<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Saudi Masih Larang Jamaah Umrah Indonesia, Ini Alasannya</title><description>Eko menambahkan bahwa pihak KJRI Jeddah berupaya supaya vaksin Sinovac dan Sinopharm disetujui oleh Saudi Arabia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/08/337/2452754/saudi-masih-larang-jamaah-umrah-indonesia-ini-alasannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/08/337/2452754/saudi-masih-larang-jamaah-umrah-indonesia-ini-alasannya"/><item><title>Saudi Masih Larang Jamaah Umrah Indonesia, Ini Alasannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/08/337/2452754/saudi-masih-larang-jamaah-umrah-indonesia-ini-alasannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/08/337/2452754/saudi-masih-larang-jamaah-umrah-indonesia-ini-alasannya</guid><pubDate>Minggu 08 Agustus 2021 22:02 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/08/337/2452754/saudi-masih-larang-jamaah-umrah-indonesia-ini-alasannya-r5fFnUZ4mW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/08/337/2452754/saudi-masih-larang-jamaah-umrah-indonesia-ini-alasannya-r5fFnUZ4mW.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Saudi Arabia mulai membuka dan menerima jamaah umrah dari luar negeri mulai Senin (9/8/2021). Namun, sangat disayangkan untuk jamaah asal Indonesia belum diperkenankan melakukan ibadah umrah.
Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Eko Hartono membenarkan hal tersebut. Salah satunya persoalan vaksin yang digunakan Indonesia menjadi tantangan.
&quot;Iya mulai besok 9 agustus. Belum bisa (Jamaah Indonesia),&quot; kata Eko saat dikonfirmasi MNC Portal, Minggu (8/8/2021).
Baca Juga: Saudi Mulai Terima Jamaah Umrah dari Luar Negeri, KJRI: Indonesia Belum Bisa Mohon Bersabar
&quot;Vaksin juga salah 1 tantangan karena sampai sekarang hanya 4 vaksin yang diakui Saudi: Pfizer, Moderna, Johnsons, dan Astra. Sementara kebanyakan di kita pakai Sinovac dan Sinopharm,&quot; imbuhnya.
Eko menambahkan bahwa pihak KJRI Jeddah berupaya supaya vaksin Sinovac dan Sinopharm disetujui oleh Saudi Arabia.
&quot;Emang barusan saya diinfo bahwa Saudi sudah setujui Sinovac dan Sinopharm, tapi kami masih akan cek lagi,&quot; ujarnya.Eko tidak menampik bahwa pelarangan untuk jamaah Indonesia terkait  situasi Covid-19. Sebab, cukup mengkhawatirkan bagi Saudi Arabia.
&quot;Terus terang karena perkembangan Covid di Indonesia yang cukup  mengkhawatirkan termasuk bagi Saudi. Sehingga Info dari Amphuri,  aplikasi visa umrah untuk Indonesia masih di blok,&quot; tuturnya.
Eko mengimbau kepada jamaah Indonesia untuk bersabar. Ia mengajak  untuk fokus menangani Covid-19 sehingga Saudi dapat membuka kembali.
&quot;Bagi WNI yang akan umrah, mohon sabar dulu karena memang belum bisa  dapat visa umrah. Mari kita fokus untuk bantu tangani Covid di Indonesia  sehingga Saudi dapat segera buka larangan masuk bagi yang dari  Indonesia. Sekali lagi, kuncinya adalah keberhasilan penanganan Covid  kita,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Saudi Arabia mulai membuka dan menerima jamaah umrah dari luar negeri mulai Senin (9/8/2021). Namun, sangat disayangkan untuk jamaah asal Indonesia belum diperkenankan melakukan ibadah umrah.
Konsul Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Eko Hartono membenarkan hal tersebut. Salah satunya persoalan vaksin yang digunakan Indonesia menjadi tantangan.
&quot;Iya mulai besok 9 agustus. Belum bisa (Jamaah Indonesia),&quot; kata Eko saat dikonfirmasi MNC Portal, Minggu (8/8/2021).
Baca Juga: Saudi Mulai Terima Jamaah Umrah dari Luar Negeri, KJRI: Indonesia Belum Bisa Mohon Bersabar
&quot;Vaksin juga salah 1 tantangan karena sampai sekarang hanya 4 vaksin yang diakui Saudi: Pfizer, Moderna, Johnsons, dan Astra. Sementara kebanyakan di kita pakai Sinovac dan Sinopharm,&quot; imbuhnya.
Eko menambahkan bahwa pihak KJRI Jeddah berupaya supaya vaksin Sinovac dan Sinopharm disetujui oleh Saudi Arabia.
&quot;Emang barusan saya diinfo bahwa Saudi sudah setujui Sinovac dan Sinopharm, tapi kami masih akan cek lagi,&quot; ujarnya.Eko tidak menampik bahwa pelarangan untuk jamaah Indonesia terkait  situasi Covid-19. Sebab, cukup mengkhawatirkan bagi Saudi Arabia.
&quot;Terus terang karena perkembangan Covid di Indonesia yang cukup  mengkhawatirkan termasuk bagi Saudi. Sehingga Info dari Amphuri,  aplikasi visa umrah untuk Indonesia masih di blok,&quot; tuturnya.
Eko mengimbau kepada jamaah Indonesia untuk bersabar. Ia mengajak  untuk fokus menangani Covid-19 sehingga Saudi dapat membuka kembali.
&quot;Bagi WNI yang akan umrah, mohon sabar dulu karena memang belum bisa  dapat visa umrah. Mari kita fokus untuk bantu tangani Covid di Indonesia  sehingga Saudi dapat segera buka larangan masuk bagi yang dari  Indonesia. Sekali lagi, kuncinya adalah keberhasilan penanganan Covid  kita,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
