<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Mediator Konflik, JK: Anda Tidak Perlu Berani, Cuma Jangan Penakut</title><description>Dia pun berbagi pengalaman, kalau kantornya sempat menjadi sasaran bom saat berusaha menengahi konflik.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/19/337/2458068/jadi-mediator-konflik-jk-anda-tidak-perlu-berani-cuma-jangan-penakut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/19/337/2458068/jadi-mediator-konflik-jk-anda-tidak-perlu-berani-cuma-jangan-penakut"/><item><title>Jadi Mediator Konflik, JK: Anda Tidak Perlu Berani, Cuma Jangan Penakut</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/19/337/2458068/jadi-mediator-konflik-jk-anda-tidak-perlu-berani-cuma-jangan-penakut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/19/337/2458068/jadi-mediator-konflik-jk-anda-tidak-perlu-berani-cuma-jangan-penakut</guid><pubDate>Kamis 19 Agustus 2021 19:02 WIB</pubDate><dc:creator>Kevi Laras</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/19/337/2458068/jadi-mediator-konflik-jk-anda-tidak-perlu-berani-cuma-jangan-penakut-gToYSqNbSZ.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Jusuf Kalla (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/19/337/2458068/jadi-mediator-konflik-jk-anda-tidak-perlu-berani-cuma-jangan-penakut-gToYSqNbSZ.JPG</image><title>Jusuf Kalla (Foto: Ist)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla (JK) kerap menjadi mediator dalam menyelesaikan konflik. Dia pun berbagi pengalaman, kalau kantornya sempat menjadi sasaran bom saat berusaha menengahi konflik.
JK menceritakannya saat menjadi narasumber dalam webinar yang diselenggarakan oleh PUSAD Paramadina. Bertajuk Memperkokok Jembatan Kebangsaan, Belajar Mediasi Konflik bersama JK, Kamis (19/8/2021)
Baca Juga:&amp;nbsp; 4 Kali Bertemu, Jusuf Kalla Ungkap Taliban Kagum dengan Perkembangan Islam di Indonesia
Menurut JK, pengalaman dirinya selama menjadi mediator konflik antar negara atau daerah. Salah satunya, menyelesaikan konflik Poso. Saat itulah, salah satu kantornya di Makassar menjadi sasaran bom.
&quot;Dia bom saya punya kantor, kantor saya di Makassar, mal juga. Ada tiga orang meninggal akibat bom yang ditaruhnya,&quot; kata JK dalam webinar Memperkokoh Jembatan kebangsaan, Belajar Mediasi Konflik dari Pengalaman Jusuf Kalla, Kamis (19/8/2021).
Selain itu, dirinya juga pernah menengahi konflik pemimpin dari negara tetangga. Kedua belah pihak merupakan teman JK sehingga dirinya berani mengatakan apa pun saat itu.
&quot;Saya pernah diminta menangani konflik pemimpin dari negara tetangga kita bagaimana mereka bersatu, tiga hari ke negara itu untuk berbicara yang keduanya teman saya. Jadi saya bisa bicara dengan bebas dan sebenarnya konflik sudah selesai karena salah satu tidak komitmen jadi dua duanya bermasalah,&quot; ujarnya dikutip MPI dari YouTube PUSAD Paramadina.
Baca Juga:&amp;nbsp; JK: Taliban Tak Akan Usik KBRI di Afghanistan
Meski demikian, menurut JK, mediator harus menanggung konsekuensi. Karenanya, ia mengingatkan seorang mediator tidak boleh takut. &quot;Anda tidak perlu berani cuma jangan penakut,&quot; ujar JK.</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Wakil Presiden Indonesia Jusuf Kalla (JK) kerap menjadi mediator dalam menyelesaikan konflik. Dia pun berbagi pengalaman, kalau kantornya sempat menjadi sasaran bom saat berusaha menengahi konflik.
JK menceritakannya saat menjadi narasumber dalam webinar yang diselenggarakan oleh PUSAD Paramadina. Bertajuk Memperkokok Jembatan Kebangsaan, Belajar Mediasi Konflik bersama JK, Kamis (19/8/2021)
Baca Juga:&amp;nbsp; 4 Kali Bertemu, Jusuf Kalla Ungkap Taliban Kagum dengan Perkembangan Islam di Indonesia
Menurut JK, pengalaman dirinya selama menjadi mediator konflik antar negara atau daerah. Salah satunya, menyelesaikan konflik Poso. Saat itulah, salah satu kantornya di Makassar menjadi sasaran bom.
&quot;Dia bom saya punya kantor, kantor saya di Makassar, mal juga. Ada tiga orang meninggal akibat bom yang ditaruhnya,&quot; kata JK dalam webinar Memperkokoh Jembatan kebangsaan, Belajar Mediasi Konflik dari Pengalaman Jusuf Kalla, Kamis (19/8/2021).
Selain itu, dirinya juga pernah menengahi konflik pemimpin dari negara tetangga. Kedua belah pihak merupakan teman JK sehingga dirinya berani mengatakan apa pun saat itu.
&quot;Saya pernah diminta menangani konflik pemimpin dari negara tetangga kita bagaimana mereka bersatu, tiga hari ke negara itu untuk berbicara yang keduanya teman saya. Jadi saya bisa bicara dengan bebas dan sebenarnya konflik sudah selesai karena salah satu tidak komitmen jadi dua duanya bermasalah,&quot; ujarnya dikutip MPI dari YouTube PUSAD Paramadina.
Baca Juga:&amp;nbsp; JK: Taliban Tak Akan Usik KBRI di Afghanistan
Meski demikian, menurut JK, mediator harus menanggung konsekuensi. Karenanya, ia mengingatkan seorang mediator tidak boleh takut. &quot;Anda tidak perlu berani cuma jangan penakut,&quot; ujar JK.</content:encoded></item></channel></rss>
