<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 Bisa Tembus 300 Juta di Awal Tahun 2022?</title><description>Dirjen WHO memperkirakan dengan tren sekarang, jumlah kasus dapat mencapai 300 juta pada awal tahun depan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/19/18/2458059/kasus-covid-19-bisa-tembus-300-juta-di-awal-tahun-2022</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/19/18/2458059/kasus-covid-19-bisa-tembus-300-juta-di-awal-tahun-2022"/><item><title>Kasus Covid-19 Bisa Tembus 300 Juta di Awal Tahun 2022?</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/19/18/2458059/kasus-covid-19-bisa-tembus-300-juta-di-awal-tahun-2022</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/19/18/2458059/kasus-covid-19-bisa-tembus-300-juta-di-awal-tahun-2022</guid><pubDate>Kamis 19 Agustus 2021 18:50 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/19/18/2458059/kasus-covid-19-bisa-tembus-300-juta-di-awal-tahun-2022-kItaHtrdhp.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/19/18/2458059/kasus-covid-19-bisa-tembus-300-juta-di-awal-tahun-2022-kItaHtrdhp.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) memperkirakan kasus Covid-19 Global bisa tembus 300 juta pada awal tahun depan atau awal tahun 2022.

&amp;ldquo;Dirjen WHO memperkirakan dengan tren sekarang, jumlah kasus dapat mencapai 300 juta pada awal tahun depan atau bahkan bisa lebih cepat lagi,&amp;rdquo; ungkap Retno secara virtual, Kami (19/8/2021).

Retno mengatakan bahwa kasus Covid-19 saat ini pun masih terus mengalami kenaikan. Bahkan, per 4 Agustus 2021 lalu kasus Covid-19 Global telah mencapai 200 juta kasus.

&amp;ldquo;Kita masih terus menyaksikan kenaikan kasus Covid-19 di berbagai belahan dunia. Pada tanggal 4 Agustus 2021 yang lalu, kasus Covid Global telah menembus angka 200 juta,&amp;rdquo; kata Retno.

Baca Juga :&amp;nbsp;1.492 Orang Meninggal Akibat Covid-19, Jawa Tengah Paling Banyak

Sementara itu, Retno menegaskan bahwa saat ini kasus Covid-19 secara Global masih terus bertambah, bahkan dua kali lebih cepat. Dia memaparkan bahwa dunia hanya butuh waktu 6 bulan untuk menembus angka kasus Covid-19 sebesar 100 juta. Dan 100 juta kedua memerlukan waktu lebih dari 1 tahun.

&amp;ldquo;Dunia hanya memerlukan waktu 6 bulan untuk mencapai 100 juta kedua. Sementara 100 juta kasus pertama memerlukan waktu lebih dari 1 tahun. Artinya terjadi penyebaran kasus Covid-1 dua kali lebih cepat saat ini,&amp;rdquo; kata Retno.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengungkapkan Direktur Jenderal World Health Organization (WHO) memperkirakan kasus Covid-19 Global bisa tembus 300 juta pada awal tahun depan atau awal tahun 2022.

&amp;ldquo;Dirjen WHO memperkirakan dengan tren sekarang, jumlah kasus dapat mencapai 300 juta pada awal tahun depan atau bahkan bisa lebih cepat lagi,&amp;rdquo; ungkap Retno secara virtual, Kami (19/8/2021).

Retno mengatakan bahwa kasus Covid-19 saat ini pun masih terus mengalami kenaikan. Bahkan, per 4 Agustus 2021 lalu kasus Covid-19 Global telah mencapai 200 juta kasus.

&amp;ldquo;Kita masih terus menyaksikan kenaikan kasus Covid-19 di berbagai belahan dunia. Pada tanggal 4 Agustus 2021 yang lalu, kasus Covid Global telah menembus angka 200 juta,&amp;rdquo; kata Retno.

Baca Juga :&amp;nbsp;1.492 Orang Meninggal Akibat Covid-19, Jawa Tengah Paling Banyak

Sementara itu, Retno menegaskan bahwa saat ini kasus Covid-19 secara Global masih terus bertambah, bahkan dua kali lebih cepat. Dia memaparkan bahwa dunia hanya butuh waktu 6 bulan untuk menembus angka kasus Covid-19 sebesar 100 juta. Dan 100 juta kedua memerlukan waktu lebih dari 1 tahun.

&amp;ldquo;Dunia hanya memerlukan waktu 6 bulan untuk mencapai 100 juta kedua. Sementara 100 juta kasus pertama memerlukan waktu lebih dari 1 tahun. Artinya terjadi penyebaran kasus Covid-1 dua kali lebih cepat saat ini,&amp;rdquo; kata Retno.</content:encoded></item></channel></rss>
