<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menkes : Presiden Bersyukur Kasus Covid-19, tapi Tetap Harus Waspada</title><description>Menkes mengatakan, Presiden menekankan selain bersyukur kasus turun, tetap harus waspada.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/02/337/2449522/menkes-presiden-bersyukur-kasus-covid-19-tapi-tetap-harus-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/02/337/2449522/menkes-presiden-bersyukur-kasus-covid-19-tapi-tetap-harus-waspada"/><item><title>Menkes : Presiden Bersyukur Kasus Covid-19, tapi Tetap Harus Waspada</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/02/337/2449522/menkes-presiden-bersyukur-kasus-covid-19-tapi-tetap-harus-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/02/337/2449522/menkes-presiden-bersyukur-kasus-covid-19-tapi-tetap-harus-waspada</guid><pubDate>Senin 02 Agustus 2021 12:29 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/02/337/2449522/menkes-presiden-bersyukur-kasus-covid-19-tapi-tetap-harus-waspada-pqtTAMHLus.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto : Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/02/337/2449522/menkes-presiden-bersyukur-kasus-covid-19-tapi-tetap-harus-waspada-pqtTAMHLus.jpg</image><title>Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto : Ist)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengaku bersyukur karena kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia sudah menurun. Hal ini diikuti keterisian rumah sakit (RS) atau bed occupancy rate (BOR) yang juga menurun.

Meski begitu, Budi mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar tetap waspada.

&amp;ldquo;Bapak Presiden menekankan selain kita bersyukur, kita harus tetap waspada karena memang virus ini sulit diduga. Penyebarannya terjadi di mana-mana di seluruh dunia,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi persnya seusai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Senin (2/8/2021).

Budi mengatakan, kasus Covid-19 di Indonesia sempat naik tinggi sesudah India. Namun, saat ini negara-negara besar lainnya seperti Amerika Serikat kasusnya naik di atas 100.000.

Dia menyebut, skenario pemerintah bahwa kasus harian terburuk bisa mencapai 70.000. Namun, ternyata angka tertinggi kasus harian covid-19 mencapai 57.000. Hal itu, menurutnya, juga didukung peningkatan testing yang luar biasa.

Baca Juga : Kemenkes Tegaskan Vaksin Booster Moderna saat Ini Hanya untuk Nakes

&amp;ldquo;Jadi kita bersyukur dengan peningkatan kapasitas testing dalam sebulan terakhir dari 50 ribuan sampai hampir 200 ribuan. Kasus yang tadinya kita prediksikan di 70.000 sekarang kita amati puncaknya di 57.000. Tapi balik lagi, bapak ibu kita harus tetap waspada, berhati-hati, jangan lengah, itu pesan dari Bapak Presiden,&amp;rdquo; ujarnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, mengaku bersyukur karena kasus virus corona (Covid-19) di Indonesia sudah menurun. Hal ini diikuti keterisian rumah sakit (RS) atau bed occupancy rate (BOR) yang juga menurun.

Meski begitu, Budi mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) berpesan agar tetap waspada.

&amp;ldquo;Bapak Presiden menekankan selain kita bersyukur, kita harus tetap waspada karena memang virus ini sulit diduga. Penyebarannya terjadi di mana-mana di seluruh dunia,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi persnya seusai rapat terbatas bersama Presiden Jokowi, Senin (2/8/2021).

Budi mengatakan, kasus Covid-19 di Indonesia sempat naik tinggi sesudah India. Namun, saat ini negara-negara besar lainnya seperti Amerika Serikat kasusnya naik di atas 100.000.

Dia menyebut, skenario pemerintah bahwa kasus harian terburuk bisa mencapai 70.000. Namun, ternyata angka tertinggi kasus harian covid-19 mencapai 57.000. Hal itu, menurutnya, juga didukung peningkatan testing yang luar biasa.

Baca Juga : Kemenkes Tegaskan Vaksin Booster Moderna saat Ini Hanya untuk Nakes

&amp;ldquo;Jadi kita bersyukur dengan peningkatan kapasitas testing dalam sebulan terakhir dari 50 ribuan sampai hampir 200 ribuan. Kasus yang tadinya kita prediksikan di 70.000 sekarang kita amati puncaknya di 57.000. Tapi balik lagi, bapak ibu kita harus tetap waspada, berhati-hati, jangan lengah, itu pesan dari Bapak Presiden,&amp;rdquo; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
