<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Satgas: Belum Ada Kabupaten/Kota yang Berada dalam PPKM Level 1</title><description>Dia berharap, kondisi seperti ini dapat memacu daerah untuk dapat menurunkan level penerapan PPKM selama pandemi Covid-19</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/10/337/2453873/satgas-belum-ada-kabupaten-kota-yang-berada-dalam-ppkm-level-1</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/10/337/2453873/satgas-belum-ada-kabupaten-kota-yang-berada-dalam-ppkm-level-1"/><item><title>Satgas: Belum Ada Kabupaten/Kota yang Berada dalam PPKM Level 1</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/10/337/2453873/satgas-belum-ada-kabupaten-kota-yang-berada-dalam-ppkm-level-1</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/10/337/2453873/satgas-belum-ada-kabupaten-kota-yang-berada-dalam-ppkm-level-1</guid><pubDate>Selasa 10 Agustus 2021 21:23 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/10/337/2453873/satgas-belum-ada-kabupaten-kota-yang-berada-dalam-ppkm-level-1-E0lPZpUt5Y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wiku Adisasmito (Foto: Dok BNPB)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/10/337/2453873/satgas-belum-ada-kabupaten-kota-yang-berada-dalam-ppkm-level-1-E0lPZpUt5Y.jpg</image><title>Wiku Adisasmito (Foto: Dok BNPB)</title></images><description>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa saat ini belum ada satu pun kabupaten/kota yang berlevel 1 dalam penerapakan PPKM.
Dia berharap, kondisi seperti ini dapat memacu daerah untuk dapat menurunkan level penerapan PPKM selama pandemi Covid-19.
&amp;ldquo;Berdasarkan hasil analisis per minggu ini diketahui bahwa belum ada kabupaten/kota yang berada di level 1 di Indonesia. Kita berharap bahwa dengan keadaan ini menjadikan setiap daerah terpacu untuk melakukan upaya pengendalian yang lebih baik,&amp;rdquo; ujarnya dalam konferensi persnya, Selasa (10/8/2021),
Baca juga:&amp;nbsp;Satgas Ingatkan Angka Penularan Covid-19 Harian Masih Tinggi, Jangan Lengah!
Seperti diketahui dalam penanganan Covid-19 pemerintah menetapkan level daerah. Dia pun kembali menegaskan bahwa setiap perubahan dalam penanganan Covid-19 merupakan bentuk perlindungan pemerintah kepada masyarakat.
&amp;ldquo;Sekali lagi perlu saya tekankan bahwa perubahan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah adalah bentuk kehati2an agar masyarakat tetap aman yang disertai pemberian peluang bagi masyarakat untuk tetap bisa produktif,&amp;rdquo; tuturnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Masuk Mal Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin, Satgas: Kita Tak Menutup Mata Kondisi di Lapangan
Wiku juga meminta agar dalam penanganan Covid-19 dilakukan secara bersama-sama. Di mana setiap pihak memiliki perannya masing-masing.
&amp;ldquo;Saat ini apa yang seharusnya dilakukan sebagai kesatuan bangsa ialah saling mendukung dan membantu satu sama lain. Setiap dari kita memiliki andil dalam kolaborasi pentahelix penanganan covid-19. Pemerintah berusaha menyusun kebijakan terbaik,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;ldquo;Media sebagai perpanjangan dari pemerintah dalam pemberitaan kepada masyarakat dalam menyampaikan informasi. Dan kemudian para pakar atau akademisi sebagai pemberi kritik dan saran yang solutif dan membangun dengan menyesuaikan karakteristik khas Indonesia,&quot; imbuhnya.
Wiku juga mengajak pihak swasta untuk ikut serta menjalankan kebijakan PPKM tersebut guna mencegah penyebaran Covid-19.
&quot;Sedangkan masyarakat pada umumnya mampu menjalankan kebijakan yg ada sebaik-baiknya demi dampak kebijakan yang signifikan dan membawa perubahan yang baik,&amp;rdquo; paparnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Depok Jadi Daerah dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi</description><content:encoded>JAKARTA - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan bahwa saat ini belum ada satu pun kabupaten/kota yang berlevel 1 dalam penerapakan PPKM.
Dia berharap, kondisi seperti ini dapat memacu daerah untuk dapat menurunkan level penerapan PPKM selama pandemi Covid-19.
&amp;ldquo;Berdasarkan hasil analisis per minggu ini diketahui bahwa belum ada kabupaten/kota yang berada di level 1 di Indonesia. Kita berharap bahwa dengan keadaan ini menjadikan setiap daerah terpacu untuk melakukan upaya pengendalian yang lebih baik,&amp;rdquo; ujarnya dalam konferensi persnya, Selasa (10/8/2021),
Baca juga:&amp;nbsp;Satgas Ingatkan Angka Penularan Covid-19 Harian Masih Tinggi, Jangan Lengah!
Seperti diketahui dalam penanganan Covid-19 pemerintah menetapkan level daerah. Dia pun kembali menegaskan bahwa setiap perubahan dalam penanganan Covid-19 merupakan bentuk perlindungan pemerintah kepada masyarakat.
&amp;ldquo;Sekali lagi perlu saya tekankan bahwa perubahan kebijakan yang dilakukan oleh pemerintah adalah bentuk kehati2an agar masyarakat tetap aman yang disertai pemberian peluang bagi masyarakat untuk tetap bisa produktif,&amp;rdquo; tuturnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Masuk Mal Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin, Satgas: Kita Tak Menutup Mata Kondisi di Lapangan
Wiku juga meminta agar dalam penanganan Covid-19 dilakukan secara bersama-sama. Di mana setiap pihak memiliki perannya masing-masing.
&amp;ldquo;Saat ini apa yang seharusnya dilakukan sebagai kesatuan bangsa ialah saling mendukung dan membantu satu sama lain. Setiap dari kita memiliki andil dalam kolaborasi pentahelix penanganan covid-19. Pemerintah berusaha menyusun kebijakan terbaik,&amp;rdquo; ujarnya.&amp;ldquo;Media sebagai perpanjangan dari pemerintah dalam pemberitaan kepada masyarakat dalam menyampaikan informasi. Dan kemudian para pakar atau akademisi sebagai pemberi kritik dan saran yang solutif dan membangun dengan menyesuaikan karakteristik khas Indonesia,&quot; imbuhnya.
Wiku juga mengajak pihak swasta untuk ikut serta menjalankan kebijakan PPKM tersebut guna mencegah penyebaran Covid-19.
&quot;Sedangkan masyarakat pada umumnya mampu menjalankan kebijakan yg ada sebaik-baiknya demi dampak kebijakan yang signifikan dan membawa perubahan yang baik,&amp;rdquo; paparnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Depok Jadi Daerah dengan Kasus Aktif Covid-19 Tertinggi</content:encoded></item></channel></rss>
