<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemotor yang Halangi dan Gebrak Ambulans Pembawa Bayi Kritis Ternyata Oknum Prajurit TNI AD</title><description>Praka AMT telah sudah ditahan dan sedang diproses hukum</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/16/338/2456540/pemotor-yang-halangi-dan-gebrak-ambulans-pembawa-bayi-kritis-ternyata-oknum-prajurit-tni-ad</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/16/338/2456540/pemotor-yang-halangi-dan-gebrak-ambulans-pembawa-bayi-kritis-ternyata-oknum-prajurit-tni-ad"/><item><title>Pemotor yang Halangi dan Gebrak Ambulans Pembawa Bayi Kritis Ternyata Oknum Prajurit TNI AD</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/16/338/2456540/pemotor-yang-halangi-dan-gebrak-ambulans-pembawa-bayi-kritis-ternyata-oknum-prajurit-tni-ad</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/16/338/2456540/pemotor-yang-halangi-dan-gebrak-ambulans-pembawa-bayi-kritis-ternyata-oknum-prajurit-tni-ad</guid><pubDate>Senin 16 Agustus 2021 20:18 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/16/338/2456540/pemotor-yang-halangi-dan-gebrak-ambulans-pembawa-bayi-kritis-ternyata-prajurit-tni-ad-ZsrKIBY55w.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Praka AMT bersikap arogan dengan menggebrak ambulans yang membawa bayi dalam kondisi kritis. (Foto/Dispenad)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/16/338/2456540/pemotor-yang-halangi-dan-gebrak-ambulans-pembawa-bayi-kritis-ternyata-prajurit-tni-ad-ZsrKIBY55w.jpg</image><title>Praka AMT bersikap arogan dengan menggebrak ambulans yang membawa bayi dalam kondisi kritis. (Foto/Dispenad)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Seorang pemotor yang menghalangi laju ambulans di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (13/8/2021) kemudian memukul kaca pengemudi ternyata adalah oknum Prajurit TNI AD. Padahal, di dalam ambulans tersebut terdapat seorang bayi membutuhkan penanganan medis lantaran tengah dalam kondisi darurat.
Dinas Penerangan TNI AD (Dispenad) dalam keterangannya, menjelaskan bahwa oknum berinisial Praka AMT telah diproses hukum sehari setelah kejadian atau Sabtu (14/8/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Viral! Puluhan Ekor Monyet Liar Serbu Rumah Warga di Depok
&quot;Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Praka AMT mulai Sabtu (14/8/2021) menjalani proses pemeriksaan sesuai dengan hukum yang berlaku,&quot; tulis Dispenad, Senin (16/8/2021).

Dalam foto yang terima, Praka AMT juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan tes pendeteksi Covid-19 menggunakan rapid test antigen oleh pihak Kesehan Militer Daerah Kodam Jaya/Jayakarta. Hasil yang didapat adalah negatif.
Baca juga:&amp;nbsp;Terekam CCTV, Aksi Pencuri HP Warung Sembako di Depok Viral
&quot;Tindakan tegas terhadap oknum prajurit yang melakukan pelanggaran sudah menjadi tekad dan komitmen Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, dalam rangka membangun profesionalisme TNI AD yang berintengitas, serta taat terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,&quot; ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial sebuah video berisi mobil ambulans yang sedang membawa pasien bayi kritis, terhadang oleh sepeda motor sehingga mengalami hambatan ketika melaju dari Puskesmas Jatinegara menuju RSUD Budhi Asih, Jakarta Timur.Lalu pemotor berplat nopol B 4681 TEI itu dengan arogannya mengejar lalu menggebrak kaca ambulans tersebut.
Dalam keterangan video yang diunggah akun Instagram @info_jakartatimur, awalnya sopir ambulans sudah memperlambat laju dan membunyikan sirene darurat ketika hendak melintasi lampu merah. Namun pemotor yang berada di depan tidak memberi jalan sehingga spion bersenggolan.
