<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tawuran Maut di Mampang Ternyata Berawal Saling Ejek di Medsos</title><description>Penyebabnya ternyata karena dipicu aksi saling ejek di media sosial (medsos).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/20/338/2458667/tawuran-maut-di-mampang-ternyata-berawal-saling-ejek-di-medsos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/20/338/2458667/tawuran-maut-di-mampang-ternyata-berawal-saling-ejek-di-medsos"/><item><title>Tawuran Maut di Mampang Ternyata Berawal Saling Ejek di Medsos</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/20/338/2458667/tawuran-maut-di-mampang-ternyata-berawal-saling-ejek-di-medsos</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/20/338/2458667/tawuran-maut-di-mampang-ternyata-berawal-saling-ejek-di-medsos</guid><pubDate>Jum'at 20 Agustus 2021 19:52 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/20/338/2458667/tawuran-maut-di-mampang-ternyata-berawal-dari-saling-ejek-di-medsos-x6lLtW4PJt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/20/338/2458667/tawuran-maut-di-mampang-ternyata-berawal-dari-saling-ejek-di-medsos-x6lLtW4PJt.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Tawuran di Jalan Bangka XI C, Mampang, Jakarta Selatan menewaskan remaja bernama Endra BK (17). Penyebabnya ternyata karena dipicu aksi saling ejek di media sosial (medsos).
Waka Polres Jakarta Selatan, AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, kelompok Warkir 2019 dan Warmad awalnya saling ejek dan saling menantang berkelahi di media sosial Instagram. Kedua kelompok itu lantas saling bertemu dan terlibat tawuran sambil membawa senjata tajam hingga akhirnya menewaskan korban.
&quot;Akun Instagram (IG) Warkir 2019 merupakan kelompok Jalan Bangka XI, sedangkan IG Warmad digunakan kelompok  dari Jalan Bangka IX,&quot; ujarnya pada wartawan, Jumat (20/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Satu Remaja Tewas dalam Tawuran di Jalan Bangka
Saat ini, kata dia, polisi telah mengamankan 13 orang remaja, 11 orang ditetapkan sebagai tersangka dan 2 orang berstatus saksi. Rincian tersangkanya, 7 orang tersangka anggota kelompok Warkir 2019 sekaligus pelaku pengeroyokan terhadap korban, sedangkan 4 tersangka lainnya anggota kelompok Warmad, rata-rata mereka semua berumur 17 hingga di atas 18 tahun.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Achmad Akbar mengaku prihatin atas aksi tawuran antar kelompok yang diawali dengan saling ejek di media sosial Instagram itu. Sebabnya, Instagram yang seharusnya dimanfaatkan sebagai media komunikasi malah dijadikan ladang untuk mengajak tawuran.
&quot;Memang itu yang cukup memprihatinkan. Instagram digunakan untuk media berkomunikasi tetapi dalam konteks negatif, saling ejek, saling tantang sehingga terjadinya peristiwa tawuran,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;4 Pelaku Tawuran di Daan Mogot Ditangkap, Termasuk 2 Anak di Bawah Umur
Dia menambahkan, dari hasil pemeriksaan tes urine, belasan pelaku itu tidak terpengaruh minuman keras saat melakukan aksi tawurannya. Polisi bakal menindak para pelaku tawuran lainnya yang telah meresahkan warga.
&quot;Sejauh ini pemeriksaan itu tidak tepengaruh itu (Alkohol). Sesuai keterangan mereka baru pertama,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tawuran di Jalan Bangka XI C, Mampang, Jakarta Selatan menewaskan remaja bernama Endra BK (17). Penyebabnya ternyata karena dipicu aksi saling ejek di media sosial (medsos).
Waka Polres Jakarta Selatan, AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, kelompok Warkir 2019 dan Warmad awalnya saling ejek dan saling menantang berkelahi di media sosial Instagram. Kedua kelompok itu lantas saling bertemu dan terlibat tawuran sambil membawa senjata tajam hingga akhirnya menewaskan korban.
&quot;Akun Instagram (IG) Warkir 2019 merupakan kelompok Jalan Bangka XI, sedangkan IG Warmad digunakan kelompok  dari Jalan Bangka IX,&quot; ujarnya pada wartawan, Jumat (20/8/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Satu Remaja Tewas dalam Tawuran di Jalan Bangka
Saat ini, kata dia, polisi telah mengamankan 13 orang remaja, 11 orang ditetapkan sebagai tersangka dan 2 orang berstatus saksi. Rincian tersangkanya, 7 orang tersangka anggota kelompok Warkir 2019 sekaligus pelaku pengeroyokan terhadap korban, sedangkan 4 tersangka lainnya anggota kelompok Warmad, rata-rata mereka semua berumur 17 hingga di atas 18 tahun.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Achmad Akbar mengaku prihatin atas aksi tawuran antar kelompok yang diawali dengan saling ejek di media sosial Instagram itu. Sebabnya, Instagram yang seharusnya dimanfaatkan sebagai media komunikasi malah dijadikan ladang untuk mengajak tawuran.
&quot;Memang itu yang cukup memprihatinkan. Instagram digunakan untuk media berkomunikasi tetapi dalam konteks negatif, saling ejek, saling tantang sehingga terjadinya peristiwa tawuran,&quot; tuturnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;4 Pelaku Tawuran di Daan Mogot Ditangkap, Termasuk 2 Anak di Bawah Umur
Dia menambahkan, dari hasil pemeriksaan tes urine, belasan pelaku itu tidak terpengaruh minuman keras saat melakukan aksi tawurannya. Polisi bakal menindak para pelaku tawuran lainnya yang telah meresahkan warga.
&quot;Sejauh ini pemeriksaan itu tidak tepengaruh itu (Alkohol). Sesuai keterangan mereka baru pertama,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
