<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>45 Hektare Lahan di Kawasan Danau Toba Hangus Terbakar, Diduga Akibat Kelalaian Warga</title><description>Lahan seluas 45 hektare di kawasan Danau Toba terbakar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/02/608/2449325/45-hektare-lahan-di-kawasan-danau-toba-hangus-terbakar-diduga-akibat-kelalaian-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/02/608/2449325/45-hektare-lahan-di-kawasan-danau-toba-hangus-terbakar-diduga-akibat-kelalaian-warga"/><item><title>45 Hektare Lahan di Kawasan Danau Toba Hangus Terbakar, Diduga Akibat Kelalaian Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/02/608/2449325/45-hektare-lahan-di-kawasan-danau-toba-hangus-terbakar-diduga-akibat-kelalaian-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/02/608/2449325/45-hektare-lahan-di-kawasan-danau-toba-hangus-terbakar-diduga-akibat-kelalaian-warga</guid><pubDate>Senin 02 Agustus 2021 02:04 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyudi Aulia Siregar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/01/608/2449325/45-hektare-lahan-di-kawasan-danau-toba-hangus-terbakar-diduga-akibat-kelalaian-warga-Myrht1mpdn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kebakaran di kawasan Danau Toba. (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/01/608/2449325/45-hektare-lahan-di-kawasan-danau-toba-hangus-terbakar-diduga-akibat-kelalaian-warga-Myrht1mpdn.jpg</image><title>Kebakaran di kawasan Danau Toba. (Foto: Istimewa)</title></images><description>SAMOSIR - Lahan seluas 45 hektare di kawasan Danau Toba, tepatnya di Dusun Sigulati, Desa Sri Marrihit, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, terbakar sejak Jumat 30 Juli 2021.
Kepala Daops Manggala Agni Daops Sumatera II, Anggiat SP Sinaga mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya kebakaran lahan tersebut&amp;nbsp;pada Jumat pukul 19:52 WIB. Pada pukul 20:49 WIB, personel dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.&amp;nbsp;
&quot;Kita bertarung sehari semalam melawan kebakaran, hingga akhirnya api dapat dipadamkan pukul 05:30 WIB pada Sabtu, 31 Juli 2021 kemarin. Total ada 45 hektare yang terbakar,&quot; kata Anggiat, Minggu (1/8/2021).
Dalam proses pemadaman, kendala yang dihadapi adalah angin kencang yang memunculkan kembali titik api dan membuat api cepat menyebar. Kesulitan lain adalah topografi daerah kebakaran di bukit yang curam.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Ajaib! Pemuda Ini Selamat Setelah Jatuh ke Jurang Sedalam 25 Meter di Danau Toba
&quot;Karhutla di tepian Danau Toba selalu gitu. Sore hari sering terjadi karhutla, di situ juga angin kencang,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;
Lokasi lahan yang terbakar berada di wilayah perbukitan yang dipenuhi ilalang dan pohon pinus. Lahan yang terbakar merupakan hutan lindung dan lahan masyarakat.&amp;nbsp;&quot;Indikasinya kebakaran terjadi diduga karena kelalaian masyarakat. Setelah pemadaman, kita juga melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk tidak sembarangan membakar sampah di kebun mereka,&quot; kata Anggiat.
Sosialisasi dilakukan karena karhutla yang terjadi seringkali disebabkan kelalaian masyarakat. Mereka membakar sampah di kebun, tetapi tidak diperhatikan hingga benar-benar padam.
&quot;Kita imbau kepada masyarakat dan juga seluruh instansi yang terkait dalam penanganan karhutla agar lebih&amp;nbsp; peduli dan tanggap,&quot; tegasnya</description><content:encoded>SAMOSIR - Lahan seluas 45 hektare di kawasan Danau Toba, tepatnya di Dusun Sigulati, Desa Sri Marrihit, Kecamatan Sianjur Mula-Mula, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, terbakar sejak Jumat 30 Juli 2021.
Kepala Daops Manggala Agni Daops Sumatera II, Anggiat SP Sinaga mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya kebakaran lahan tersebut&amp;nbsp;pada Jumat pukul 19:52 WIB. Pada pukul 20:49 WIB, personel dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman.&amp;nbsp;
&quot;Kita bertarung sehari semalam melawan kebakaran, hingga akhirnya api dapat dipadamkan pukul 05:30 WIB pada Sabtu, 31 Juli 2021 kemarin. Total ada 45 hektare yang terbakar,&quot; kata Anggiat, Minggu (1/8/2021).
Dalam proses pemadaman, kendala yang dihadapi adalah angin kencang yang memunculkan kembali titik api dan membuat api cepat menyebar. Kesulitan lain adalah topografi daerah kebakaran di bukit yang curam.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Ajaib! Pemuda Ini Selamat Setelah Jatuh ke Jurang Sedalam 25 Meter di Danau Toba
&quot;Karhutla di tepian Danau Toba selalu gitu. Sore hari sering terjadi karhutla, di situ juga angin kencang,&quot; tambahnya.&amp;nbsp;
Lokasi lahan yang terbakar berada di wilayah perbukitan yang dipenuhi ilalang dan pohon pinus. Lahan yang terbakar merupakan hutan lindung dan lahan masyarakat.&amp;nbsp;&quot;Indikasinya kebakaran terjadi diduga karena kelalaian masyarakat. Setelah pemadaman, kita juga melakukan sosialisasi ke masyarakat untuk tidak sembarangan membakar sampah di kebun mereka,&quot; kata Anggiat.
Sosialisasi dilakukan karena karhutla yang terjadi seringkali disebabkan kelalaian masyarakat. Mereka membakar sampah di kebun, tetapi tidak diperhatikan hingga benar-benar padam.
&quot;Kita imbau kepada masyarakat dan juga seluruh instansi yang terkait dalam penanganan karhutla agar lebih&amp;nbsp; peduli dan tanggap,&quot; tegasnya</content:encoded></item></channel></rss>
