<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Nakes di Bantul Meninggal Akibat Covid-19 saat Hamil 7 Bulan</title><description>Jumlah  tenaga kesehatan (nakes) di Bantul yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 bertambah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/01/510/2449050/nakes-di-bantul-meninggal-akibat-covid-19-saat-hamil-7-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/01/510/2449050/nakes-di-bantul-meninggal-akibat-covid-19-saat-hamil-7-bulan"/><item><title>Nakes di Bantul Meninggal Akibat Covid-19 saat Hamil 7 Bulan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/01/510/2449050/nakes-di-bantul-meninggal-akibat-covid-19-saat-hamil-7-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/01/510/2449050/nakes-di-bantul-meninggal-akibat-covid-19-saat-hamil-7-bulan</guid><pubDate>Minggu 01 Agustus 2021 00:44 WIB</pubDate><dc:creator>Priyo Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/07/31/510/2449050/nakes-di-bantul-meninggal-akibat-covid-19-saat-hamil-7-bulan-0rnhbFkW90.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/07/31/510/2449050/nakes-di-bantul-meninggal-akibat-covid-19-saat-hamil-7-bulan-0rnhbFkW90.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>BANTUL - Jumlah&amp;nbsp; tenaga kesehatan (nakes) di Bantul yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 bertambah.&amp;nbsp;Kali ini perawat di RS PKU Muhammadiyah Bantul atas nama Eni Lisnawati yang sedang hamil 7 bulan tidak tertolong nyawanya akibat Covid-19.&amp;nbsp;
Eni mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat 30 Juli 2021  pukul 14.35 WIB, setelah menjalani perawatan secara intensif di high care unit (HCU) RS PKU Muhammadiyah. Jenazah dimakamkan Jumat pukul 18.30 WIB,&amp;nbsp;di pemakaman Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul.
Sebelumnya, seorang perawat di RSUD Panembahan Senopati, Widodo Lestari dan dokter di Puskesmas Banguntapan II Bantul, dr Zohal Budi Susanto juga meninggall karena COVID-19. Widodo Lestari meninggal 22 Juli 2021 dan&amp;nbsp;dr&amp;nbsp; Zohal Budi Susanto 23 Juli 2021.&amp;nbsp;
Manager Humas RS PKU Muhammadiyah Bantul Wahyu Priyono mengatakan, keluarga besar RS PKU Muhammadiyah Bantul sangat kehilangan dengan kepergian Eni Lisnawati ntuk selama-lamanya.
&quot;Mudah-mudahan ini yang pertama dan terakhir nakes&amp;nbsp;RS PKU Muhammadiyah Bantul gugur karena Covi-19,&quot;&amp;nbsp;&amp;nbsp;katanya, Sabtu (31/7/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Pulau Jawa dan Bali Sumbang 57,10% Kasus Covid-19 di Indonesia
Menurut Wahyu, Eni Lisnawati&amp;nbsp;merupakan pejuang, sebab&amp;nbsp; selama ini bertugas sebagai perawat di bangsal dewasa. Orangnya tidak mudah mengeluh dan putus asa, supel dan memiliki dedikasi tinggi serta&amp;nbsp;mudah bergabung dalam tim kerja.
&amp;ldquo;Kepergian Eni menjadi duka mendalam bagi kami,&amp;rdquo; ucap Wahyu.
</description><content:encoded>BANTUL - Jumlah&amp;nbsp; tenaga kesehatan (nakes) di Bantul yang meninggal dunia karena terpapar Covid-19 bertambah.&amp;nbsp;Kali ini perawat di RS PKU Muhammadiyah Bantul atas nama Eni Lisnawati yang sedang hamil 7 bulan tidak tertolong nyawanya akibat Covid-19.&amp;nbsp;
Eni mengembuskan napas terakhirnya pada Jumat 30 Juli 2021  pukul 14.35 WIB, setelah menjalani perawatan secara intensif di high care unit (HCU) RS PKU Muhammadiyah. Jenazah dimakamkan Jumat pukul 18.30 WIB,&amp;nbsp;di pemakaman Sidomulyo, Bambanglipuro, Bantul.
Sebelumnya, seorang perawat di RSUD Panembahan Senopati, Widodo Lestari dan dokter di Puskesmas Banguntapan II Bantul, dr Zohal Budi Susanto juga meninggall karena COVID-19. Widodo Lestari meninggal 22 Juli 2021 dan&amp;nbsp;dr&amp;nbsp; Zohal Budi Susanto 23 Juli 2021.&amp;nbsp;
Manager Humas RS PKU Muhammadiyah Bantul Wahyu Priyono mengatakan, keluarga besar RS PKU Muhammadiyah Bantul sangat kehilangan dengan kepergian Eni Lisnawati ntuk selama-lamanya.
&quot;Mudah-mudahan ini yang pertama dan terakhir nakes&amp;nbsp;RS PKU Muhammadiyah Bantul gugur karena Covi-19,&quot;&amp;nbsp;&amp;nbsp;katanya, Sabtu (31/7/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Pulau Jawa dan Bali Sumbang 57,10% Kasus Covid-19 di Indonesia
Menurut Wahyu, Eni Lisnawati&amp;nbsp;merupakan pejuang, sebab&amp;nbsp; selama ini bertugas sebagai perawat di bangsal dewasa. Orangnya tidak mudah mengeluh dan putus asa, supel dan memiliki dedikasi tinggi serta&amp;nbsp;mudah bergabung dalam tim kerja.
&amp;ldquo;Kepergian Eni menjadi duka mendalam bagi kami,&amp;rdquo; ucap Wahyu.
</content:encoded></item></channel></rss>
