<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Pastikan Pria yang Cekcok di Jelambar Jakarta Barat Ngaku Aparat Warga Sipil Biasa   </title><description>Polisi telah mengecek terkait video insiden cekcok antara pemotor dan pemobil yang terjadi di Jalan Latumenten, Jelambar</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/19/338/2457696/polisi-pastikan-pria-yang-cekcok-di-jelambar-jakarta-barat-ngaku-aparat-warga-sipil-biasa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/19/338/2457696/polisi-pastikan-pria-yang-cekcok-di-jelambar-jakarta-barat-ngaku-aparat-warga-sipil-biasa"/><item><title>Polisi Pastikan Pria yang Cekcok di Jelambar Jakarta Barat Ngaku Aparat Warga Sipil Biasa   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/19/338/2457696/polisi-pastikan-pria-yang-cekcok-di-jelambar-jakarta-barat-ngaku-aparat-warga-sipil-biasa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/19/338/2457696/polisi-pastikan-pria-yang-cekcok-di-jelambar-jakarta-barat-ngaku-aparat-warga-sipil-biasa</guid><pubDate>Kamis 19 Agustus 2021 10:36 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/19/338/2457696/polisi-pastikan-pria-yang-cekcok-di-jelambar-jakarta-barat-ngaku-aparat-warga-sipil-biasa-qeWN01Ydxo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pemotor ngaku aparat terlibat cekcok dengan pengendara mobil.(Foto:Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/19/338/2457696/polisi-pastikan-pria-yang-cekcok-di-jelambar-jakarta-barat-ngaku-aparat-warga-sipil-biasa-qeWN01Ydxo.jpg</image><title>Pemotor ngaku aparat terlibat cekcok dengan pengendara mobil.(Foto:Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Polisi telah mengecek terkait video insiden cekcok antara pemotor dan pemobil yang terjadi di Jalan Latumenten, Jelambar, Jakarta Barat, Rabu (18/8). Video itu sempat viral di media sosial. Kapolres Metro Jakarta Barat, Ady Wibowo memastikan, kedua belah pihak sudah dimintai keterangan.
&quot;Engga ada permasalahan lanjut dari kedua belah pihak, karena pengendara sepeda motor merasa kaget diklaskon, sehingga dia kaget dan terjadi cekcok sedikit,&quot; tutur Ady saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (19/8/2021).
Sebelumnya, berdasarkan video yang diunggah melalui akun Instagram @jabodetabekcom, Rabu (18/8/2021) disebutkan pemotor mengaku sebagai anggota kepolisian Polda Metro Jaya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Viral Pemotor Ngaku Aparat Ancam Pengendara Mobil di Jelambar Jakarta Barat, Polisi Lakukan Pendalaman
Namun, Ady mengatakan berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan pihaknya bahwa yang bersangkutan bukanlah bagian dari anggota kepolisian, terlebih, bukan pula anggota Polda Metro Jaya.
&quot;Tidak ada sama sekali. Kita sudah ketemu sama pengendara motornya, memang dalam narasinya disebutkan anggota Polda Metro gitu kan, tapi kita sudah periska tidak ada sebutkan itu,&quot; ucap Ady.
Ady memastikan, pengendara motor itu hanyalah warga sipil biasa. Ia juga mengatakan, dalam peristiwa itu tak ditemukan unsur pidana.
&quot;Mungkin hanya cekcok sebatas pengendara tapi tidak ada unsur pidana yang kita temukan,&quot; pungkas Ady.Dalam pemberitaan sebelumnya, sebuah video memperlihatkan konflik antara dua orang pengendara mobil dan motor yang tengah melaju di Jalan Latumenten, Jelambar, Jakarta Barat viral di media sosial. Video itu diunggah melalui akun Instagram @jabodetabekcom, Rabu (18/8/2021).
&quot;Terjadi pengancaman dan pengerusakan mobil oleh pengendara motor yang mengaku anggota metro (mungkin dimaksud Polda Metro Jaya),&quot; tulis keterangan video yang diunggah, Rabu (18/8/2021).
