<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: Gempa yang Guncang Selatan Jawa Dipicu Subduksi Lempeng</title><description>Pemodelan menunjukkan gempa tidak berpotensi tsunami.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/10/337/2453427/bmkg-gempa-yang-guncang-selatan-jawa-dipicu-subduksi-lempeng</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/10/337/2453427/bmkg-gempa-yang-guncang-selatan-jawa-dipicu-subduksi-lempeng"/><item><title>BMKG: Gempa yang Guncang Selatan Jawa Dipicu Subduksi Lempeng</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/10/337/2453427/bmkg-gempa-yang-guncang-selatan-jawa-dipicu-subduksi-lempeng</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/10/337/2453427/bmkg-gempa-yang-guncang-selatan-jawa-dipicu-subduksi-lempeng</guid><pubDate>Selasa 10 Agustus 2021 08:52 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/10/337/2453427/bmkg-gempa-yang-guncang-selatan-jawa-dipicu-subduksi-lempeng-gpbU2MWvJR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/10/337/2453427/bmkg-gempa-yang-guncang-selatan-jawa-dipicu-subduksi-lempeng-gpbU2MWvJR.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan wilayah selatan Jawa diguncang gempa bumi dengan magnitudo 4,8 pada Senin, (9/8/2021) pukul 21.36.01 WIB. Guncangan gempa tersebut dirasakan di beberapa wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.
&amp;ldquo;Episenter gempa terletak di laut pada jarak sekitar 61 km arah barat daya Kroya dengan kedalaman 63 km,&amp;rdquo; ungkap Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono dalam keterangannya, Selasa (10/8/2021).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Gempa Magnitudo 4,8 Terjadi di Cilacap Jateng
Daryono menjelaskan bahwa gempa dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng. &amp;ldquo;Gempa dangkal ini dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng dan terjadi deformasi pada batuan slab lempeng di zona transisi Megathrust - Benioff, yaitu peralihan zona kedalaman dangkal ke menengah,&amp;rdquo; jelasnya.
Sementara itu, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault), akibat gaya tekan Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Pulau Jawa.&amp;nbsp;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Gempa M4,8 di Cilacap Terasa hingga Yogyakarta
Guncangan gempa ini dirasakan dirasakan di Cilacap, Pangandaran, Banjar, Ciamis, Banyumas, Karangnunggal dalam skala intensitas III MMI, Garut, Kebumen, Purwokerto, Yogyakarta, Pacitan dalam skala intensitas II MMI.
&amp;ldquo;Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; papar Daryono.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan wilayah selatan Jawa diguncang gempa bumi dengan magnitudo 4,8 pada Senin, (9/8/2021) pukul 21.36.01 WIB. Guncangan gempa tersebut dirasakan di beberapa wilayah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.
&amp;ldquo;Episenter gempa terletak di laut pada jarak sekitar 61 km arah barat daya Kroya dengan kedalaman 63 km,&amp;rdquo; ungkap Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono dalam keterangannya, Selasa (10/8/2021).
BACA JUGA:&amp;nbsp;Gempa Magnitudo 4,8 Terjadi di Cilacap Jateng
Daryono menjelaskan bahwa gempa dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng. &amp;ldquo;Gempa dangkal ini dipicu oleh aktivitas subduksi lempeng dan terjadi deformasi pada batuan slab lempeng di zona transisi Megathrust - Benioff, yaitu peralihan zona kedalaman dangkal ke menengah,&amp;rdquo; jelasnya.
Sementara itu, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa ini memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault), akibat gaya tekan Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Pulau Jawa.&amp;nbsp;
BACA JUGA:&amp;nbsp;Gempa M4,8 di Cilacap Terasa hingga Yogyakarta
Guncangan gempa ini dirasakan dirasakan di Cilacap, Pangandaran, Banjar, Ciamis, Banyumas, Karangnunggal dalam skala intensitas III MMI, Garut, Kebumen, Purwokerto, Yogyakarta, Pacitan dalam skala intensitas II MMI.
&amp;ldquo;Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; papar Daryono.</content:encoded></item></channel></rss>
