<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cegah Suntikkan Kosong, Warga Diimbau Videokan Proses Vaksinasi</title><description>Agar bisa menjadi barang bukti bila terjadi human eror seperti kasus di Pluit.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/11/338/2454239/cegah-suntikkan-kosong-warga-diimbau-videokan-proses-vaksinasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/11/338/2454239/cegah-suntikkan-kosong-warga-diimbau-videokan-proses-vaksinasi"/><item><title>Cegah Suntikkan Kosong, Warga Diimbau Videokan Proses Vaksinasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/11/338/2454239/cegah-suntikkan-kosong-warga-diimbau-videokan-proses-vaksinasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/11/338/2454239/cegah-suntikkan-kosong-warga-diimbau-videokan-proses-vaksinasi</guid><pubDate>Rabu 11 Agustus 2021 19:33 WIB</pubDate><dc:creator>Dominique Hilvy Febiani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/11/338/2454239/cegah-suntikkan-kosong-warga-diimbau-videokan-proses-vaksinasi-GMFP8hCiJY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/11/338/2454239/cegah-suntikkan-kosong-warga-diimbau-videokan-proses-vaksinasi-GMFP8hCiJY.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz angkat suara terkait insiden tenaga medis yang menyuntikkan vaksin Covid-19 kosong kepada warga di Pluit, Jakarta Utara.
Ia mengimbau warga agar memvideokan proses vaksinasi tersebut agar bisa menjadi barang bukti bila terjadi human eror seperti kasus di Pluit.
&amp;ldquo;Kalau perlu divideokan jadi siapa nakesnya, vaksinnya benar apa enggak disuntikkan, kan ada buktinya kalau ada video. Sehingga tidak terjadi penyimpangan kita cukup punya data untuk menuntut,&amp;rdquo; ujar Aziz, Rabu (11/8/2021).
Aziz juga mengingatkan agar seluruh vaksinator lebih teliti dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19 kepada warga. &amp;ldquo;Saya kira ini kontrolnya ada pada masyarakat yang melakukan vaksin, jadi saya imbau minta kejelasannya, kita perhatikan dulu vaksinnya seperti apa, diperlihatkan begitu kan, baru disuntikkan,&amp;rdquo; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Hentikan Kasus Suntik Vaksin Kosong
Ia menduga penyuntikkan vaksin Covid-19 kosong di Pluit merupakan ulah oknum-oknum yang tak ingin program vaksinasi berjalan sukses di Ibu Kota.
&amp;ldquo;Karena saya khawatir nakes ini tidak bekerja sendiri, mungkin ada semacam kelompok-kelompok yang memang ingin tidak sukses kan program vaksinasi ini, bisa jadi ada yang mencari keuntungan, atau mungkin dijual lagi atau seperti apa ya kita harus usut,&amp;rdquo; kata Aziz.
Baca juga:&amp;nbsp;Ini Usulan Wamendag agar Masyarakat Mau Divaksin
Menurut dia, kasus penyuntikan vaksin kosong itu diusut tuntas sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali.
&amp;ldquo;Saya minta kepolisian mengusut tuntas hal ini dan juga jangan segan-segan untuk memberikan hukuman yang sesuai dengan apa yang sudah dilakukan,&amp;rdquo; ujar Aziz.


</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Abdul Aziz angkat suara terkait insiden tenaga medis yang menyuntikkan vaksin Covid-19 kosong kepada warga di Pluit, Jakarta Utara.
Ia mengimbau warga agar memvideokan proses vaksinasi tersebut agar bisa menjadi barang bukti bila terjadi human eror seperti kasus di Pluit.
&amp;ldquo;Kalau perlu divideokan jadi siapa nakesnya, vaksinnya benar apa enggak disuntikkan, kan ada buktinya kalau ada video. Sehingga tidak terjadi penyimpangan kita cukup punya data untuk menuntut,&amp;rdquo; ujar Aziz, Rabu (11/8/2021).
Aziz juga mengingatkan agar seluruh vaksinator lebih teliti dalam melaksanakan vaksinasi Covid-19 kepada warga. &amp;ldquo;Saya kira ini kontrolnya ada pada masyarakat yang melakukan vaksin, jadi saya imbau minta kejelasannya, kita perhatikan dulu vaksinnya seperti apa, diperlihatkan begitu kan, baru disuntikkan,&amp;rdquo; katanya.
Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Hentikan Kasus Suntik Vaksin Kosong
Ia menduga penyuntikkan vaksin Covid-19 kosong di Pluit merupakan ulah oknum-oknum yang tak ingin program vaksinasi berjalan sukses di Ibu Kota.
&amp;ldquo;Karena saya khawatir nakes ini tidak bekerja sendiri, mungkin ada semacam kelompok-kelompok yang memang ingin tidak sukses kan program vaksinasi ini, bisa jadi ada yang mencari keuntungan, atau mungkin dijual lagi atau seperti apa ya kita harus usut,&amp;rdquo; kata Aziz.
Baca juga:&amp;nbsp;Ini Usulan Wamendag agar Masyarakat Mau Divaksin
Menurut dia, kasus penyuntikan vaksin kosong itu diusut tuntas sehingga kejadian seperti ini tidak terulang kembali.
&amp;ldquo;Saya minta kepolisian mengusut tuntas hal ini dan juga jangan segan-segan untuk memberikan hukuman yang sesuai dengan apa yang sudah dilakukan,&amp;rdquo; ujar Aziz.


</content:encoded></item></channel></rss>
