<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Taliban di Atas Angin, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Kabur ke Tajikistan</title><description>Taliban sedang memeriksa keberadaan Ashraf Ghani.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/15/18/2456014/taliban-di-atas-angin-presiden-afghanistan-ashraf-ghani-kabur-ke-tajikistan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/15/18/2456014/taliban-di-atas-angin-presiden-afghanistan-ashraf-ghani-kabur-ke-tajikistan"/><item><title>Taliban di Atas Angin, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani Kabur ke Tajikistan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/15/18/2456014/taliban-di-atas-angin-presiden-afghanistan-ashraf-ghani-kabur-ke-tajikistan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/15/18/2456014/taliban-di-atas-angin-presiden-afghanistan-ashraf-ghani-kabur-ke-tajikistan</guid><pubDate>Minggu 15 Agustus 2021 22:33 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/15/18/2456014/taliban-di-atas-angin-presiden-afghanistan-ashraf-ghani-kabur-ke-tajikistan-A1VWOTd9H0.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ashraf Ghani. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/15/18/2456014/taliban-di-atas-angin-presiden-afghanistan-ashraf-ghani-kabur-ke-tajikistan-A1VWOTd9H0.jpeg</image><title>Ashraf Ghani. (Foto: Reuters)</title></images><description>KABUL - Presiden Afghanistan Ashraf Ghani kabur meninggalkan Ibu Kota Kabul menuju Tajikistan. Informasi ini disampaikan seorang pejabat senior Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Minggu (15/8/2021)
Reuters memberitakan, saat dimintai komentar, kantor kepresidenan mengatakan &quot;tidak bisa mengatakan apa-apa tentang gerakan Ashraf Ghani karena alasan keamanan&quot;.
Seorang perwakilan Taliban, yang memasuki  Kabul pada Minggu pagi, mengatakan kelompok itu sedang memeriksa keberadaan Ghani.
Gerilyawan&amp;nbsp;Taliban&amp;nbsp;memasuki Kabul, pada Minggu. Seorang menteri Afghanistan mengatakan kekuasaan di negara itu akan diserahkan kepada pemerintahan sementara.
Seorang pejabat senior kementerian dalam negeri mengatakan kepada Reuters bahwa pemberontak Taliban datang &quot;dari semua sisi&quot; ke ibu kota tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. Sejauh ini tidak ada laporan mengenai pertempuran yang terjadi.
Baca juga:&amp;nbsp;AS Evakuasi Diplomat di Kabul dengan Helikopter, Warganet Bandingkan dengan Jatuhnya Saigon
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kelompok itu sedang dalam pembicaraan dengan pemerintah untuk penyerahan Kabul secara damai.
&quot;Pejuang Taliban harus bersiaga di semua pintu masuk Kabul sampai transfer kekuasaan yang damai dan memuaskan disepakati,&quot; kata pernyataan itu.
Dikuasainya Kabul menjadi puncak dari serangan kilat Taliban terhadap pemerintah Afghanistan. Cepatnya keruntuhan pertahanan pemerintah Afghanistan setelah penarikan pasukan AS dari negara itu telah mengejutkan semua pihak.&amp;nbsp;Pekan lalu pejabat AS memperkirakan Kabul akan dapat bertahan selama setidaknya tiga bulan sebelum direbut oleh Taliban.
Tidak ada kabar langsung tentang situasi dari Presiden Ashraf Ghani. Seorang pejabat istana mengatakan dia sedang dalam pembicaraan darurat dengan utusan perdamaian AS Zalmay Khalilzad dan pejabat tinggi NATO.&amp;nbsp;
Kekuasaan akan diserahkan kepada pemerintahan transisi, penjabat menteri dalam negeri pemerintah, Abdul Sattar Mirzakawal, mengatakan dalam sebuah tweet di saluran berita Tolo.
&quot;Tidak akan ada serangan ke kota, disepakati akan ada penyerahan damai,&quot; katanya tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.</description><content:encoded>KABUL - Presiden Afghanistan Ashraf Ghani kabur meninggalkan Ibu Kota Kabul menuju Tajikistan. Informasi ini disampaikan seorang pejabat senior Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Minggu (15/8/2021)
Reuters memberitakan, saat dimintai komentar, kantor kepresidenan mengatakan &quot;tidak bisa mengatakan apa-apa tentang gerakan Ashraf Ghani karena alasan keamanan&quot;.
Seorang perwakilan Taliban, yang memasuki  Kabul pada Minggu pagi, mengatakan kelompok itu sedang memeriksa keberadaan Ghani.
Gerilyawan&amp;nbsp;Taliban&amp;nbsp;memasuki Kabul, pada Minggu. Seorang menteri Afghanistan mengatakan kekuasaan di negara itu akan diserahkan kepada pemerintahan sementara.
Seorang pejabat senior kementerian dalam negeri mengatakan kepada Reuters bahwa pemberontak Taliban datang &quot;dari semua sisi&quot; ke ibu kota tetapi tidak memberikan rincian lebih lanjut. Sejauh ini tidak ada laporan mengenai pertempuran yang terjadi.
Baca juga:&amp;nbsp;AS Evakuasi Diplomat di Kabul dengan Helikopter, Warganet Bandingkan dengan Jatuhnya Saigon
Juru bicara Taliban Zabihullah Mujahid mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kelompok itu sedang dalam pembicaraan dengan pemerintah untuk penyerahan Kabul secara damai.
&quot;Pejuang Taliban harus bersiaga di semua pintu masuk Kabul sampai transfer kekuasaan yang damai dan memuaskan disepakati,&quot; kata pernyataan itu.
Dikuasainya Kabul menjadi puncak dari serangan kilat Taliban terhadap pemerintah Afghanistan. Cepatnya keruntuhan pertahanan pemerintah Afghanistan setelah penarikan pasukan AS dari negara itu telah mengejutkan semua pihak.&amp;nbsp;Pekan lalu pejabat AS memperkirakan Kabul akan dapat bertahan selama setidaknya tiga bulan sebelum direbut oleh Taliban.
Tidak ada kabar langsung tentang situasi dari Presiden Ashraf Ghani. Seorang pejabat istana mengatakan dia sedang dalam pembicaraan darurat dengan utusan perdamaian AS Zalmay Khalilzad dan pejabat tinggi NATO.&amp;nbsp;
Kekuasaan akan diserahkan kepada pemerintahan transisi, penjabat menteri dalam negeri pemerintah, Abdul Sattar Mirzakawal, mengatakan dalam sebuah tweet di saluran berita Tolo.
&quot;Tidak akan ada serangan ke kota, disepakati akan ada penyerahan damai,&quot; katanya tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.</content:encoded></item></channel></rss>
