<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gunung Merapi Kembali Semburkan Awan Panas dan Lava Pijar, Warga Diminta Waspada Lahar</title><description>Awan panas terjadi pada pukul 07.40 WIB dengan jarak luncur 2.000 meter.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/14/510/2455580/gunung-merapi-kembali-semburkan-awan-panas-dan-lava-pijar-warga-diminta-waspada-lahar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/14/510/2455580/gunung-merapi-kembali-semburkan-awan-panas-dan-lava-pijar-warga-diminta-waspada-lahar"/><item><title>Gunung Merapi Kembali Semburkan Awan Panas dan Lava Pijar, Warga Diminta Waspada Lahar</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/14/510/2455580/gunung-merapi-kembali-semburkan-awan-panas-dan-lava-pijar-warga-diminta-waspada-lahar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/14/510/2455580/gunung-merapi-kembali-semburkan-awan-panas-dan-lava-pijar-warga-diminta-waspada-lahar</guid><pubDate>Sabtu 14 Agustus 2021 14:32 WIB</pubDate><dc:creator>Priyo Setyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/14/510/2455580/gunung-merapi-kembali-semburkan-awan-panas-dan-lava-pijar-warga-diminta-waspada-lahar-dtO0ayd4DT.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Gunung Merapi muntahkan awan panas (Foto: BPPTKG)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/14/510/2455580/gunung-merapi-kembali-semburkan-awan-panas-dan-lava-pijar-warga-diminta-waspada-lahar-dtO0ayd4DT.JPG</image><title>Gunung Merapi muntahkan awan panas (Foto: BPPTKG)</title></images><description>SLEMAN - Gunung Merapi kembali menyemburkan awan panas guguran atau yang biasa disebut wedus gembel dan lava pijar, Kamis (14/8/2021). Awan panas terjadi  pada pukul  07.40 WIB dengan jarak luncur 2.000 meter.

Balai penyelidikan dan pengembangan teknologi kebencaaan geologi (BPPTKG) melaporkan awan panas  tercatat di seismogram dengan amplitudo  60 mm dan durasi 159 detik. Sedangkan lava pijar teramati empat  kali pada pukul 00.00 WIB- 06.00 WIB,  jarak luncur  1200 meter.

&amp;ldquo;Baik awan panas maupun lava  pijar  ke  arah Barat Daya,&amp;rdquo;kata petugas penyusun laporan  aktivitas Gunung Merapi, Heru Suparwoko, Sabtu (14/8/2021).

BPPTKG pada pukul 00.00 WIB-12.00 WIB juga mencatat terjadi gempa guguran sebanyak 119 kali, gempa  hembusan tujuh  kali, gempa fase banyak atau hybrid tiga  kali  dan  gempa vulkanik dangkal lima  kali.

Tingkat aktivitas Merapi Level III atau siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

&amp;ldquo;Lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak,&amp;rdquo; paparnya.

Untuk itu,  masyarakat diminta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar  Merapi dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik serta tidak melakukan kegiatan di daerah potensi bahaya.</description><content:encoded>SLEMAN - Gunung Merapi kembali menyemburkan awan panas guguran atau yang biasa disebut wedus gembel dan lava pijar, Kamis (14/8/2021). Awan panas terjadi  pada pukul  07.40 WIB dengan jarak luncur 2.000 meter.

Balai penyelidikan dan pengembangan teknologi kebencaaan geologi (BPPTKG) melaporkan awan panas  tercatat di seismogram dengan amplitudo  60 mm dan durasi 159 detik. Sedangkan lava pijar teramati empat  kali pada pukul 00.00 WIB- 06.00 WIB,  jarak luncur  1200 meter.

&amp;ldquo;Baik awan panas maupun lava  pijar  ke  arah Barat Daya,&amp;rdquo;kata petugas penyusun laporan  aktivitas Gunung Merapi, Heru Suparwoko, Sabtu (14/8/2021).

BPPTKG pada pukul 00.00 WIB-12.00 WIB juga mencatat terjadi gempa guguran sebanyak 119 kali, gempa  hembusan tujuh  kali, gempa fase banyak atau hybrid tiga  kali  dan  gempa vulkanik dangkal lima  kali.

Tingkat aktivitas Merapi Level III atau siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awanpanas pada sektor tenggara-barat daya sejauh maksimal 3 km ke arah sungai Woro dan sejauh 5 km ke arah sungai Gendol, Kuning, Boyong, Bedog, Krasak, Bebeng, dan Putih.

&amp;ldquo;Lontaran material vulkanik bila terjadi erupsi eksplosif dapat menjangkau radius 3 km dari puncak,&amp;rdquo; paparnya.

Untuk itu,  masyarakat diminta mewaspadai bahaya lahar terutama saat terjadi hujan di seputar  Merapi dan mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik serta tidak melakukan kegiatan di daerah potensi bahaya.</content:encoded></item></channel></rss>
