<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 DKI Jakarta Menurun, Masyarakat Diminta Tak Lengah dan Tetap Di Rumah</title><description>Masyarakat diminta tak lengah dan mengabaikan prokes.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/08/338/2452650/kasus-covid-19-dki-jakarta-menurun-masyarakat-diminta-tak-lengah-dan-tetap-di-rumah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/08/338/2452650/kasus-covid-19-dki-jakarta-menurun-masyarakat-diminta-tak-lengah-dan-tetap-di-rumah"/><item><title>Kasus Covid-19 DKI Jakarta Menurun, Masyarakat Diminta Tak Lengah dan Tetap Di Rumah</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/08/338/2452650/kasus-covid-19-dki-jakarta-menurun-masyarakat-diminta-tak-lengah-dan-tetap-di-rumah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/08/338/2452650/kasus-covid-19-dki-jakarta-menurun-masyarakat-diminta-tak-lengah-dan-tetap-di-rumah</guid><pubDate>Minggu 08 Agustus 2021 15:42 WIB</pubDate><dc:creator>Carlos Roy Fajarta</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/08/338/2452650/kasus-covid-19-dki-jakarta-menurun-masyarakat-diminta-tak-lengah-dan-tetap-di-rumah-3ZFOp87J13.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/08/338/2452650/kasus-covid-19-dki-jakarta-menurun-masyarakat-diminta-tak-lengah-dan-tetap-di-rumah-3ZFOp87J13.jpg</image><title>Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta masyarakat Jakarta untuk tetap waspada, jangan lengah, dan tetap di rumah dalam menyikapi penurunan kasus Covid-19 beberapa waktu terakhir.
&quot;Angka positif di DKI Jakarta turun terus, kasus aktif sekarang 2008 kasus, angka kematian di 1,5%, angka kesembuhan naik lagi di 97,2%,&quot; ujar Riza Patria saat meninjau vaksinasi Covid-19 di sebuah Cafe di bilangan Kota Jakarta Selatan, Minggu (8/8/2021).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kabar Baik, Angka Kematian Covid-19 di DKI Pekan Ini Menurun&amp;nbsp;
Meskipun hal tersebut merupakan pertanda baik namun ia meminta masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan menjaga masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, jangan makan bersama.
&quot;Semua yang berpotensi dapat menimbulkan penyebaran Covid-19 agar segera dihindari. Meskipun angka turus turun, jangan kendor, jangan lengah, tetap waspada. Kita harus belajar dari banyak negara di dunia yang sudah turun kemudian abai, lalu angka nya meningkat lagi. Jangan sampai itu terjadi di Jakarta. Tahun lalu kita pernah turun kemudian naik lagi. Sekarang sudah turun kita harus pertahankan dan terus turunkan angkanya sampai memutus angka penyebaran Covid-19,&quot; tambah Ahmad Riza Patria.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Wagub DKI: Target 8,8 Juta Vaksinasi di Akhir Agustus Segera Terwujud&amp;nbsp;
Lebih lanjut ia mengungkapkan pihaknya Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan kegiatan testing dan tracing Covid-19.&quot;Kita terus meningkatkan tes PCR 15 kali bahkan 20 kali, dari standar yang diminta WHO, BOR nya 4.409, turun lagi sudah 42%. Ruang ICU 1.198 turun lagi 67%. Mudah-mudahan ini tanda baik, DKI Jakarta semakin turun tenaga kesehatan semakin berkurang bebannya, selama lebih 1,5 tahun membantu masyarakat di DKI Jakarta dan sekitarnya,&quot; ungkapnya.
Vaksinasi di Jakarta sudah lebih dari 8,2 juta di dosis pertama ini pertanda baik, target Pemprov DKI sebenarnya di 8,8 juta. Pihaknya akan menambah lagi dari target 8,8 juta karena dari 8,2 juta masyarakat di DKI Jakarta yang sudah di vaksin sebagian adalah warga dengan KTP non DKI.
&quot;Kami Pemprov DKI Jakarta tidak pernah melarang siapa saja yang ingin mendapatkan vaksinasi kami layani, kami terima sebaik-baiknya, baik warga DKI Jakarta maupun non DKI Jakarta. Ini tugas kemanusiaan semua mari kita layani dengan baik,&quot; kata Ahmad Riza Patria.</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria meminta masyarakat Jakarta untuk tetap waspada, jangan lengah, dan tetap di rumah dalam menyikapi penurunan kasus Covid-19 beberapa waktu terakhir.
&quot;Angka positif di DKI Jakarta turun terus, kasus aktif sekarang 2008 kasus, angka kematian di 1,5%, angka kesembuhan naik lagi di 97,2%,&quot; ujar Riza Patria saat meninjau vaksinasi Covid-19 di sebuah Cafe di bilangan Kota Jakarta Selatan, Minggu (8/8/2021).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Kabar Baik, Angka Kematian Covid-19 di DKI Pekan Ini Menurun&amp;nbsp;
Meskipun hal tersebut merupakan pertanda baik namun ia meminta masyarakat tetap melaksanakan protokol kesehatan menjaga masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas, jangan makan bersama.
&quot;Semua yang berpotensi dapat menimbulkan penyebaran Covid-19 agar segera dihindari. Meskipun angka turus turun, jangan kendor, jangan lengah, tetap waspada. Kita harus belajar dari banyak negara di dunia yang sudah turun kemudian abai, lalu angka nya meningkat lagi. Jangan sampai itu terjadi di Jakarta. Tahun lalu kita pernah turun kemudian naik lagi. Sekarang sudah turun kita harus pertahankan dan terus turunkan angkanya sampai memutus angka penyebaran Covid-19,&quot; tambah Ahmad Riza Patria.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Wagub DKI: Target 8,8 Juta Vaksinasi di Akhir Agustus Segera Terwujud&amp;nbsp;
Lebih lanjut ia mengungkapkan pihaknya Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan kegiatan testing dan tracing Covid-19.&quot;Kita terus meningkatkan tes PCR 15 kali bahkan 20 kali, dari standar yang diminta WHO, BOR nya 4.409, turun lagi sudah 42%. Ruang ICU 1.198 turun lagi 67%. Mudah-mudahan ini tanda baik, DKI Jakarta semakin turun tenaga kesehatan semakin berkurang bebannya, selama lebih 1,5 tahun membantu masyarakat di DKI Jakarta dan sekitarnya,&quot; ungkapnya.
Vaksinasi di Jakarta sudah lebih dari 8,2 juta di dosis pertama ini pertanda baik, target Pemprov DKI sebenarnya di 8,8 juta. Pihaknya akan menambah lagi dari target 8,8 juta karena dari 8,2 juta masyarakat di DKI Jakarta yang sudah di vaksin sebagian adalah warga dengan KTP non DKI.
&quot;Kami Pemprov DKI Jakarta tidak pernah melarang siapa saja yang ingin mendapatkan vaksinasi kami layani, kami terima sebaik-baiknya, baik warga DKI Jakarta maupun non DKI Jakarta. Ini tugas kemanusiaan semua mari kita layani dengan baik,&quot; kata Ahmad Riza Patria.</content:encoded></item></channel></rss>
