<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Vaksin Seperti Pakai Helm, tapi Bukan Berarti Terhindar dari Kecelakaan</title><description>Vaksin bagaikan pakai helm. Pakai helm itu tidak membuat kita terhindar dari kecelakaan kalau terhindar dari kecelakaan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/17/337/2456781/vaksin-seperti-pakai-helm-tapi-bukan-berarti-terhindar-dari-kecelakaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/17/337/2456781/vaksin-seperti-pakai-helm-tapi-bukan-berarti-terhindar-dari-kecelakaan"/><item><title>Vaksin Seperti Pakai Helm, tapi Bukan Berarti Terhindar dari Kecelakaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/17/337/2456781/vaksin-seperti-pakai-helm-tapi-bukan-berarti-terhindar-dari-kecelakaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/17/337/2456781/vaksin-seperti-pakai-helm-tapi-bukan-berarti-terhindar-dari-kecelakaan</guid><pubDate>Selasa 17 Agustus 2021 13:05 WIB</pubDate><dc:creator>Komaruddin Bagja</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/17/337/2456781/vaksin-seperti-pakai-helm-tapi-bukan-berarti-terhindar-dari-kecelakaan-5fKk21wHMi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/17/337/2456781/vaksin-seperti-pakai-helm-tapi-bukan-berarti-terhindar-dari-kecelakaan-5fKk21wHMi.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, saat ini angka keterpaparan Covid-19 di Jakarta menurun setelah lebih dari 8,8 juta warga divaksinasi.

&quot;Kita menyaksikan bahwa potensi terpaparnya hanya 2,3%. Dan kemudian fatalitasnya turun sekali 16/100.000 itupun yang 16/ 100.000 mereka yang merasakan memiliki penyakit bawaan bukan komplikasi dan hampir semua berusia lanjut,&quot; ungkap Anies dalam webinar Festival Indonesia Tangguh 2021, Selasa (17/8/2021).

Dengan tervaksinasi akan mencegah perburukan. Ia pun mengibaratkan warga yang telah mengikuti vaksinasi seperti menggunakan helm saat berkendara.

&quot;Dianalogikan begini, vaksin bagaikan pakai helm. Pakai helm itu tidak membuat kita terhindar dari kecelakaan kalau terhindar dari kecelakaan, risiko protokol lalu lintas harus kecepatan diatur jaga jarak supaya terhindar dari kecelakaan. Tapi bila terjadi kecelakaan pengemudi motor yang pakai helm dan tidak pakai helm resiko fatalitas nya beda sekali,&quot; tambahnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Anies: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Seperti Stalaktit

Mantan Mendikbud itu melanjutkan, warga yang sudah vaksin tidak ada mayoritas sekali tidak mengalami gejala yang berat sehingga tidak menjadi beban bagi yang bersangkutan ataupun sistem kesehatan kita.

&quot;Kalaupun itu terjadi artinya kita melihat ini seperti penyakit-penyakit yang lain,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, saat ini angka keterpaparan Covid-19 di Jakarta menurun setelah lebih dari 8,8 juta warga divaksinasi.

&quot;Kita menyaksikan bahwa potensi terpaparnya hanya 2,3%. Dan kemudian fatalitasnya turun sekali 16/100.000 itupun yang 16/ 100.000 mereka yang merasakan memiliki penyakit bawaan bukan komplikasi dan hampir semua berusia lanjut,&quot; ungkap Anies dalam webinar Festival Indonesia Tangguh 2021, Selasa (17/8/2021).

Dengan tervaksinasi akan mencegah perburukan. Ia pun mengibaratkan warga yang telah mengikuti vaksinasi seperti menggunakan helm saat berkendara.

&quot;Dianalogikan begini, vaksin bagaikan pakai helm. Pakai helm itu tidak membuat kita terhindar dari kecelakaan kalau terhindar dari kecelakaan, risiko protokol lalu lintas harus kecepatan diatur jaga jarak supaya terhindar dari kecelakaan. Tapi bila terjadi kecelakaan pengemudi motor yang pakai helm dan tidak pakai helm resiko fatalitas nya beda sekali,&quot; tambahnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Anies: Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta Seperti Stalaktit

Mantan Mendikbud itu melanjutkan, warga yang sudah vaksin tidak ada mayoritas sekali tidak mengalami gejala yang berat sehingga tidak menjadi beban bagi yang bersangkutan ataupun sistem kesehatan kita.

&quot;Kalaupun itu terjadi artinya kita melihat ini seperti penyakit-penyakit yang lain,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
