<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tinjau RSDC Wisma Atlet, Panglima TNI Cek Jumlah Pasien Covid-19 dan Nakes</title><description>Setibanya di lokasi, Hadi langsung bergegas menuju lantai dua.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/17/337/2456930/tinjau-rsdc-wisma-atlet-panglima-tni-cek-jumlah-pasien-covid-19-dan-nakes</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/17/337/2456930/tinjau-rsdc-wisma-atlet-panglima-tni-cek-jumlah-pasien-covid-19-dan-nakes"/><item><title>Tinjau RSDC Wisma Atlet, Panglima TNI Cek Jumlah Pasien Covid-19 dan Nakes</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/17/337/2456930/tinjau-rsdc-wisma-atlet-panglima-tni-cek-jumlah-pasien-covid-19-dan-nakes</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/17/337/2456930/tinjau-rsdc-wisma-atlet-panglima-tni-cek-jumlah-pasien-covid-19-dan-nakes</guid><pubDate>Selasa 17 Agustus 2021 19:54 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/17/337/2456930/tinjau-rsdc-wisma-atlet-panglima-tni-cek-jumlah-pasien-covid-19-dan-nakes-CItOMI71xZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI Marsekal Jenderal TNI Hadi Tjahjanto tinjau RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta (Foto: Riezky Maulana)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/17/337/2456930/tinjau-rsdc-wisma-atlet-panglima-tni-cek-jumlah-pasien-covid-19-dan-nakes-CItOMI71xZ.jpg</image><title>Panglima TNI Marsekal Jenderal TNI Hadi Tjahjanto tinjau RSDC Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta (Foto: Riezky Maulana)</title></images><description>JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau keterisian pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Setibanya di lokasi, Hadi langsung bergegas menuju lantai dua.

Didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BNPB Ganip Warsito dalam tinjauan kali ini.  Kedatangan mereka diterima oleh Koordinator Operasional RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Ckm Stafanus Dony yang hari ini mewakili Kapuskes TNI Mayjen TNI Tugas Ratmono.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;HUT Ke-76 RI, Satgas: Tujuan Perang Melawan Covid-19 Adalah Merdeka
Dony memaparkan, saat ini pasien terkonfirmasi positif yang menjalani rawat inap di RSDC Wisma Atlet berkisar di angkat 1.500 orang. Hal tersebut berdampak positif agar para tenaga kesehatan (Nakes) mendapat sedikit relaksasi.

&quot;Pasien kita memang sudah mengalami penurunan cukup drastis yaitu 1.500 untuk sore hari ini. Sehingga tentunya ini memberi relaksasi bagi para Nakes apabila terjadi ekskalasi apapun situasinya,&quot; tutur Dony di lokasi, Selasa (17/8/2021) malam.

Mendengar pemaparan tersebut, Hadi lantas bertanya kepada Dony ihwal penerapan treatment yang dilakukan kepada para Nakes setelah jumlah pasien mengalami penurunan. &quot;Bagaimana dengan kegiatan merawat 1.500 pasien yang saat ini masih berada di RSDC Wisma Atlet. Manajemennya bagaimana?&quot; tanya Panglima TNI.

Lebih jauh dipaparkan Dony, pihaknya membagi waktu kerja para Nakes dengan beberapa shift. Kemudian, saat beberapa waktu ke belakang ketika pasien Covid-19 mengalami penambahan signifikan, pengelola langsung mengajukan surat perpanjangan masa kerja bagi Nakes yang hendak purna tugas.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Satgas: Angka Testing Covid-19 di Indonesia Sudah 3 Kali Lipat Standar WHO
Dijelaskan Dony, jumlah Nakes yang kini bertugas di rumah sakit dadakan ini berjumlah 2.500 orang. Menurut dia, ketika kasus Covid-19 tengah naik, satu tim bisa diisi dengan 15 Nakes.

&quot;Untuk nakes kita tetap melaksanakan sesuai SOP. Akan tetap berjalan seperti biasa terbagi ke dalam lima shift. Sehingga dengan adanya penurunan, tim ini jumlahnya kita kurangi dan kebetulan ada yang purna sehingga kita tidam mengajukan pengganti untuk yang purna,&quot; tuturnya.

