<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>AS Evakuasi Diplomat di Kabul dengan Helikopter, Warganet Bandingkan dengan Jatuhnya Saigon</title><description>Pemandangan evakuasi dari Kabul mengingatkan pada kejadian di Saigon pada 1975.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/15/18/2455963/as-evakuasi-diplomat-di-kabul-dengan-helikopter-warganet-bandingkan-dengan-jatuhnya-saigon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/15/18/2455963/as-evakuasi-diplomat-di-kabul-dengan-helikopter-warganet-bandingkan-dengan-jatuhnya-saigon"/><item><title>AS Evakuasi Diplomat di Kabul dengan Helikopter, Warganet Bandingkan dengan Jatuhnya Saigon</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/15/18/2455963/as-evakuasi-diplomat-di-kabul-dengan-helikopter-warganet-bandingkan-dengan-jatuhnya-saigon</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/15/18/2455963/as-evakuasi-diplomat-di-kabul-dengan-helikopter-warganet-bandingkan-dengan-jatuhnya-saigon</guid><pubDate>Minggu 15 Agustus 2021 19:16 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/15/18/2455963/as-evakuasi-diplomat-di-kabul-dengan-helikopter-warganet-bandingkan-dengan-jatuhnya-saigon-5TCvlhhyeR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Evakuasi staf kedutaan Amerika Serikat dari Kabul, Afghanistan, 15 Agustus 2021. (Foto: Twitter)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/15/18/2455963/as-evakuasi-diplomat-di-kabul-dengan-helikopter-warganet-bandingkan-dengan-jatuhnya-saigon-5TCvlhhyeR.jpg</image><title>Evakuasi staf kedutaan Amerika Serikat dari Kabul, Afghanistan, 15 Agustus 2021. (Foto: Twitter)</title></images><description>KABUL &amp;ndash; Amerika Serikat (AS) mengevakuasi para diplomat dari kedutaan besarnya di Distrik  Wazir Akbar Khan, Kabul dengan menggunakan helikopter ke bandara pada Minggu (15/8/2021). Langkah itu diambil setelah kelompok militan Taliban mengepung ibu kota Afghanistan itu dan akan segera mengambil alih Kabul.
Seorang pejabat AS mengatakan tim 'inti' AS sedang bekerja dari bandara Kabul, sementara helikopter bolak balik antara kompleks kedutaan dan bandara, demikian diwartakan Reuters.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Taliban Masuki Ibu Kota Kabul, Pemerintah Afghanistan Serahkan Kekuasaan&amp;nbsp;
Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah helikopter Chinook melayang di atas kompleks kedutaan AS di Kabul. Banyak yang membandingkan pemandangan itu dengan insiden pada April 1975, saat Washington mengevakuasi staf kedutaannya dari Saigon, Vietnam saat kota itu jatuh ke tangan pasukan Vietcong.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Saigon, US Embassy evacuation, 29 April, 1975.&amp;lt;br&amp;gt;Kabul, US Embassy evacuation, 15 August, 2021. &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/z1o7LHOXUD&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/z1o7LHOXUD&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Kanchan Gupta &amp;#127470;&amp;#127475; (@KanchanGupta) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/KanchanGupta/status/1426812027012481025?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;August 15, 2021&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Presiden Joe Biden pada Sabtu (14/8/2021) mengizinkan pengerahan 5.000 tentara AS untuk membantu mengevakuasi warga dan memastikan penarikan personel militer yang &quot;tertib dan aman&quot;. Seorang pejabat pertahanan AS mengatakan itu termasuk 1.000 tentara yang baru disetujui dari Divisi Lintas Udara ke-82.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Presiden Afghanistan Kemungkinan Akan Mundur, Pergi Bersama Keluarganya&amp;nbsp;
Pasukan Taliban telah memasuki Ibu Kota Kabul pada Minggu, mengepung kota itu dari semua sisi. Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kelompok itu sedang dalam pembicaraan dengan pemerintah untuk penyerahan Kabul secara damai.
&quot;Pejuang Taliban harus bersiaga di semua pintu masuk Kabul sampai transfer kekuasaan yang damai dan memuaskan disepakati,&quot; kata pernyataan itu sebagaimana dilansir Reuters.