Seolah tidak terima akibat kaca spionnya tersenggol, pemotor langsung menggeberak ambulans itu.
&quot;Padahal jelas saya sedang membawa pasien EMERGENCY (Kode MERAH), di mana pasien tersebut adalah bayi menggunakan Inkubator dan kondisi udah sangat kritis karena lahir secara premature, namun di saat melewati persimpangan lampu merah di Otista Raya, Jakarta Timur ada seorang pemotor yang tidak memperdulikan sirine kami, padahal sebelum melewati persimpangan, saya sudah memperlambat laju Ambulance biar dapat memberikan akses kepada semua pengendara agar memberikan kami jalan,&quot; tulis keterangan video tersebut, dikutip Jumat (13/8/2021).</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Seorang pemotor yang menghalangi laju ambulans di Jalan Otista Raya, Jatinegara, Jakarta Timur, Jumat (13/8/2021) kemudian memukul kaca pengemudi ternyata adalah oknum Prajurit TNI AD. Padahal, di dalam ambulans tersebut terdapat seorang bayi membutuhkan penanganan medis lantaran tengah dalam kondisi darurat.
Dinas Penerangan TNI AD (Dispenad) dalam keterangannya, menjelaskan bahwa oknum berinisial Praka AMT telah diproses hukum sehari setelah kejadian atau Sabtu (14/8/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;Viral! Puluhan Ekor Monyet Liar Serbu Rumah Warga di Depok
&quot;Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Praka AMT mulai Sabtu (14/8/2021) menjalani proses pemeriksaan sesuai dengan hukum yang berlaku,&quot; tulis Dispenad, Senin (16/8/2021).

Dalam foto yang terima, Praka AMT juga telah menjalani pemeriksaan kesehatan tes pendeteksi Covid-19 menggunakan rapid test antigen oleh pihak Kesehan Militer Daerah Kodam Jaya/Jayakarta. Hasil yang didapat adalah negatif.
Baca juga:&amp;nbsp;Terekam CCTV, Aksi Pencuri HP Warung Sembako di Depok Viral
&quot;Tindakan tegas terhadap oknum prajurit yang melakukan pelanggaran sudah menjadi tekad dan komitmen Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, dalam rangka membangun profesionalisme TNI AD yang berintengitas, serta taat terhadap hukum dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,&quot; ungkapnya.
Diberitakan sebelumnya, viral di media sosial sebuah video berisi mobil ambulans yang sedang membawa pasien bayi kritis, terhadang oleh sepeda motor sehingga mengalami hambatan ketika melaju dari Puskesmas Jatinegara menuju RSUD Budhi Asih, Jakarta Timur.Lalu pemotor berplat nopol B 4681 TEI itu dengan arogannya mengejar lalu menggebrak kaca ambulans tersebut.
Dalam keterangan video yang diunggah akun Instagram @info_jakartatimur, awalnya sopir ambulans sudah memperlambat laju dan membunyikan sirene darurat ketika hendak melintasi lampu merah. Namun pemotor yang berada di depan tidak memberi jalan sehingga spion bersenggolan.
Seolah tidak terima akibat kaca spionnya tersenggol, pemotor langsung menggeberak ambulans itu.
&quot;Padahal jelas saya sedang membawa pasien EMERGENCY (Kode MERAH), di mana pasien tersebut adalah bayi menggunakan Inkubator dan kondisi udah sangat kritis karena lahir secara premature, namun di saat melewati persimpangan lampu merah di Otista Raya, Jakarta Timur ada seorang pemotor yang tidak memperdulikan sirine kami, padahal sebelum melewati persimpangan, saya sudah memperlambat laju Ambulance biar dapat memberikan akses kepada semua pengendara agar memberikan kami jalan,&quot; tulis keterangan video tersebut, dikutip Jumat (13/8/2021).</content:encoded></item></channel></rss>
