<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hujan dan Angin Kencang Robohkan Rumah Warga di Pangandaran Jawa Barat   </title><description>Hujan dan angin kencang yang terjadi di Pangandaran, Jawa Barat, mengakibatkan rumah warga roboh</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/06/340/2451638/hujan-dan-angin-kencang-robohkan-rumah-warga-di-pangandaran-jawa-barat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/06/340/2451638/hujan-dan-angin-kencang-robohkan-rumah-warga-di-pangandaran-jawa-barat"/><item><title>Hujan dan Angin Kencang Robohkan Rumah Warga di Pangandaran Jawa Barat   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/06/340/2451638/hujan-dan-angin-kencang-robohkan-rumah-warga-di-pangandaran-jawa-barat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/06/340/2451638/hujan-dan-angin-kencang-robohkan-rumah-warga-di-pangandaran-jawa-barat</guid><pubDate>Jum'at 06 Agustus 2021 03:03 WIB</pubDate><dc:creator>Syamsul Maarif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/06/340/2451638/hujan-dan-angin-kencang-robohkan-rumah-warga-di-pangandaran-jawa-barat-GnTCitow1r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rumah warga roboh diterjang angin kencang dan hujan deras di Pangandaran.(Foto:Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/06/340/2451638/hujan-dan-angin-kencang-robohkan-rumah-warga-di-pangandaran-jawa-barat-GnTCitow1r.jpg</image><title>Rumah warga roboh diterjang angin kencang dan hujan deras di Pangandaran.(Foto:Okezone)</title></images><description>PANGANDARAN - Hujan dan angin kencang yang terjadi di Pangandaran, Jawa Barat, mengakibatkan rumah warga roboh.
Rumah warga tersebut diketahui milik Ahmad warga RT 02/09 Dusun Cicurug, Desa Cibanten, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.
Anggota Tagana Kabupaten Pangandaran, Wita Juwita menerangkan, rumah Ahmad roboh di bagian belakang.
&quot;Kondisi rumah sudah tua, sehingga saat terjadi hujan dan angin kencang langsung ambruk,&quot; kata Wita, Kamis (5/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Merengek Motor Sport ke Orangtua, Pemuda Ini Nekat Robohkan Rumah
Wita menambahkan, rumah yang ambruk dibagian belakang tersebut merupakan dapur untuk memasak. &quot;Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun rumah bagian dapur total ambruk,&quot; tambahnya.
Meski tidak mengalami korban jiwa, kerugian mencapai jutaan karena seluruh peralatan rumah tangga hancur tertimpa material. &quot;Kondisi material bangunan memang sudah terlihat rapuh dan tidak layak karena sudah tua,&quot; jelasnya.
Sementara untuk memenuhi kebutuhan makan, membuat dapur darurat dan numpang ditetangga. &quot;Luas areal yang hancur kira-kira ukuran 3 meter x 5 meter,&quot; papar Wita.
Pihak Tagana dan warga secara gotongroyong sudah membersihkan material rumah yang ambruk.</description><content:encoded>PANGANDARAN - Hujan dan angin kencang yang terjadi di Pangandaran, Jawa Barat, mengakibatkan rumah warga roboh.
Rumah warga tersebut diketahui milik Ahmad warga RT 02/09 Dusun Cicurug, Desa Cibanten, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran.
Anggota Tagana Kabupaten Pangandaran, Wita Juwita menerangkan, rumah Ahmad roboh di bagian belakang.
&quot;Kondisi rumah sudah tua, sehingga saat terjadi hujan dan angin kencang langsung ambruk,&quot; kata Wita, Kamis (5/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Merengek Motor Sport ke Orangtua, Pemuda Ini Nekat Robohkan Rumah
Wita menambahkan, rumah yang ambruk dibagian belakang tersebut merupakan dapur untuk memasak. &quot;Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun rumah bagian dapur total ambruk,&quot; tambahnya.
Meski tidak mengalami korban jiwa, kerugian mencapai jutaan karena seluruh peralatan rumah tangga hancur tertimpa material. &quot;Kondisi material bangunan memang sudah terlihat rapuh dan tidak layak karena sudah tua,&quot; jelasnya.
Sementara untuk memenuhi kebutuhan makan, membuat dapur darurat dan numpang ditetangga. &quot;Luas areal yang hancur kira-kira ukuran 3 meter x 5 meter,&quot; papar Wita.
Pihak Tagana dan warga secara gotongroyong sudah membersihkan material rumah yang ambruk.</content:encoded></item></channel></rss>
