<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Puan Maharani: Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19 Wajib Dilindungi Negara</title><description>Puan meminta pemerintah melindungi anak-anak yang menjadi yatim-piatu karena keganasan Covid-19.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/04/337/2450675/puan-maharani-anak-yatim-piatu-akibat-covid-19-wajib-dilindungi-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/04/337/2450675/puan-maharani-anak-yatim-piatu-akibat-covid-19-wajib-dilindungi-negara"/><item><title>Puan Maharani: Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19 Wajib Dilindungi Negara</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/04/337/2450675/puan-maharani-anak-yatim-piatu-akibat-covid-19-wajib-dilindungi-negara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/04/337/2450675/puan-maharani-anak-yatim-piatu-akibat-covid-19-wajib-dilindungi-negara</guid><pubDate>Rabu 04 Agustus 2021 12:22 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/04/337/2450675/puan-maharani-anak-yatim-piatu-akibat-covid-19-wajib-dilindungi-negara-YTRDH3X6t2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Dok DPR RI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/04/337/2450675/puan-maharani-anak-yatim-piatu-akibat-covid-19-wajib-dilindungi-negara-YTRDH3X6t2.jpg</image><title>Ketua DPR RI, Puan Maharani. (Dok DPR RI)</title></images><description>JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memberikan perlindungan kepada anak-anak yang menjadi yatim piatu setelah kehilangan orangtua akibat keganasan Covid-19.

Puan Maharani menyebutkan, pemerintah seharusnya memiliki data khusus terkait anak-anak kurang beruntung tersebut untuk kemudian memberikan perlidungan kepada mereka.

&amp;ldquo;Hingga saat ini, saya belum melihat adanya data khusus terkait anak-anak Indonesia yang kehilangan orangtua mereka karena Covid-19. Kita perlu data tersebut sebagai langkah untuk memberi perlindungan,&amp;rdquo; ujar Puan Maharani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/8/2021).


Menurut Puan, data tersebut amat diperlukan untuk memastikan negara hadir memberikan perlindungan yang tepat terhadap anak-anak yang kehilangan orang tuanya karena pandemi Covid-19. Perlindungan tersebut mulai dari santunan sampai pengasuhan, tergantung kondisi sosial masing-masing anak.

&amp;ldquo;Negara harus bertanggung jawab terhadap masa depan anak-anak Indonesia yang menjadi korban bencana kesehatan ini. Mereka harus segera mendapat pendampingan untuk pemulihan dampak psikologis akibat kehilangan orangtua mereka agar semangat hidup dan semangat belajar mereka kembali lagi,&quot; tutur Puan.

Ia pun meminta serapan anggaran pemerintah untuk penanganan Covid-19 digunakan untuk program-program perlindungan bagi anak-anak yatim dan atau piatu akibat Covid-19.

Baca Juga : Edit Wajah Puan Maharani Ditambah Kumis dan Jenggot, Pelaku Minta Maaf

&amp;ldquo;Program perlindungan itu bisa dalam bentuk santunan, beasiswa, atau bantuan belajar. Kalau anak-anak Indonesia hari ini banyak yang putus sekolah dan depresi karena pandemi dan menjadi yatim piatu, bangsa ini yang akan menerima dampaknya dua puluh atau tiga puluh tahun ke depan,&amp;rdquo; tutur Puan Maharani.

</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memberikan perlindungan kepada anak-anak yang menjadi yatim piatu setelah kehilangan orangtua akibat keganasan Covid-19.

Puan Maharani menyebutkan, pemerintah seharusnya memiliki data khusus terkait anak-anak kurang beruntung tersebut untuk kemudian memberikan perlidungan kepada mereka.

&amp;ldquo;Hingga saat ini, saya belum melihat adanya data khusus terkait anak-anak Indonesia yang kehilangan orangtua mereka karena Covid-19. Kita perlu data tersebut sebagai langkah untuk memberi perlindungan,&amp;rdquo; ujar Puan Maharani dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/8/2021).


Menurut Puan, data tersebut amat diperlukan untuk memastikan negara hadir memberikan perlindungan yang tepat terhadap anak-anak yang kehilangan orang tuanya karena pandemi Covid-19. Perlindungan tersebut mulai dari santunan sampai pengasuhan, tergantung kondisi sosial masing-masing anak.

&amp;ldquo;Negara harus bertanggung jawab terhadap masa depan anak-anak Indonesia yang menjadi korban bencana kesehatan ini. Mereka harus segera mendapat pendampingan untuk pemulihan dampak psikologis akibat kehilangan orangtua mereka agar semangat hidup dan semangat belajar mereka kembali lagi,&quot; tutur Puan.

Ia pun meminta serapan anggaran pemerintah untuk penanganan Covid-19 digunakan untuk program-program perlindungan bagi anak-anak yatim dan atau piatu akibat Covid-19.

Baca Juga : Edit Wajah Puan Maharani Ditambah Kumis dan Jenggot, Pelaku Minta Maaf

&amp;ldquo;Program perlindungan itu bisa dalam bentuk santunan, beasiswa, atau bantuan belajar. Kalau anak-anak Indonesia hari ini banyak yang putus sekolah dan depresi karena pandemi dan menjadi yatim piatu, bangsa ini yang akan menerima dampaknya dua puluh atau tiga puluh tahun ke depan,&amp;rdquo; tutur Puan Maharani.

</content:encoded></item></channel></rss>
