terhadap jaringan itu.

&quot;Kami juga menggandeng potensi masyarakat, tokoh agama dan masyarakat untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat disekitar wilayah operasi bahwa yang dilakukan oleh para DPO adalah tindakan teror atau pidana, tidak ada kaitannya dengan ajaran agama manapun, bahkan menjadi larangan bagi semua agama,&quot; kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Didik Supranoto saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (30/7/2021).

Menurut Didik, langkah tersebut juga dilakukan guna menghentikan adanya masyarakat yang memberikan bantuan kepada kelompok teroris tersebut.

&quot;Dengan demikian masyarakat ini tidak ada lagi yang memberikan bantuan, baik berupa Logistik maupun informasi,&quot; ujar Didik.

Selain itu, kata Didik, Satgas Ops Madago Raya juga bekerjasama dengan, Pemda dan, BNPT untuk memberikan bantuan kepada para mantan simpatisan dan Napiter berupa pemberian modal dengan dibukakan usaha seperti peternakan dan lainnya.

Baca Juga : Identifikasi 3 DPO Teroris MIT, Satgas Ambil 6 Sampel DNA Keluarga


&quot;Dengan demikian mereka sadar bahwa pemerintah telah memberikan perhatian dan hadir di tengah masyarakat dalam mengatasi permasalahan yang di hadapi,&quot; ucap Didik.
</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi menggandeng tokoh agama dan masyarakat untuk memutus adanya simpatisan terhadap kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora.

Sebelumnya, Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Abdul Rakhman Baso mengungkapkan bahwa, salah satu kendala memberangus kelompok MIT, lantaran adanya simpatisan terhadap jaringan itu.

&quot;Kami juga menggandeng potensi masyarakat, tokoh agama dan masyarakat untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat disekitar wilayah operasi bahwa yang dilakukan oleh para DPO adalah tindakan teror atau pidana, tidak ada kaitannya dengan ajaran agama manapun, bahkan menjadi larangan bagi semua agama,&quot; kata Kabid Humas Polda Sulteng, Kombes Didik Supranoto saat dikonfirmasi, Jakarta, Jumat (30/7/2021).

Menurut Didik, langkah tersebut juga dilakukan guna menghentikan adanya masyarakat yang memberikan bantuan kepada kelompok teroris tersebut.

&quot;Dengan demikian masyarakat ini tidak ada lagi yang memberikan bantuan, baik berupa Logistik maupun informasi,&quot; ujar Didik.

Selain itu, kata Didik, Satgas Ops Madago Raya juga bekerjasama dengan, Pemda dan, BNPT untuk memberikan bantuan kepada para mantan simpatisan dan Napiter berupa pemberian modal dengan dibukakan usaha seperti peternakan dan lainnya.

Baca Juga : Identifikasi 3 DPO Teroris MIT, Satgas Ambil 6 Sampel DNA Keluarga


&quot;Dengan demikian mereka sadar bahwa pemerintah telah memberikan perhatian dan hadir di tengah masyarakat dalam mengatasi permasalahan yang di hadapi,&quot; ucap Didik.
</content:encoded></item></channel></rss>