Pejabat Menteri Dalam Negeri Afghanistan  Abdul Sattar Mirzakawal mengatakan kekuasaan di Afghanistan akan diserahkan kepada pemerintahan transisi menyusul perkembangan terbaru ini.
&quot;Tidak akan ada serangan ke kota, telah disepakati akan ada penyerahan damai,&quot; katanya tanpa merinci.</description><content:encoded>KABUL &amp;ndash; Amerika Serikat (AS) mengevakuasi para diplomat dari kedutaan besarnya di Distrik  Wazir Akbar Khan, Kabul dengan menggunakan helikopter ke bandara pada Minggu (15/8/2021). Langkah itu diambil setelah kelompok militan Taliban mengepung ibu kota Afghanistan itu dan akan segera mengambil alih Kabul.
Seorang pejabat AS mengatakan tim 'inti' AS sedang bekerja dari bandara Kabul, sementara helikopter bolak balik antara kompleks kedutaan dan bandara, demikian diwartakan Reuters.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Taliban Masuki Ibu Kota Kabul, Pemerintah Afghanistan Serahkan Kekuasaan&amp;nbsp;
Foto-foto yang beredar di media sosial memperlihatkan sebuah helikopter Chinook melayang di atas kompleks kedutaan AS di Kabul. Banyak yang membandingkan pemandangan itu dengan insiden pada April 1975, saat Washington mengevakuasi staf kedutaannya dari Saigon, Vietnam saat kota itu jatuh ke tangan pasukan Vietcong.
&amp;lt;blockquote class=&quot;twitter-tweet&quot;&amp;gt;&amp;lt;p lang=&quot;en&quot; dir=&quot;ltr&quot;&amp;gt;Saigon, US Embassy evacuation, 29 April, 1975.&amp;lt;br&amp;gt;Kabul, US Embassy evacuation, 15 August, 2021. &amp;lt;a href=&quot;https://t.co/z1o7LHOXUD&quot;&amp;gt;pic.twitter.com/z1o7LHOXUD&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/p&amp;gt;&amp;amp;mdash; Kanchan Gupta &amp;#127470;&amp;#127475; (@KanchanGupta) &amp;lt;a href=&quot;https://twitter.com/KanchanGupta/status/1426812027012481025?ref_src=twsrc%5Etfw&quot;&amp;gt;August 15, 2021&amp;lt;/a&amp;gt;&amp;lt;/blockquote&amp;gt; &amp;lt;script async src=&quot;https://platform.twitter.com/widgets.js&quot; charset=&quot;utf-8&quot;&amp;gt;&amp;lt;/script&amp;gt;
Presiden Joe Biden pada Sabtu (14/8/2021) mengizinkan pengerahan 5.000 tentara AS untuk membantu mengevakuasi warga dan memastikan penarikan personel militer yang &quot;tertib dan aman&quot;. Seorang pejabat pertahanan AS mengatakan itu termasuk 1.000 tentara yang baru disetujui dari Divisi Lintas Udara ke-82.
BACA JUGA:&amp;nbsp;Presiden Afghanistan Kemungkinan Akan Mundur, Pergi Bersama Keluarganya&amp;nbsp;
Pasukan Taliban telah memasuki Ibu Kota Kabul pada Minggu, mengepung kota itu dari semua sisi. Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kelompok itu sedang dalam pembicaraan dengan pemerintah untuk penyerahan Kabul secara damai.
&quot;Pejuang Taliban harus bersiaga di semua pintu masuk Kabul sampai transfer kekuasaan yang damai dan memuaskan disepakati,&quot; kata pernyataan itu sebagaimana dilansir Reuters.
Pejabat Menteri Dalam Negeri Afghanistan  Abdul Sattar Mirzakawal mengatakan kekuasaan di Afghanistan akan diserahkan kepada pemerintahan transisi menyusul perkembangan terbaru ini.
&quot;Tidak akan ada serangan ke kota, telah disepakati akan ada penyerahan damai,&quot; katanya tanpa merinci.</content:encoded></item></channel></rss>
