<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Diperiksa 10 Jam, Pemilik Pabrik Dimsum Ngaku Hanya Diajak Ngobrol Santai di Kantor Polisi</title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/01/338/2449073/diperiksa-10-jam-pemilik-pabrik-dimsum-ngaku-hanya-diajak-ngobrol-santai-di-kantor-polisi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/01/338/2449073/diperiksa-10-jam-pemilik-pabrik-dimsum-ngaku-hanya-diajak-ngobrol-santai-di-kantor-polisi"/><item><title>Diperiksa 10 Jam, Pemilik Pabrik Dimsum Ngaku Hanya Diajak Ngobrol Santai di Kantor Polisi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/01/338/2449073/diperiksa-10-jam-pemilik-pabrik-dimsum-ngaku-hanya-diajak-ngobrol-santai-di-kantor-polisi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/01/338/2449073/diperiksa-10-jam-pemilik-pabrik-dimsum-ngaku-hanya-diajak-ngobrol-santai-di-kantor-polisi</guid><pubDate>Minggu 01 Agustus 2021 05:32 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/01/338/2449073/diperiksa-10-jam-pemilik-pabrik-dimsum-ngaku-hanya-diajak-ngobrol-santai-di-kantor-polisi-1rCPi0tUxS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pabrik dimsum di Pamulang. (Foto: Hambali)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/01/338/2449073/diperiksa-10-jam-pemilik-pabrik-dimsum-ngaku-hanya-diajak-ngobrol-santai-di-kantor-polisi-1rCPi0tUxS.jpg</image><title>Pabrik dimsum di Pamulang. (Foto: Hambali)</title></images><description>TANGSEL - Sempat diamankan polisi, Makmur yang merupakan pemilik pabrik dimsum di Benda Baru, Pamulang, Tangsel, akhirnya dipulangkan usai 10 jam dimintai keterangan di Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel).&amp;nbsp;
Sejumlah anggota Satnarkoba Polres Tangsel mendatangi pabrik dimsum milik Makmur pada Jumat 30 Juli 2021 siang. Kedatangan petugas sontak membuat heboh para pekerja, apalagi beberapa polisi disebut mengecek ruangan produksi.&amp;nbsp;
Makmur pun dibawa petugas ke Mapolres Tangsel siang itu. Bahkan pekerja pabrik sempat mengatakan petugas membawa pula bahan-bahan pembuatan dimsum sebagai sampel pemeriksaan.
Ditemui di pabriknya, Makmur mengaku dia dibawa polisi bukan terkait penyelidikan apapun. Begitu pun soal kedatangan petugas, disebutnya hanya untuk membeli dimsum buatannya.
&quot;Jadi kemarin itu polisi datang ke tempat saya mampir mau beli dimsum aja. Terus saya diajak ke Polres buat ngobrol-ngobrol santai di sana. Sekitar jam 11 malam saya pulang,&quot; tutur Makmur, Sabtu (31/07/21).&amp;nbsp;
Makmur mengaku, petugas sempat memberi arahan kepadanya untuk melengkapi surat izin edar dan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan pabrik. Selebihnya, perbincangan hingga larut malam di ruangan Satnarkoba lebih pada hal-hal umum.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Geledah Pabrik Dimsum di Pamulang, Polisi Amankan Pemilik
&quot;Memang sempat diarahin soal izin edar dan prokes pekerja saya. Kalau izin edar masih proses penerbitan, nah kalau prokes kemarin itu ada yang kedapatan nggak pake masker katanya,&quot; sambung Makmur.
Dia mengatakan, tak ada masalah apapun dengan kepolisian. Menurutnya, sampel bahan dimsum yang dibawa polisi kemarin bukan untuk diperiksa kandungan zatnya, melainkan hanya untuk dikonsumsi.
&quot;Jadi bukan untuk sampel itu yang kemarin dibawa, memang dimsum buat dimakan saja karena polisi datang itu untuk beli dimsum bukan geledah apa-apa,&quot; ungkapnya.Pengakuan itu cenderung berbanding terbalik dengan keterangan para pekerja dan saksi-saksi sebelumnya. Namun Makmur memastikan, apa yang disampaikan murni berdasar kejadian sebenarnya tanpa tekanan siapapun.
&amp;ldquo;Enggak ada tekanan, jadi saya mau klarifikasi aja begitu yang terjadi kemarin,&quot; ucapnya.
