<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas: Tidak Benar Vaksin Sebabkan Kematian dan Munculkan Varian Baru Covid-19</title><description>Wiku juga mengatakan bahwa informasi yang menyebutkan vaksinasi bisa memunculkan varian baru covid-19 adalah hoaks.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/03/337/2450411/satgas-tidak-benar-vaksin-sebabkan-kematian-dan-munculkan-varian-baru-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/03/337/2450411/satgas-tidak-benar-vaksin-sebabkan-kematian-dan-munculkan-varian-baru-covid-19"/><item><title>Satgas: Tidak Benar Vaksin Sebabkan Kematian dan Munculkan Varian Baru Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/03/337/2450411/satgas-tidak-benar-vaksin-sebabkan-kematian-dan-munculkan-varian-baru-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/03/337/2450411/satgas-tidak-benar-vaksin-sebabkan-kematian-dan-munculkan-varian-baru-covid-19</guid><pubDate>Selasa 03 Agustus 2021 20:26 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/03/337/2450411/satgas-tidak-benar-vaksin-sebabkan-kematian-dan-munculkan-varian-baru-covid-19-jsGcBwZMUt.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: Satgas Covid-19)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/03/337/2450411/satgas-tidak-benar-vaksin-sebabkan-kematian-dan-munculkan-varian-baru-covid-19-jsGcBwZMUt.jpeg</image><title>Jubir Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito (Foto: Satgas Covid-19)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melakukan klarifikasi terhadap informasi hoaks terkait vaksin covid-19. Dimana beredar unggahan di media sosial yang menyebutkan bahwa pemenang hadiah nobel sekaligus virolog Luc Montagnier menyatakan orang yang divaksinasi akan mati dalam 2 tahun.

&amp;ldquo;Terkait pernyataan Luc Montagnier yang menyatakan semua orang yang divaksinasi akan mati dalam 2 tahun adalah tidak benar. Kutipan itu secara keliru dikaitkan Montagnier dalam meme berita palsu yang telah beredar secara luas,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi persnya, Selasa (3/8/2021).

Wiku juga mengatakan bahwa informasi yang menyebutkan vaksinasi bisa memunculkan varian baru covid-19 adalah hoaks.

&amp;ldquo;Selain itu pernyataan itu bahwa vaksinasi dapat menyebabkan varian baru virus corona juga tidak benar,&amp;rdquo; ujarnya.

Dia mengatakan WHO telah menjelaskan bahwa vaksinasi tidak dapat menyebabkan virus corona bermutasi menjadi varian baru. Mutasi terjadi ketika virus memperbanyak diri pada inang hidup.

&amp;ldquo;Pada vaksin, virus yang dipakai adalah virus yang sudah dimatikan. Virus yang tidak utuh, dan virus yang sudah dirancang sedemikian rupa sehingga tidak mampu memperbanyak diri dalam tubuh,&amp;rdquo; ungkapnya.

Wiku meminta masyarakat untuk dapat selektif dan bijak dalam memilih dan menyebarkan informasi.

&amp;ldquo;Dan penting untuk diketahui hoaks dapat mengurangi kepercayaan masy terhadap upaya penanganan pandemi yang dilakukan pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama,&amp;rdquo; tuturnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melakukan klarifikasi terhadap informasi hoaks terkait vaksin covid-19. Dimana beredar unggahan di media sosial yang menyebutkan bahwa pemenang hadiah nobel sekaligus virolog Luc Montagnier menyatakan orang yang divaksinasi akan mati dalam 2 tahun.

&amp;ldquo;Terkait pernyataan Luc Montagnier yang menyatakan semua orang yang divaksinasi akan mati dalam 2 tahun adalah tidak benar. Kutipan itu secara keliru dikaitkan Montagnier dalam meme berita palsu yang telah beredar secara luas,&amp;rdquo; katanya dalam konferensi persnya, Selasa (3/8/2021).

Wiku juga mengatakan bahwa informasi yang menyebutkan vaksinasi bisa memunculkan varian baru covid-19 adalah hoaks.

&amp;ldquo;Selain itu pernyataan itu bahwa vaksinasi dapat menyebabkan varian baru virus corona juga tidak benar,&amp;rdquo; ujarnya.

Dia mengatakan WHO telah menjelaskan bahwa vaksinasi tidak dapat menyebabkan virus corona bermutasi menjadi varian baru. Mutasi terjadi ketika virus memperbanyak diri pada inang hidup.

&amp;ldquo;Pada vaksin, virus yang dipakai adalah virus yang sudah dimatikan. Virus yang tidak utuh, dan virus yang sudah dirancang sedemikian rupa sehingga tidak mampu memperbanyak diri dalam tubuh,&amp;rdquo; ungkapnya.

Wiku meminta masyarakat untuk dapat selektif dan bijak dalam memilih dan menyebarkan informasi.

&amp;ldquo;Dan penting untuk diketahui hoaks dapat mengurangi kepercayaan masy terhadap upaya penanganan pandemi yang dilakukan pemerintah dan masyarakat secara bersama-sama,&amp;rdquo; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
