<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Tunjuk Luhut &amp; Airlangga Sebagai Komando Lapangan Tangani Covid-19</title><description>Jokowi akan menjadi Panglima tertinggi, sementara dua orang di bawahnya sebagai komando lapangan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/09/337/2453338/jokowi-tunjuk-luhut-airlangga-sebagai-komando-lapangan-tangani-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/09/337/2453338/jokowi-tunjuk-luhut-airlangga-sebagai-komando-lapangan-tangani-covid-19"/><item><title>Jokowi Tunjuk Luhut &amp; Airlangga Sebagai Komando Lapangan Tangani Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/09/337/2453338/jokowi-tunjuk-luhut-airlangga-sebagai-komando-lapangan-tangani-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/09/337/2453338/jokowi-tunjuk-luhut-airlangga-sebagai-komando-lapangan-tangani-covid-19</guid><pubDate>Senin 09 Agustus 2021 23:28 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/09/337/2453338/jokowi-tunjuk-luhut-airlangga-sebagai-komando-lapangan-tangani-covid-19-aTIRHAKdm7.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/09/337/2453338/jokowi-tunjuk-luhut-airlangga-sebagai-komando-lapangan-tangani-covid-19-aTIRHAKdm7.jpg</image><title>Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Setpres)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengubah struktur penanganan Covid-19 di Indonesia. Jokowi akan menjadi Panglima tertinggi, sementara dua orang di bawahnya sebagai komando lapangan.

Adapun dua orang yang ditunjuk ialah Menko Maritim dan Investasi (Marvest) Luhut Binsar Pandjaitan sebagai komando Jawa-Bali dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai komando luar Jawa-Bali.

&quot;Presiden menjadi panglima tertinggi dalam penanganan ini sedangkan Menko Perekonomian dan saya sebagai komando wilayah atau komando lapangan seperti organisasi militer. Tidak mungkin satu komando untuk semua itu,&quot; ucap Luhut dalam konferensi pers melalui Youtube Sekretariat Presiden, Senin (9/8/2021).

Luhut menyebut bahwa wilayah Jawa-Bali dilakukan evaluasi selama satu minggu sekali. Sedangkan luar Jawa-Bali evaluasi selama dua minggu sekali. Hal itu berdasarkan perbedaan kondisi penyebaran dan penanganan.

&quot;Penanganan Jawa-Bali tentu tidak bisa serta merta dibandingkan luar Jawa-Bali. Tantangan di luar Jawa-Bali lebih besar, seperti dalam dukungan infrastruktur kesehatan,&quot; tuturnya.

Sejauh ini, Luhut mengklaim bahwa penanganan Covid-19 sudah mulai terkendali. Hal itu dibuktikan dengan penurunan kasus harian di beberapa tempat khususnya di Jawa-Bali.

&quot;Setiap langkah yang pemerintah ambil tentu mempertimbangkan berbagai aspek dan masukan berbagai ahli dalam bidangnya,&quot; pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah resmi memperpanjang PPKM Level 4 di Jawa-Bali hingga 16 Agustus 2021 mendatang.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengubah struktur penanganan Covid-19 di Indonesia. Jokowi akan menjadi Panglima tertinggi, sementara dua orang di bawahnya sebagai komando lapangan.

Adapun dua orang yang ditunjuk ialah Menko Maritim dan Investasi (Marvest) Luhut Binsar Pandjaitan sebagai komando Jawa-Bali dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto sebagai komando luar Jawa-Bali.

&quot;Presiden menjadi panglima tertinggi dalam penanganan ini sedangkan Menko Perekonomian dan saya sebagai komando wilayah atau komando lapangan seperti organisasi militer. Tidak mungkin satu komando untuk semua itu,&quot; ucap Luhut dalam konferensi pers melalui Youtube Sekretariat Presiden, Senin (9/8/2021).

Luhut menyebut bahwa wilayah Jawa-Bali dilakukan evaluasi selama satu minggu sekali. Sedangkan luar Jawa-Bali evaluasi selama dua minggu sekali. Hal itu berdasarkan perbedaan kondisi penyebaran dan penanganan.

&quot;Penanganan Jawa-Bali tentu tidak bisa serta merta dibandingkan luar Jawa-Bali. Tantangan di luar Jawa-Bali lebih besar, seperti dalam dukungan infrastruktur kesehatan,&quot; tuturnya.

Sejauh ini, Luhut mengklaim bahwa penanganan Covid-19 sudah mulai terkendali. Hal itu dibuktikan dengan penurunan kasus harian di beberapa tempat khususnya di Jawa-Bali.

&quot;Setiap langkah yang pemerintah ambil tentu mempertimbangkan berbagai aspek dan masukan berbagai ahli dalam bidangnya,&quot; pungkasnya.

Sebelumnya, pemerintah resmi memperpanjang PPKM Level 4 di Jawa-Bali hingga 16 Agustus 2021 mendatang.</content:encoded></item></channel></rss>