Penjelasan Makmur didukung pula oleh Ketua RT setempat, Muhasan. Ketua RT 06 sempat bolak-balik mendampingi Makmur di Polres Tangsel. Dia menyebut, selama ini bahan produksi dimsum aman dikonsumsi tanpa mengandung zat berbahaya.&amp;nbsp;
&quot;Ini pabrik adanya belum lama, setahunan lah mungkin di sini. Kalau untuk bahan-bahan mah clear kemarin, jadi enggak ada pemeriksaan bahan-bahan yang dilarang,&amp;rdquo; ujarnya.
Sementara, Satnarkoba Polres Tangsel belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi atas hal itu.&amp;nbsp; Tak ada penjelasan apapun terkait pemeriksaan pabrik dimsum kemarin.</description><content:encoded>TANGSEL - Sempat diamankan polisi, Makmur yang merupakan pemilik pabrik dimsum di Benda Baru, Pamulang, Tangsel, akhirnya dipulangkan usai 10 jam dimintai keterangan di Satuan Narkoba Polres Tangerang Selatan (Tangsel).&amp;nbsp;
Sejumlah anggota Satnarkoba Polres Tangsel mendatangi pabrik dimsum milik Makmur pada Jumat 30 Juli 2021 siang. Kedatangan petugas sontak membuat heboh para pekerja, apalagi beberapa polisi disebut mengecek ruangan produksi.&amp;nbsp;
Makmur pun dibawa petugas ke Mapolres Tangsel siang itu. Bahkan pekerja pabrik sempat mengatakan petugas membawa pula bahan-bahan pembuatan dimsum sebagai sampel pemeriksaan.
Ditemui di pabriknya, Makmur mengaku dia dibawa polisi bukan terkait penyelidikan apapun. Begitu pun soal kedatangan petugas, disebutnya hanya untuk membeli dimsum buatannya.
&quot;Jadi kemarin itu polisi datang ke tempat saya mampir mau beli dimsum aja. Terus saya diajak ke Polres buat ngobrol-ngobrol santai di sana. Sekitar jam 11 malam saya pulang,&quot; tutur Makmur, Sabtu (31/07/21).&amp;nbsp;
Makmur mengaku, petugas sempat memberi arahan kepadanya untuk melengkapi surat izin edar dan menerapkan protokol kesehatan di lingkungan pabrik. Selebihnya, perbincangan hingga larut malam di ruangan Satnarkoba lebih pada hal-hal umum.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Geledah Pabrik Dimsum di Pamulang, Polisi Amankan Pemilik
&quot;Memang sempat diarahin soal izin edar dan prokes pekerja saya. Kalau izin edar masih proses penerbitan, nah kalau prokes kemarin itu ada yang kedapatan nggak pake masker katanya,&quot; sambung Makmur.
Dia mengatakan, tak ada masalah apapun dengan kepolisian. Menurutnya, sampel bahan dimsum yang dibawa polisi kemarin bukan untuk diperiksa kandungan zatnya, melainkan hanya untuk dikonsumsi.
&quot;Jadi bukan untuk sampel itu yang kemarin dibawa, memang dimsum buat dimakan saja karena polisi datang itu untuk beli dimsum bukan geledah apa-apa,&quot; ungkapnya.Pengakuan itu cenderung berbanding terbalik dengan keterangan para pekerja dan saksi-saksi sebelumnya. Namun Makmur memastikan, apa yang disampaikan murni berdasar kejadian sebenarnya tanpa tekanan siapapun.
&amp;ldquo;Enggak ada tekanan, jadi saya mau klarifikasi aja begitu yang terjadi kemarin,&quot; ucapnya.
Penjelasan Makmur didukung pula oleh Ketua RT setempat, Muhasan. Ketua RT 06 sempat bolak-balik mendampingi Makmur di Polres Tangsel. Dia menyebut, selama ini bahan produksi dimsum aman dikonsumsi tanpa mengandung zat berbahaya.&amp;nbsp;
&quot;Ini pabrik adanya belum lama, setahunan lah mungkin di sini. Kalau untuk bahan-bahan mah clear kemarin, jadi enggak ada pemeriksaan bahan-bahan yang dilarang,&amp;rdquo; ujarnya.
Sementara, Satnarkoba Polres Tangsel belum memberikan keterangan saat dikonfirmasi atas hal itu.&amp;nbsp; Tak ada penjelasan apapun terkait pemeriksaan pabrik dimsum kemarin.</content:encoded></item></channel></rss>