Panglima TNI turut berpesan agar pengelola RSDC Wisma Atlet terus berupaya memberbaiki kekurangan-kekurangan yang ada. Terkhusus, Hadi mengimbau pelayanan dapat dievaluasi agar kejadian lambatnya proses administrasi seperti sebelumnya tak terulang kembali.

Di akhir pertemuan itu, Hadi mengucapkan terima kasih kepada Dony dan rekan-rekan Nakes yang telah berjuang sampai saat ini menangani Covid-19. Tak lupa, tetap semangat dan menjaga kesehatan menjadi pesan Panglima TNI.

&quot;Saya ucapkan terima kasih banyak dokter. Karena yang saya tunjuk point pentingnya tadi melaksanakan evaluasi pelayanan kemarin kekurangannya apa kita perbaiki. Tetap semangat dan jaga kesehatan, selamat bertugas,&quot; pungkas Hadi.</description><content:encoded>JAKARTA - Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto meninjau keterisian pasien di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. Setibanya di lokasi, Hadi langsung bergegas menuju lantai dua.

Didampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo dan Kepala BNPB Ganip Warsito dalam tinjauan kali ini.  Kedatangan mereka diterima oleh Koordinator Operasional RSDC Wisma Atlet Kemayoran Kolonel Ckm Stafanus Dony yang hari ini mewakili Kapuskes TNI Mayjen TNI Tugas Ratmono.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;HUT Ke-76 RI, Satgas: Tujuan Perang Melawan Covid-19 Adalah Merdeka
Dony memaparkan, saat ini pasien terkonfirmasi positif yang menjalani rawat inap di RSDC Wisma Atlet berkisar di angkat 1.500 orang. Hal tersebut berdampak positif agar para tenaga kesehatan (Nakes) mendapat sedikit relaksasi.

&quot;Pasien kita memang sudah mengalami penurunan cukup drastis yaitu 1.500 untuk sore hari ini. Sehingga tentunya ini memberi relaksasi bagi para Nakes apabila terjadi ekskalasi apapun situasinya,&quot; tutur Dony di lokasi, Selasa (17/8/2021) malam.

Mendengar pemaparan tersebut, Hadi lantas bertanya kepada Dony ihwal penerapan treatment yang dilakukan kepada para Nakes setelah jumlah pasien mengalami penurunan. &quot;Bagaimana dengan kegiatan merawat 1.500 pasien yang saat ini masih berada di RSDC Wisma Atlet. Manajemennya bagaimana?&quot; tanya Panglima TNI.

Lebih jauh dipaparkan Dony, pihaknya membagi waktu kerja para Nakes dengan beberapa shift. Kemudian, saat beberapa waktu ke belakang ketika pasien Covid-19 mengalami penambahan signifikan, pengelola langsung mengajukan surat perpanjangan masa kerja bagi Nakes yang hendak purna tugas.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Satgas: Angka Testing Covid-19 di Indonesia Sudah 3 Kali Lipat Standar WHO
Dijelaskan Dony, jumlah Nakes yang kini bertugas di rumah sakit dadakan ini berjumlah 2.500 orang. Menurut dia, ketika kasus Covid-19 tengah naik, satu tim bisa diisi dengan 15 Nakes.

&quot;Untuk nakes kita tetap melaksanakan sesuai SOP. Akan tetap berjalan seperti biasa terbagi ke dalam lima shift. Sehingga dengan adanya penurunan, tim ini jumlahnya kita kurangi dan kebetulan ada yang purna sehingga kita tidam mengajukan pengganti untuk yang purna,&quot; tuturnya.

Panglima TNI turut berpesan agar pengelola RSDC Wisma Atlet terus berupaya memberbaiki kekurangan-kekurangan yang ada. Terkhusus, Hadi mengimbau pelayanan dapat dievaluasi agar kejadian lambatnya proses administrasi seperti sebelumnya tak terulang kembali.

Di akhir pertemuan itu, Hadi mengucapkan terima kasih kepada Dony dan rekan-rekan Nakes yang telah berjuang sampai saat ini menangani Covid-19. Tak lupa, tetap semangat dan menjaga kesehatan menjadi pesan Panglima TNI.

&quot;Saya ucapkan terima kasih banyak dokter. Karena yang saya tunjuk point pentingnya tadi melaksanakan evaluasi pelayanan kemarin kekurangannya apa kita perbaiki. Tetap semangat dan jaga kesehatan, selamat bertugas,&quot; pungkas Hadi.</content:encoded></item></channel></rss>
