<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pesawat Kargo Tiba di Stasiun Antariksa Internasional, Bawa Beban 3.700 Kg</title><description>Pesawat pembawa pasokan, produksi perusahaan kedirgantaraan Northrop Grumman, tiba di ISS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/13/18/2454898/pesawat-kargo-tiba-di-stasiun-antariksa-internasional-bawa-beban-3-700-kg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/13/18/2454898/pesawat-kargo-tiba-di-stasiun-antariksa-internasional-bawa-beban-3-700-kg"/><item><title>Pesawat Kargo Tiba di Stasiun Antariksa Internasional, Bawa Beban 3.700 Kg</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/13/18/2454898/pesawat-kargo-tiba-di-stasiun-antariksa-internasional-bawa-beban-3-700-kg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/13/18/2454898/pesawat-kargo-tiba-di-stasiun-antariksa-internasional-bawa-beban-3-700-kg</guid><pubDate>Jum'at 13 Agustus 2021 06:46 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/13/18/2454898/pesawat-kargo-tiba-di-stasiun-antariksa-internasional-bawa-beban-3-700-kg-aWf0bX15Vi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pesawat kargo tiba di ISS (Foto: AFP via VOA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/13/18/2454898/pesawat-kargo-tiba-di-stasiun-antariksa-internasional-bawa-beban-3-700-kg-aWf0bX15Vi.jpg</image><title>Pesawat kargo tiba di ISS (Foto: AFP via VOA)</title></images><description>WASHINGTON - Pesawat pembawa pasokan, produksi perusahaan kedirgantaraan Northrop Grumman, tiba di Stasiun Antariksa Internasional (ISS) pada Kamis (12/8). Pesawat itu, Cygnus, membawa 3.700 kilogram kargo terbesar yang pernah ada ke laboratorium yang mengorbit.
Cygnus ditangkap astronot NASA Meghan McArthur dengan lengan robot stasiun tersebut. Dia mengarahkan pesawat itu untuk berlabuh di modul Unity stasiun. Pesawat itu kemudian dibaut ke tempatnya.
(Baca juga: Helikopter Angkut 13 Turis Jatuh di Danau, 8 Hilang)
Pasokan yang dikirim ke ISS antara lain bahan simulasi debu dan tanah bulan yang akan digunakan untuk membuat barang-barang dari mesin pencetak 3D di ISS. Eksperimen ini dirancang untuk mengeksplorasi bagaimana bahan bangunan suatu hari nanti dapat dibuat dari sumber daya yang ditemukan di bulan atau Mars.
Ini misi ke-16 Cygnus untuk NASA. Pesawat itu tiba setelah diluncurkan dengan roket Antares Selasa lalu dari Wallops, fasilitas penerbangan NASA di Virginia. Pesawat pemasok itu akan tetap berada di ISS selama sekitar tiga bulan dan kembali ke Bumi pada November.
(Baca juga: Kedubes AS di Kabul Desak Warganya Segera Tinggalkan Afghanistan)
</description><content:encoded>WASHINGTON - Pesawat pembawa pasokan, produksi perusahaan kedirgantaraan Northrop Grumman, tiba di Stasiun Antariksa Internasional (ISS) pada Kamis (12/8). Pesawat itu, Cygnus, membawa 3.700 kilogram kargo terbesar yang pernah ada ke laboratorium yang mengorbit.
Cygnus ditangkap astronot NASA Meghan McArthur dengan lengan robot stasiun tersebut. Dia mengarahkan pesawat itu untuk berlabuh di modul Unity stasiun. Pesawat itu kemudian dibaut ke tempatnya.
(Baca juga: Helikopter Angkut 13 Turis Jatuh di Danau, 8 Hilang)
Pasokan yang dikirim ke ISS antara lain bahan simulasi debu dan tanah bulan yang akan digunakan untuk membuat barang-barang dari mesin pencetak 3D di ISS. Eksperimen ini dirancang untuk mengeksplorasi bagaimana bahan bangunan suatu hari nanti dapat dibuat dari sumber daya yang ditemukan di bulan atau Mars.
Ini misi ke-16 Cygnus untuk NASA. Pesawat itu tiba setelah diluncurkan dengan roket Antares Selasa lalu dari Wallops, fasilitas penerbangan NASA di Virginia. Pesawat pemasok itu akan tetap berada di ISS selama sekitar tiga bulan dan kembali ke Bumi pada November.
(Baca juga: Kedubes AS di Kabul Desak Warganya Segera Tinggalkan Afghanistan)
</content:encoded></item></channel></rss>
