<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pawai Obor Sambut Tahun Baru Hijriah Dilarang di Bogor   </title><description>Harun mengimbau masyarakat agar tetap merayakannya di rumah masing-masing.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/09/338/2453264/pawai-obor-sambut-tahun-baru-hijriah-dilarang-di-bogor</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/09/338/2453264/pawai-obor-sambut-tahun-baru-hijriah-dilarang-di-bogor"/><item><title>Pawai Obor Sambut Tahun Baru Hijriah Dilarang di Bogor   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/09/338/2453264/pawai-obor-sambut-tahun-baru-hijriah-dilarang-di-bogor</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/09/338/2453264/pawai-obor-sambut-tahun-baru-hijriah-dilarang-di-bogor</guid><pubDate>Senin 09 Agustus 2021 19:45 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/09/338/2453264/pawai-obor-sambut-tahun-baru-hijriah-dilarang-di-bogor-qqgxNV6JwX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/09/338/2453264/pawai-obor-sambut-tahun-baru-hijriah-dilarang-di-bogor-qqgxNV6JwX.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>BOGOR - Kapolres Bogor, AKBP Harun tegas melarang warga melakukan pawai obor pada peringatan 1 Muharram atau tahun baru hijriah, karena berpotensi menimbulkan kerumunan di tengah pandemi Covid-19.
&quot;Pawai atau kegiatan yang mengumpulkan massa dengan skala besar, dilarang di saat pandemi sekarang ini,&quot; ungkapnya, Senin (9/8/2021).
Ia mengaku khawatir kegiatan tradisi umat Islam dalam menyambut datangnya malam tahun baru 1443 Hijriah itu jika dilaksanakan malah akan menjadi klaster penularan Covid-19.
Baca juga:&amp;nbsp;Anak di Bawah Umur Dijadikan Jaminan Utang, Ibu Ini Ditangkap Polisi
Harun mengimbau masyarakat agar tetap merayakannya di rumah masing-masing, dan menjadikan peringatan 1 Muharram sebagai momentum bermuhasabah untuk memperbaiki diri.
&quot;Lebih baik menjalankan kegiatan keagamaan di rumah masing-masing, berzikir, itu akan lebih khusyu,&quot; kata Harun.
Baca juga:&amp;nbsp;Diduga Korban Tindak Kekerasan, Pemilik Warung di Bogor Ditemukan Tewas
Meski begitu, menurutnya Polres Bogor tetap melakukan penjagaan sebagai tindakan antisipasi jika ada masyarakat yang menimbulkan kerumunan di malam tahun baru 1443 Hijriah.Sementara Bupati Bogor Ade Yasin mengimbau masyarakat tetap di rumah masing-masing dalam merayakan tahun baru Islam sesuai anjuran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
&quot;Sebaiknya kita jadikan pergantian tahun ini ajang muhasabah atau mengevaluasi diri kita,&quot; kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor itu.
Ia meminta masyarakat juga mendoakan agar pandemi cepat berlalu seiring penurunan kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor.
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Tangkap Pencuri 400 Ikan Arwana Super Red di Bogor Senilai Rp24 Miliar</description><content:encoded>BOGOR - Kapolres Bogor, AKBP Harun tegas melarang warga melakukan pawai obor pada peringatan 1 Muharram atau tahun baru hijriah, karena berpotensi menimbulkan kerumunan di tengah pandemi Covid-19.
&quot;Pawai atau kegiatan yang mengumpulkan massa dengan skala besar, dilarang di saat pandemi sekarang ini,&quot; ungkapnya, Senin (9/8/2021).
Ia mengaku khawatir kegiatan tradisi umat Islam dalam menyambut datangnya malam tahun baru 1443 Hijriah itu jika dilaksanakan malah akan menjadi klaster penularan Covid-19.
Baca juga:&amp;nbsp;Anak di Bawah Umur Dijadikan Jaminan Utang, Ibu Ini Ditangkap Polisi
Harun mengimbau masyarakat agar tetap merayakannya di rumah masing-masing, dan menjadikan peringatan 1 Muharram sebagai momentum bermuhasabah untuk memperbaiki diri.
&quot;Lebih baik menjalankan kegiatan keagamaan di rumah masing-masing, berzikir, itu akan lebih khusyu,&quot; kata Harun.
Baca juga:&amp;nbsp;Diduga Korban Tindak Kekerasan, Pemilik Warung di Bogor Ditemukan Tewas
Meski begitu, menurutnya Polres Bogor tetap melakukan penjagaan sebagai tindakan antisipasi jika ada masyarakat yang menimbulkan kerumunan di malam tahun baru 1443 Hijriah.Sementara Bupati Bogor Ade Yasin mengimbau masyarakat tetap di rumah masing-masing dalam merayakan tahun baru Islam sesuai anjuran dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
&quot;Sebaiknya kita jadikan pergantian tahun ini ajang muhasabah atau mengevaluasi diri kita,&quot; kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor itu.
Ia meminta masyarakat juga mendoakan agar pandemi cepat berlalu seiring penurunan kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Bogor.
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Tangkap Pencuri 400 Ikan Arwana Super Red di Bogor Senilai Rp24 Miliar</content:encoded></item></channel></rss>