Dalam video itu, terjadi perdebatan panas antara pengendara motor dan seorang yang berada di dalam mobil. Pengendara itu melontarkan ucapan yang diduga bermaksud untuk menjunjukkan identitas diri dari salah satu instansi hukum.
&quot;Tengah malam dan jalanan kosong kecepatan mobil 50/60 km/jam dan saya konsisten ada di jalur tengah, tiba2 keluar beberapa motor dari komplek latumenten dan langsung pindah 2 jalur, wajar kalau di klakson, tapi ternyata tsk yang motor nya nmax (ga pakai helm dan lampu blk ada kelip2 biru ) langsung beringas mukul mobil dan teriak2, dan ngaku ANGGOTA METRO,&quot; tulis keterangan video itu lagi.
Sayangnya, dalam rekaman video itu tak ditunjukkan secara jelas gambar wajah antar keduanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi telah mengecek terkait video insiden cekcok antara pemotor dan pemobil yang terjadi di Jalan Latumenten, Jelambar, Jakarta Barat, Rabu (18/8). Video itu sempat viral di media sosial. Kapolres Metro Jakarta Barat, Ady Wibowo memastikan, kedua belah pihak sudah dimintai keterangan.
&quot;Engga ada permasalahan lanjut dari kedua belah pihak, karena pengendara sepeda motor merasa kaget diklaskon, sehingga dia kaget dan terjadi cekcok sedikit,&quot; tutur Ady saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (19/8/2021).
Sebelumnya, berdasarkan video yang diunggah melalui akun Instagram @jabodetabekcom, Rabu (18/8/2021) disebutkan pemotor mengaku sebagai anggota kepolisian Polda Metro Jaya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Viral Pemotor Ngaku Aparat Ancam Pengendara Mobil di Jelambar Jakarta Barat, Polisi Lakukan Pendalaman
Namun, Ady mengatakan berdasarkan pemeriksaan yang dilakukan pihaknya bahwa yang bersangkutan bukanlah bagian dari anggota kepolisian, terlebih, bukan pula anggota Polda Metro Jaya.
&quot;Tidak ada sama sekali. Kita sudah ketemu sama pengendara motornya, memang dalam narasinya disebutkan anggota Polda Metro gitu kan, tapi kita sudah periska tidak ada sebutkan itu,&quot; ucap Ady.
Ady memastikan, pengendara motor itu hanyalah warga sipil biasa. Ia juga mengatakan, dalam peristiwa itu tak ditemukan unsur pidana.
&quot;Mungkin hanya cekcok sebatas pengendara tapi tidak ada unsur pidana yang kita temukan,&quot; pungkas Ady.Dalam pemberitaan sebelumnya, sebuah video memperlihatkan konflik antara dua orang pengendara mobil dan motor yang tengah melaju di Jalan Latumenten, Jelambar, Jakarta Barat viral di media sosial. Video itu diunggah melalui akun Instagram @jabodetabekcom, Rabu (18/8/2021).
&quot;Terjadi pengancaman dan pengerusakan mobil oleh pengendara motor yang mengaku anggota metro (mungkin dimaksud Polda Metro Jaya),&quot; tulis keterangan video yang diunggah, Rabu (18/8/2021).
Dalam video itu, terjadi perdebatan panas antara pengendara motor dan seorang yang berada di dalam mobil. Pengendara itu melontarkan ucapan yang diduga bermaksud untuk menjunjukkan identitas diri dari salah satu instansi hukum.
&quot;Tengah malam dan jalanan kosong kecepatan mobil 50/60 km/jam dan saya konsisten ada di jalur tengah, tiba2 keluar beberapa motor dari komplek latumenten dan langsung pindah 2 jalur, wajar kalau di klakson, tapi ternyata tsk yang motor nya nmax (ga pakai helm dan lampu blk ada kelip2 biru ) langsung beringas mukul mobil dan teriak2, dan ngaku ANGGOTA METRO,&quot; tulis keterangan video itu lagi.
Sayangnya, dalam rekaman video itu tak ditunjukkan secara jelas gambar wajah antar keduanya.</content:encoded></item></channel></rss>
