<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Paus Serukan Gencatan Senjata dan Perundingan di Afghanistan</title><description>Paus Fransiskus pada Minggu (15/8) mengatakan ikut merasakan keprihatinan seluruh pihak.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/16/18/2456107/paus-serukan-gencatan-senjata-dan-perundingan-di-afghanistan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/16/18/2456107/paus-serukan-gencatan-senjata-dan-perundingan-di-afghanistan"/><item><title>Paus Serukan Gencatan Senjata dan Perundingan di Afghanistan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/16/18/2456107/paus-serukan-gencatan-senjata-dan-perundingan-di-afghanistan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/16/18/2456107/paus-serukan-gencatan-senjata-dan-perundingan-di-afghanistan</guid><pubDate>Senin 16 Agustus 2021 07:01 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi VOA</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/16/18/2456107/paus-serukan-gencatan-senjata-dan-perundingan-di-afghanistan-aMMnf0oEyT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paus Fransiskus (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/16/18/2456107/paus-serukan-gencatan-senjata-dan-perundingan-di-afghanistan-aMMnf0oEyT.jpg</image><title>Paus Fransiskus (Foto: Reuters)</title></images><description>VATIKAN - Paus Fransiskus pada  Minggu (15/8) mengatakan ikut merasakan &amp;ldquo;keprihatinan seluruh pihak atas situasi di Afghanistan saat  Taliban merebut kembali negara yang dikoyak perang itu.
Paus berbicara ketika Taliban sedang memasuki pinggiran ibu kota Kabul, dan mengatakan mereka sedang menunggu &amp;ldquo;peralihan kekuasaan secara damai&amp;rdquo; di kota itu.
Dari jendela yang menghadap ke Lapangan Santo Petrus, Paus berdoa agar konflik bersenjata dapat dihentikan dan ditemukan solusi di meja perundingan.
(Baca juga: Taliban Siap Masuk Kabul, AS dan Beberapa Negara Barat Evakuasi Diplomat)
&amp;ldquo;Hanya dengan cara itu penduduk yang babak belur - laki-laki dan perempuan, orang tua dan anak-anak &amp;ndash; dapat kembali ke rumah mereka dan hidup damai, aman, dengan penuh rasa saling menghormati,&amp;rdquo; tambahnya.
Paus juga menyampaikan doa pada mereka yang terkena dampak gempa di Haiti Sabtu lalu (14/8).
(Baca juga: Situasi Afghanistan Memburuk, AS Klaim Masih Kuasai Kedubes &amp;amp; Bandara Kabul)

</description><content:encoded>VATIKAN - Paus Fransiskus pada  Minggu (15/8) mengatakan ikut merasakan &amp;ldquo;keprihatinan seluruh pihak atas situasi di Afghanistan saat  Taliban merebut kembali negara yang dikoyak perang itu.
Paus berbicara ketika Taliban sedang memasuki pinggiran ibu kota Kabul, dan mengatakan mereka sedang menunggu &amp;ldquo;peralihan kekuasaan secara damai&amp;rdquo; di kota itu.
Dari jendela yang menghadap ke Lapangan Santo Petrus, Paus berdoa agar konflik bersenjata dapat dihentikan dan ditemukan solusi di meja perundingan.
(Baca juga: Taliban Siap Masuk Kabul, AS dan Beberapa Negara Barat Evakuasi Diplomat)
&amp;ldquo;Hanya dengan cara itu penduduk yang babak belur - laki-laki dan perempuan, orang tua dan anak-anak &amp;ndash; dapat kembali ke rumah mereka dan hidup damai, aman, dengan penuh rasa saling menghormati,&amp;rdquo; tambahnya.
Paus juga menyampaikan doa pada mereka yang terkena dampak gempa di Haiti Sabtu lalu (14/8).
(Baca juga: Situasi Afghanistan Memburuk, AS Klaim Masih Kuasai Kedubes &amp;amp; Bandara Kabul)

</content:encoded></item></channel></rss>
