<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas Covid-19: Tingkat Kepatuhan Memakai Masker Lebih Tinggi Dibandingkan Menjaga Jarak</title><description>Dewi Nur Aisyah melaporkan tingkat kepatuhan memakai masker lebih tinggi dibandingkan dengan menjaga jarak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/04/337/2450801/satgas-covid-19-tingkat-kepatuhan-memakai-masker-lebih-tinggi-dibandingkan-menjaga-jarak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/04/337/2450801/satgas-covid-19-tingkat-kepatuhan-memakai-masker-lebih-tinggi-dibandingkan-menjaga-jarak"/><item><title>Satgas Covid-19: Tingkat Kepatuhan Memakai Masker Lebih Tinggi Dibandingkan Menjaga Jarak</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/04/337/2450801/satgas-covid-19-tingkat-kepatuhan-memakai-masker-lebih-tinggi-dibandingkan-menjaga-jarak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/04/337/2450801/satgas-covid-19-tingkat-kepatuhan-memakai-masker-lebih-tinggi-dibandingkan-menjaga-jarak</guid><pubDate>Rabu 04 Agustus 2021 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/04/337/2450801/satgas-covid-19-tingkat-kepatuhan-memakai-masker-lebih-tinggi-dibandingkan-menjaga-jarak-jUmz9VRfWW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/04/337/2450801/satgas-covid-19-tingkat-kepatuhan-memakai-masker-lebih-tinggi-dibandingkan-menjaga-jarak-jUmz9VRfWW.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Bidang Data Dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah melaporkan tingkat kepatuhan memakai masker lebih tinggi dibandingkan dengan menjaga jarak.

Dewi mengatakan dalam waktu 7 hari terakhir, hanya 390 dari 514 kabupaten kota di seluruh Indonesia yang melaporkan. &amp;ldquo;Dalam 7 hari terakhir kalau kita ingat total ada 390 kabupaten kota yang melaporkan. Ternyata masih belum 514 nih. Dari 390 kabupaten kota 69 di antaranya atau 17,69% ini kepatuhan yang masih rendah, di bawah 75%. Ini kita berbicara di level kabupaten kota,&amp;rdquo; ungkap Dewi secara virtual, Rabu (4/8/2021).

Ternyata, kata Dewi, di 390 kabupaten kota dimana di level Kecamatan total ada 3.395 Kecamatan yang melaporkan dalam 7 hari terakhir. Dan dari 3.395 itu 791 atau sekitar 23% Kecamatan yang melaporkan ini memiliki kepatuhan yang masih rendah dibawah 75%.

&amp;ldquo;Nah, ini kan kita bisa lihat angka ya ternyata tapi ternyata ketika masuk ke Kecamatan sudah 23%, hampir seperempat Kecamatan yang harus kita tingkatkan lagi kepatuhan nya,&amp;rdquo; ungkap Dewi.

Kemudian, jika masuk ke level kelurahan dan Desa ada 17.361 yang melaporkan dimana 4.289 diantaranya ini memiliki kepatuhan menggunakan masker yang rendah. &amp;ldquo;Jadi sama gambarannya kurang lebih ada seperempat lah ya dari total wilayah yang dipantau harus kita improve lagi,&amp;rdquo; paparnya.

Namun, kata Dewi, angka kepatuhan menjaga jarak ternyata lebih rendah  dibandingkan dengan menjaga jarak. &amp;ldquo;Kita lanjut kalau ini menggunakan  masker terutama menjaga jarak. Nah kita bisa melihat dari angka secara  cakupan wilayah, bahwa lebih rendah kepatuhan menjaga jarak daripada  menggunakan masker.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Bisa kita lihat tadi, dari level kabupaten kota saja sudah 25%  kabupaten kota dengan kepatuhan menjaga jarak yang rendah. Di level  Kecamatan 28% dari Kecamatan yang melaporkan ini kepatuhan menjaga jarak  masih rendah, dan di Kelurahan atau Desa masih 27% Kelurahan dan desa  memiliki kepatuhan yang jaga jarak yang rendah,&amp;rdquo; paparnya.

Data ini, kata Dewi, ada juga yang belum dilaporkan. &amp;ldquo;Jadi kan masih  harus lagi kita elaborasi wilayah mana yang harus ditingkatkan  pelaporan-pelaporannya baik di level kabupaten kota, Kecamatan Kelurahan  dan desa.&amp;rdquo;</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Bidang Data Dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dewi Nur Aisyah melaporkan tingkat kepatuhan memakai masker lebih tinggi dibandingkan dengan menjaga jarak.

Dewi mengatakan dalam waktu 7 hari terakhir, hanya 390 dari 514 kabupaten kota di seluruh Indonesia yang melaporkan. &amp;ldquo;Dalam 7 hari terakhir kalau kita ingat total ada 390 kabupaten kota yang melaporkan. Ternyata masih belum 514 nih. Dari 390 kabupaten kota 69 di antaranya atau 17,69% ini kepatuhan yang masih rendah, di bawah 75%. Ini kita berbicara di level kabupaten kota,&amp;rdquo; ungkap Dewi secara virtual, Rabu (4/8/2021).

Ternyata, kata Dewi, di 390 kabupaten kota dimana di level Kecamatan total ada 3.395 Kecamatan yang melaporkan dalam 7 hari terakhir. Dan dari 3.395 itu 791 atau sekitar 23% Kecamatan yang melaporkan ini memiliki kepatuhan yang masih rendah dibawah 75%.

&amp;ldquo;Nah, ini kan kita bisa lihat angka ya ternyata tapi ternyata ketika masuk ke Kecamatan sudah 23%, hampir seperempat Kecamatan yang harus kita tingkatkan lagi kepatuhan nya,&amp;rdquo; ungkap Dewi.

Kemudian, jika masuk ke level kelurahan dan Desa ada 17.361 yang melaporkan dimana 4.289 diantaranya ini memiliki kepatuhan menggunakan masker yang rendah. &amp;ldquo;Jadi sama gambarannya kurang lebih ada seperempat lah ya dari total wilayah yang dipantau harus kita improve lagi,&amp;rdquo; paparnya.

Namun, kata Dewi, angka kepatuhan menjaga jarak ternyata lebih rendah  dibandingkan dengan menjaga jarak. &amp;ldquo;Kita lanjut kalau ini menggunakan  masker terutama menjaga jarak. Nah kita bisa melihat dari angka secara  cakupan wilayah, bahwa lebih rendah kepatuhan menjaga jarak daripada  menggunakan masker.&amp;rdquo;

&amp;ldquo;Bisa kita lihat tadi, dari level kabupaten kota saja sudah 25%  kabupaten kota dengan kepatuhan menjaga jarak yang rendah. Di level  Kecamatan 28% dari Kecamatan yang melaporkan ini kepatuhan menjaga jarak  masih rendah, dan di Kelurahan atau Desa masih 27% Kelurahan dan desa  memiliki kepatuhan yang jaga jarak yang rendah,&amp;rdquo; paparnya.

Data ini, kata Dewi, ada juga yang belum dilaporkan. &amp;ldquo;Jadi kan masih  harus lagi kita elaborasi wilayah mana yang harus ditingkatkan  pelaporan-pelaporannya baik di level kabupaten kota, Kecamatan Kelurahan  dan desa.&amp;rdquo;</content:encoded></item></channel></rss>
