<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi: Serangan Bom Hantam Truk, 9 Tewas</title><description>Serangan bom pada Sabtu (14/8) malam ini&amp;nbsp; menarget satu truk di Karachi, Kota pelabuhan di Pakistan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/15/18/2455815/polisi-serangan-bom-hantam-truk-9-tewas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/15/18/2455815/polisi-serangan-bom-hantam-truk-9-tewas"/><item><title>Polisi: Serangan Bom Hantam Truk, 9 Tewas</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/15/18/2455815/polisi-serangan-bom-hantam-truk-9-tewas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/15/18/2455815/polisi-serangan-bom-hantam-truk-9-tewas</guid><pubDate>Minggu 15 Agustus 2021 10:26 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/15/18/2455815/polisi-serangan-bom-hantam-truk-9-tewas-V0WvqIpUrZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Polisi menyelidiki serangan bom yang menghantam truk (Foto: AP via VOA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/15/18/2455815/polisi-serangan-bom-hantam-truk-9-tewas-V0WvqIpUrZ.jpg</image><title>Polisi menyelidiki serangan bom yang menghantam truk (Foto: AP via VOA)</title></images><description>KARACHI - Polisi mengatakan serangan bom pada Sabtu (14/8) malam yang menarget satu truk di Karachi, Kota pelabuhan di Pakistan, menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai sembilan lainnya.
&quot;Orang-orang datang setelah menghadiri pesta pernikahan ketika ledakan terjadi. Kami memulai penyelidikan untuk mengetahui penyebab ledakan, dan saya dapat memastikan sembilan orang tewas dalam ledakan itu,&quot; kata Aftab Memon, Asisten Komisaris, Baldia, Karachi, seperti dikutip kantor berita Associated Press.
Javed Akbar Riaz, seorang perwira polisi senior, mengatakan lebih dari 20 orang, termasuk wanita dan anak-anak, naik truk itu, dalam perjalanan pulang dari upacara pernikahan ketika serangan itu terjadi.
(Baca juga: Gempa Haiti 'Paksa' Orang Ingat Kembali Trauma pada 2010 Silam)
Qarar Abbasi, seorang dokter di rumah sakit utama Karachi, mengatakan korban tewas terdiri dari lima wanita dan empat anak-anak.
Riaz mengatakan penyelidikan awal menunjukkan pengebom membuntuti truk itu kemudian melempar granat tangan atau semacam bom buatan ke satu sisi truk.
(Baca juga: Gempa Haiti, Biden Kirimkan Ucapan Belasungkawa)
Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Motif pemboman belum diketahui. Namun, polisi dengan cepat menepiskan kekerasan sektarian.
</description><content:encoded>KARACHI - Polisi mengatakan serangan bom pada Sabtu (14/8) malam yang menarget satu truk di Karachi, Kota pelabuhan di Pakistan, menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai sembilan lainnya.
&quot;Orang-orang datang setelah menghadiri pesta pernikahan ketika ledakan terjadi. Kami memulai penyelidikan untuk mengetahui penyebab ledakan, dan saya dapat memastikan sembilan orang tewas dalam ledakan itu,&quot; kata Aftab Memon, Asisten Komisaris, Baldia, Karachi, seperti dikutip kantor berita Associated Press.
Javed Akbar Riaz, seorang perwira polisi senior, mengatakan lebih dari 20 orang, termasuk wanita dan anak-anak, naik truk itu, dalam perjalanan pulang dari upacara pernikahan ketika serangan itu terjadi.
(Baca juga: Gempa Haiti 'Paksa' Orang Ingat Kembali Trauma pada 2010 Silam)
Qarar Abbasi, seorang dokter di rumah sakit utama Karachi, mengatakan korban tewas terdiri dari lima wanita dan empat anak-anak.
Riaz mengatakan penyelidikan awal menunjukkan pengebom membuntuti truk itu kemudian melempar granat tangan atau semacam bom buatan ke satu sisi truk.
(Baca juga: Gempa Haiti, Biden Kirimkan Ucapan Belasungkawa)
Belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Motif pemboman belum diketahui. Namun, polisi dengan cepat menepiskan kekerasan sektarian.
</content:encoded></item></channel></rss>
