<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Turun 1.220</title><description>Jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 1.220 kasus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/12/338/2454788/kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-turun-1-220</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/12/338/2454788/kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-turun-1-220"/><item><title>Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Turun 1.220</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/12/338/2454788/kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-turun-1-220</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/12/338/2454788/kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-turun-1-220</guid><pubDate>Kamis 12 Agustus 2021 20:17 WIB</pubDate><dc:creator>Komaruddin Bagja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/12/338/2454788/kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-turun-1-220-R66jaqlsrL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/12/338/2454788/kasus-aktif-covid-19-di-jakarta-turun-1-220-R66jaqlsrL.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini, pihaknya melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) terhadap 20.870 spesimen untuk mendeteksi virus corona (Covid-19).

&quot;Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 15.625 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.078 positif dan 14.547 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 4.263 orang dites, dengan hasil 156 positif dan 4.107 negatif,&quot; ucap Dwi di Jakarta, Kamis (12/8/2021).

Dwi  menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen). Artinya, target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 121.909 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 522.353 per sejuta penduduk.

Baca Juga : 4.596 Nakes di Jakarta Barat Telah Disuntik Vaksin Dosis Ketiga

&quot;Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 1.220 kasus. Jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 9.881 (orang yang masih dirawat/ isolasi),&quot; katanya.

Sementara itu, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 836.687 kasus. Sebagaimana diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 813.898 dengan tingkat kesembuhan 97,3%, dan total 12.908 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,0%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,0%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,1%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

</description><content:encoded>JAKARTA- Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini, pihaknya melakukan tes polymerase chain reaction (PCR) terhadap 20.870 spesimen untuk mendeteksi virus corona (Covid-19).

&quot;Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 15.625 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.078 positif dan 14.547 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 4.263 orang dites, dengan hasil 156 positif dan 4.107 negatif,&quot; ucap Dwi di Jakarta, Kamis (12/8/2021).

Dwi  menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen). Artinya, target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.

Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 121.909 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 522.353 per sejuta penduduk.

Baca Juga : 4.596 Nakes di Jakarta Barat Telah Disuntik Vaksin Dosis Ketiga

&quot;Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 1.220 kasus. Jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 9.881 (orang yang masih dirawat/ isolasi),&quot; katanya.

Sementara itu, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 836.687 kasus. Sebagaimana diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 813.898 dengan tingkat kesembuhan 97,3%, dan total 12.908 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,0%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,0%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 15,1%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

</content:encoded></item></channel></rss>
