<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gelar Vaksinasi Malam Hari, Anies Optimis Capai Target dalam Waktu Dekat</title><description>Anies optimis target vaksinasi di Ibu Kota akan tercapai dalam waktu dekat setelah adanya vaksinasi pada malam hari.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/10/338/2453628/gelar-vaksinasi-malam-hari-anies-optimis-capai-target-dalam-waktu-dekat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/10/338/2453628/gelar-vaksinasi-malam-hari-anies-optimis-capai-target-dalam-waktu-dekat"/><item><title>Gelar Vaksinasi Malam Hari, Anies Optimis Capai Target dalam Waktu Dekat</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/10/338/2453628/gelar-vaksinasi-malam-hari-anies-optimis-capai-target-dalam-waktu-dekat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/10/338/2453628/gelar-vaksinasi-malam-hari-anies-optimis-capai-target-dalam-waktu-dekat</guid><pubDate>Selasa 10 Agustus 2021 13:59 WIB</pubDate><dc:creator>Bima Setiyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/10/338/2453628/gelar-vaksinasi-malam-hari-anies-optimis-capai-target-dalam-waktu-dekat-jrWboH0sih.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/10/338/2453628/gelar-vaksinasi-malam-hari-anies-optimis-capai-target-dalam-waktu-dekat-jrWboH0sih.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, optimis target vaksinasi Covid-19 di Ibu Kota bisa tercapai dalam waktu dekat. Itu setelah pihaknya menggelar vaksinasi pada pagi, siang, dan terbaru malam hari.

&quot;Perdana di Jakarta, vaksinasi malam!,&quot; tulis Anies dalam akun instagramnya @aniesbaswedan dikutip Selasa (10/8/2021).

Anies menjelaskan, terakhir kali dunia menghadapi wabah sebesar Covid-19 adalah wabah flu Spanyol seratus tahun yang lalu. Flu Spanyol telah merenggut nyawa sekitar 50 juta orang atau 2% populasi dunia waktu itu (1,7 miliar orang). Di Indonesia total kematian akibat flu spanyol sekitar 1,3 juta atau 2,5% dari jumlah populasi Indonesia waktu itu yakni 53 juta orang.

Covid-19 hingga hari ini telah merenggut nyawa 4,3 juta orang di seluruh dunia, termasuk 108 ribu rakyat Indonesia.

&quot;Sebuah kejadian luar biasa, maka perlu cara-cara luar biasa pula untuk mengatasinya. 100 tahun yang lalu belum ada vaksin Flu Spanyol, sementara hari ini kita lebih beruntung karena vaksin Covid-19 sudah ada. Kita bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa,&quot; ucapnya.

Ia pun menapresiasi terobosan Kecamatan Setiabudi yang mulai melaksanakan vaksinasi pada sore-malam hari, berkolaborasi dengan berbagai pihak. Vaksinasi malam ini untuk mengakomodasi warga yang tidak bisa meninggalkan kegiatan/pekerjaannya pada pagi-siang hari.

Baca Juga : Kasus Melonjak, 45 Kabupaten/Kota Akan Jadi Prioritas Vaksinasi

&quot;Dengan perluasan jam pelayanan vaksinasi ini kami makin optimis, target vaksinasi DKI Jakarta akan tercapai dalam waktu dekat,&quot; tuturnya.
</description><content:encoded>JAKARTA- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, optimis target vaksinasi Covid-19 di Ibu Kota bisa tercapai dalam waktu dekat. Itu setelah pihaknya menggelar vaksinasi pada pagi, siang, dan terbaru malam hari.

&quot;Perdana di Jakarta, vaksinasi malam!,&quot; tulis Anies dalam akun instagramnya @aniesbaswedan dikutip Selasa (10/8/2021).

Anies menjelaskan, terakhir kali dunia menghadapi wabah sebesar Covid-19 adalah wabah flu Spanyol seratus tahun yang lalu. Flu Spanyol telah merenggut nyawa sekitar 50 juta orang atau 2% populasi dunia waktu itu (1,7 miliar orang). Di Indonesia total kematian akibat flu spanyol sekitar 1,3 juta atau 2,5% dari jumlah populasi Indonesia waktu itu yakni 53 juta orang.

Covid-19 hingga hari ini telah merenggut nyawa 4,3 juta orang di seluruh dunia, termasuk 108 ribu rakyat Indonesia.

&quot;Sebuah kejadian luar biasa, maka perlu cara-cara luar biasa pula untuk mengatasinya. 100 tahun yang lalu belum ada vaksin Flu Spanyol, sementara hari ini kita lebih beruntung karena vaksin Covid-19 sudah ada. Kita bisa menyelamatkan lebih banyak nyawa,&quot; ucapnya.

Ia pun menapresiasi terobosan Kecamatan Setiabudi yang mulai melaksanakan vaksinasi pada sore-malam hari, berkolaborasi dengan berbagai pihak. Vaksinasi malam ini untuk mengakomodasi warga yang tidak bisa meninggalkan kegiatan/pekerjaannya pada pagi-siang hari.

Baca Juga : Kasus Melonjak, 45 Kabupaten/Kota Akan Jadi Prioritas Vaksinasi

&quot;Dengan perluasan jam pelayanan vaksinasi ini kami makin optimis, target vaksinasi DKI Jakarta akan tercapai dalam waktu dekat,&quot; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
