<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bikin Haru! Orangtua Meninggal Akibat Covid-19, Anak Ini Jadi Yatim Piatu</title><description>Pemkab Lamongan berkomitmen memberi bantuan pendidikan untuk anak-anak yatim piatu akibat terpapar Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/09/519/2452877/bikin-haru-orangtua-meninggal-akibat-covid-19-anak-ini-jadi-yatim-piatu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/09/519/2452877/bikin-haru-orangtua-meninggal-akibat-covid-19-anak-ini-jadi-yatim-piatu"/><item><title>Bikin Haru! Orangtua Meninggal Akibat Covid-19, Anak Ini Jadi Yatim Piatu</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/09/519/2452877/bikin-haru-orangtua-meninggal-akibat-covid-19-anak-ini-jadi-yatim-piatu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/09/519/2452877/bikin-haru-orangtua-meninggal-akibat-covid-19-anak-ini-jadi-yatim-piatu</guid><pubDate>Senin 09 Agustus 2021 09:08 WIB</pubDate><dc:creator>Abdul Wakhid</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/09/519/2452877/bikin-haru-orangtua-meninggal-akibat-covid-19-anak-ini-jadi-yatim-piatu-2irv914YeA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi pemakaman korban Covid-19 (Foto: MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/09/519/2452877/bikin-haru-orangtua-meninggal-akibat-covid-19-anak-ini-jadi-yatim-piatu-2irv914YeA.jpg</image><title>Ilustrasi pemakaman korban Covid-19 (Foto: MNC Portal)</title></images><description>LAMONGAN - Shafana Az Zaira (7), seorang  bocah di Lamongan, Jawa Timur menjadi yatim piatu karena bapak ibunya meninggal beruntun dalam rentang setahun akibat terpapar Covid-19. Untuk meringankan beban hidupnya, Pemkab Lamongan berkomitmen memberi bantuan pendidikan kepadanya dan kepada anak-anak yatim akibat Covid-19 lainnya.
Shafana merupakan warga Gang Kauman IV, Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan Kota Lamongan, Jawa Timur menjadi anak yatim piatu karena bapak ibunya meninggal beruntun dalam rentang setahun akibat terpapar Covid-19.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;PPKM Diperpanjang atau Tidak Akan Diumumkan Hari Ini
Bocah yang masih duduk di bangku kelas 2 SD ini ditinggal ayahnya Sugeng Supriyanto (34) pada Januari 2021, sementara  ibunya Lailatul Mufida (31) yang berprofesi sebagai bidan lebih dulu meninggal dunia pada Januari 2020, dan kini dirawat oleh neneknya Alfidiyah Hamim.
Pemkab Lamongan berkomitmen memberi bantuan pendidikan untuk anak-anak yatim piatu akibat terpapar Covid-19.
Bupati Lamongan Yuhronur Efenfi menegaskan, akan memberikan beasiswa program pendidikan berkualitas dan gratis untuk mereka yang yatim dan yatim piatu karena orangtuanya meninggal terpapar Covid-19. Pemkab Lamongan hingga kini masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah anak yang menjadi yatim dan yatim piatu dari setiap desa.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kemenkes Catat BOR Tempat Tidur di RS Covid-19 Nasional Sebesar 52%
Beasiswa untuk para pelajar dan mahasiswa sebenarnya tidak hanya untuk mereka yang yatim atau yatim piatu. Namun, juga untuk siswa dan mahasiswa tidak mampu, termasuk anak-anak berprestasi juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
Ada banyak beasiswa untuk anak-anak Lamongan, dan pihaknya pun berkomitmen dunia pendidikan juga menjadi perhatiannya.
Sementara Shafana mengaku senang mendapatkan kunjungan dari Bupati Lamongan dan menjadi motivasi tersendiri dirinya.</description><content:encoded>LAMONGAN - Shafana Az Zaira (7), seorang  bocah di Lamongan, Jawa Timur menjadi yatim piatu karena bapak ibunya meninggal beruntun dalam rentang setahun akibat terpapar Covid-19. Untuk meringankan beban hidupnya, Pemkab Lamongan berkomitmen memberi bantuan pendidikan kepadanya dan kepada anak-anak yatim akibat Covid-19 lainnya.
Shafana merupakan warga Gang Kauman IV, Kelurahan Tumenggungan, Kecamatan Kota Lamongan, Jawa Timur menjadi anak yatim piatu karena bapak ibunya meninggal beruntun dalam rentang setahun akibat terpapar Covid-19.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;PPKM Diperpanjang atau Tidak Akan Diumumkan Hari Ini
Bocah yang masih duduk di bangku kelas 2 SD ini ditinggal ayahnya Sugeng Supriyanto (34) pada Januari 2021, sementara  ibunya Lailatul Mufida (31) yang berprofesi sebagai bidan lebih dulu meninggal dunia pada Januari 2020, dan kini dirawat oleh neneknya Alfidiyah Hamim.
Pemkab Lamongan berkomitmen memberi bantuan pendidikan untuk anak-anak yatim piatu akibat terpapar Covid-19.
Bupati Lamongan Yuhronur Efenfi menegaskan, akan memberikan beasiswa program pendidikan berkualitas dan gratis untuk mereka yang yatim dan yatim piatu karena orangtuanya meninggal terpapar Covid-19. Pemkab Lamongan hingga kini masih melakukan pendataan untuk mengetahui jumlah anak yang menjadi yatim dan yatim piatu dari setiap desa.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kemenkes Catat BOR Tempat Tidur di RS Covid-19 Nasional Sebesar 52%
Beasiswa untuk para pelajar dan mahasiswa sebenarnya tidak hanya untuk mereka yang yatim atau yatim piatu. Namun, juga untuk siswa dan mahasiswa tidak mampu, termasuk anak-anak berprestasi juga mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
Ada banyak beasiswa untuk anak-anak Lamongan, dan pihaknya pun berkomitmen dunia pendidikan juga menjadi perhatiannya.
Sementara Shafana mengaku senang mendapatkan kunjungan dari Bupati Lamongan dan menjadi motivasi tersendiri dirinya.</content:encoded></item></channel></rss>
