<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Miris! Berikut Sejumlah Kasus Tawuran Berujung Kematian</title><description>Berikut kasus tawuran berujung kematian:</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/13/337/2454850/miris-berikut-sejumlah-kasus-tawuran-berujung-kematian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/13/337/2454850/miris-berikut-sejumlah-kasus-tawuran-berujung-kematian"/><item><title>Miris! Berikut Sejumlah Kasus Tawuran Berujung Kematian</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/13/337/2454850/miris-berikut-sejumlah-kasus-tawuran-berujung-kematian</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/13/337/2454850/miris-berikut-sejumlah-kasus-tawuran-berujung-kematian</guid><pubDate>Jum'at 13 Agustus 2021 07:36 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Litbang MPI</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/12/337/2454850/miris-berikut-sejumlah-kasus-tawuran-berujung-kematian-gM1mbhAIlk.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/12/337/2454850/miris-berikut-sejumlah-kasus-tawuran-berujung-kematian-gM1mbhAIlk.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Aksi tawuran masih ditemui di kota-kota besar Indonesia. Umumnya aksi tawuran disebabkan masalah sepele tidak terima ditegur, saling ejek di media sosial, hingga soal unjuk kekuatan. Tak jarang aksi tawuran menyebabkan tewasnya seseorang. Berikut kasus tawuran berujung kematian:
08 Agustus 2021
Aksi tawuran antar pemuda di Jembatan Kampung Duri, Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat viral di media sosial.  LF tewas dalam peristiwa ini. Tawuran bermula dari konvoi dengan membawa senjata tajam yang berujung tawuran.
Menurut Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKP Avrilendy, dugaan awal tawuran dipicu karena saling ejek di media sosial. Polisi masih mencari pelaku tawuran.
05 Agustus 2021
Tawuran antar pelajar terjadi Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. AM (17) seorang pelajar tewas akibat peristiwa ini. Beberapa pelajar juga terluka akibat sabetan benda tajam dan lemparan batu. Polisi dari Polsek Parungkuda serta Polres Sukabumi masih menyelidiki kasus tawuran ini.
11 Juli 2021
Tawuran antar geng motor terjadi di Kelurahan Jatirasa, Jatiasih, Bekasi. FSI (19) meninggal karena tawuran ini. Aksi tawuran ini bermula dari saling ejek di media sosial. Polisi telah mengamankan 9 pelaku tawuran. 6 pelaku masih dalam pengejaran polisi.13 Mei 2021
RF (23) tewas akibat tawuran antar warga yang terjadi di Jalan Pramuka Raya, Matraman, Jakarta Timur. Polisi telah menangkap M sebagai tersangka. Tawuran ini berawal dari teguran warga Jalan Pembina I ke warga lainnya yang bermain petasan saat takbiran. Warga yang ditegur tak terima dan berujung tawuran.
31 Maret 2021
CH meninggal akibat tawuran antar pemuda di Cipinang, Jakarta Timur. Penyebab tawuran ini adalah saling ejek di media sosial. Selain CH yang meninggal dunia, FJ juga mengalami luka berat. Pihak polisi telah mengamankan D sebagai tersangka.
{Diolah berbagai sumber:&amp;nbsp;Tika Vidya Utami/Litbang MPI)

Diolah berbagai sumber
Tika Vidya Utami/Litbang MPIDiolah berbagai sumber
Tika Vidya Utami/Litbang MPI
</description><content:encoded>JAKARTA - Aksi tawuran masih ditemui di kota-kota besar Indonesia. Umumnya aksi tawuran disebabkan masalah sepele tidak terima ditegur, saling ejek di media sosial, hingga soal unjuk kekuatan. Tak jarang aksi tawuran menyebabkan tewasnya seseorang. Berikut kasus tawuran berujung kematian:
08 Agustus 2021
Aksi tawuran antar pemuda di Jembatan Kampung Duri, Jalan Daan Mogot, Cengkareng, Jakarta Barat viral di media sosial.  LF tewas dalam peristiwa ini. Tawuran bermula dari konvoi dengan membawa senjata tajam yang berujung tawuran.
Menurut Kanit Kriminal Umum Polres Metro Jakarta Barat AKP Avrilendy, dugaan awal tawuran dipicu karena saling ejek di media sosial. Polisi masih mencari pelaku tawuran.
05 Agustus 2021
Tawuran antar pelajar terjadi Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi. AM (17) seorang pelajar tewas akibat peristiwa ini. Beberapa pelajar juga terluka akibat sabetan benda tajam dan lemparan batu. Polisi dari Polsek Parungkuda serta Polres Sukabumi masih menyelidiki kasus tawuran ini.
11 Juli 2021
Tawuran antar geng motor terjadi di Kelurahan Jatirasa, Jatiasih, Bekasi. FSI (19) meninggal karena tawuran ini. Aksi tawuran ini bermula dari saling ejek di media sosial. Polisi telah mengamankan 9 pelaku tawuran. 6 pelaku masih dalam pengejaran polisi.13 Mei 2021
RF (23) tewas akibat tawuran antar warga yang terjadi di Jalan Pramuka Raya, Matraman, Jakarta Timur. Polisi telah menangkap M sebagai tersangka. Tawuran ini berawal dari teguran warga Jalan Pembina I ke warga lainnya yang bermain petasan saat takbiran. Warga yang ditegur tak terima dan berujung tawuran.
31 Maret 2021
CH meninggal akibat tawuran antar pemuda di Cipinang, Jakarta Timur. Penyebab tawuran ini adalah saling ejek di media sosial. Selain CH yang meninggal dunia, FJ juga mengalami luka berat. Pihak polisi telah mengamankan D sebagai tersangka.
{Diolah berbagai sumber:&amp;nbsp;Tika Vidya Utami/Litbang MPI)

Diolah berbagai sumber
Tika Vidya Utami/Litbang MPIDiolah berbagai sumber
Tika Vidya Utami/Litbang MPI
</content:encoded></item></channel></rss>
