<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Mahapatih Gajah Mada Pilih Bertapa Usai Lepas Jabatan di Majapahit   </title><description>Ketika Gajah Mada tidak lagi menjabat sebagai Mahapatih di Kerajaan Majapahit, dia mengasingkan dirinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/05/337/2451013/mahapatih-gajah-mada-pilih-bertapa-usai-lepas-jabatan-di-majapahit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/05/337/2451013/mahapatih-gajah-mada-pilih-bertapa-usai-lepas-jabatan-di-majapahit"/><item><title> Mahapatih Gajah Mada Pilih Bertapa Usai Lepas Jabatan di Majapahit   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/05/337/2451013/mahapatih-gajah-mada-pilih-bertapa-usai-lepas-jabatan-di-majapahit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/05/337/2451013/mahapatih-gajah-mada-pilih-bertapa-usai-lepas-jabatan-di-majapahit</guid><pubDate>Kamis 05 Agustus 2021 07:01 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/04/337/2451013/mahapatih-gajah-mada-pilih-bertapa-usai-lepas-jabatan-di-majapahit-0IwoRhRT7r.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi Gajah Mada (foto: Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/04/337/2451013/mahapatih-gajah-mada-pilih-bertapa-usai-lepas-jabatan-di-majapahit-0IwoRhRT7r.jfif</image><title>Illustrasi Gajah Mada (foto: Sindo)</title></images><description>KETIKA Gajah Mada tidak lagi menjabat sebagai Mahapatih di Kerajaan Majapahit, dia mengasingkan dirinya hidup sebagai pertapa.

Dia bertapa di sebuah dusun terpencil di lereng Gunung Bromo dekat air terjun, dengan suasana yang sunyi sepi di pinggir hutan yang lebat.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Misteri Kabut Selimuti Kota Raja Majapahit, Konon Didatangkan Gajah Mada
Kenyataannya di desa Lumbang, Pasuruan memang terdapat air terjun yang sekarang berfungsi sebagai tempat rekreasi. Demikian diungkap buku &quot;Majapahit, Batas Kota dan Jejak Kejayaan di Luar Kota&quot;, Penerbit Kepel Press, 2014.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kisah Pembunuhan Raja Majapahit, Dibunuh Ra Tanca, Didalangi Gajah Mada?
Mungkinkah nama desa Lumbang yang sekarang ini identik dengan Lumbang seperti yang disebutkan dalam N&amp;#257;garakertag&amp;#257;ma dan buku karangan Pramudito?

Jika demikian halnya, nampaklah bahwa nama desa Lumbang tidak dapat diabaikan begitu saja.

Selain itu, satu hal yang menarik bahwa di desa Lumbang ini pernah tinggal seorang Empu pembuat keris yang sangat terkenal pada jaman Majapahit. Hanya tidak diketahui siapa namanya.

Juga dalam Nagarakertag&amp;#257;ma pupuh 73:3 disebutkan bahwa pada masa pemerintahan raja Hayam-Wuruk di desa Lumbang dibangun sebuah candi untuk seseorang. (din)
</description><content:encoded>KETIKA Gajah Mada tidak lagi menjabat sebagai Mahapatih di Kerajaan Majapahit, dia mengasingkan dirinya hidup sebagai pertapa.

Dia bertapa di sebuah dusun terpencil di lereng Gunung Bromo dekat air terjun, dengan suasana yang sunyi sepi di pinggir hutan yang lebat.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Misteri Kabut Selimuti Kota Raja Majapahit, Konon Didatangkan Gajah Mada
Kenyataannya di desa Lumbang, Pasuruan memang terdapat air terjun yang sekarang berfungsi sebagai tempat rekreasi. Demikian diungkap buku &quot;Majapahit, Batas Kota dan Jejak Kejayaan di Luar Kota&quot;, Penerbit Kepel Press, 2014.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kisah Pembunuhan Raja Majapahit, Dibunuh Ra Tanca, Didalangi Gajah Mada?
Mungkinkah nama desa Lumbang yang sekarang ini identik dengan Lumbang seperti yang disebutkan dalam N&amp;#257;garakertag&amp;#257;ma dan buku karangan Pramudito?

Jika demikian halnya, nampaklah bahwa nama desa Lumbang tidak dapat diabaikan begitu saja.

Selain itu, satu hal yang menarik bahwa di desa Lumbang ini pernah tinggal seorang Empu pembuat keris yang sangat terkenal pada jaman Majapahit. Hanya tidak diketahui siapa namanya.

Juga dalam Nagarakertag&amp;#257;ma pupuh 73:3 disebutkan bahwa pada masa pemerintahan raja Hayam-Wuruk di desa Lumbang dibangun sebuah candi untuk seseorang. (din)
</content:encoded></item></channel></rss>
