<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Juru Parkir Tewas Usai Terpeleset Sandalnya Sendiri</title><description>Ia dilaporkan meninggal dunia setelah jatuh mendadak di lantai I Pasar Beringharjo sisi utara</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/20/510/2458354/juru-parkir-tewas-usai-terpeleset-sandalnya-sendiri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/20/510/2458354/juru-parkir-tewas-usai-terpeleset-sandalnya-sendiri"/><item><title>Juru Parkir Tewas Usai Terpeleset Sandalnya Sendiri</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/20/510/2458354/juru-parkir-tewas-usai-terpeleset-sandalnya-sendiri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/20/510/2458354/juru-parkir-tewas-usai-terpeleset-sandalnya-sendiri</guid><pubDate>Jum'at 20 Agustus 2021 12:24 WIB</pubDate><dc:creator>Solopos.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/20/510/2458354/juru-parkir-tewas-usai-terpeleset-sandalnya-sendiri-Wfr2bF9fdF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/20/510/2458354/juru-parkir-tewas-usai-terpeleset-sandalnya-sendiri-Wfr2bF9fdF.jpg</image><title>Ilustrasi (Dokumentasi Okezone)</title></images><description>YOGYAKARTA - Nasib tragis dialami seorang juru parkir berinisial K (49). Ia dilaporkan meninggal dunia setelah jatuh mendadak di lantai I Pasar Beringharjo sisi utara pada Kamis (19/8/2021) sore.

Kasubag Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja, menjelaskan insiden itu terjadi sekira pukul 14.35 WIB. Korban meninggal dunia tidak lama setelahnya yakni pada pukul 14.45 WIB.

Awalnya, K masih beraktivitas seperti biasa, melayani parkir kendaraan pengunjung di lokasi itu. Setelah mengeluarkan sepeda motor pengunjung dia sempat pula bersenda gurau dengan pedagang di lokasi tersebut.

&amp;ldquo;Lalu saat mengembalikan kembalian uang parkir dan saat membalikkan badan, K tidak sengaja menginjak sandalnya sendiri kemudian jatuh tersungkur membentur lantai parkiran motor yang mengenai bagian wajah,&amp;rdquo; kata Timbul.

Seketika itu juga K tidak sadarkan diri. Rekan pedagang lainnya kemudian meminta bantuan kepada petugas keamanan pasar. Saat melihat kondisi K yang tidak sadarkan diri, petugas akhirnya menghubungi Polsek Gondomanan.

&amp;ldquo;Saat petugas datang K dinyatakan telah meninggal dunia dan kemudian membawa jenazah ke rumah duka,&amp;rdquo; ujarnya.

Timbul menyebut dari keterangan pihak keluarga, K diketahui tidak mempunyai riwayat penyakit apa pun. Saat tim Dinkes menawarkan untuk dilakukan tes swab antigen, keluarga K menolak.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Nasib tragis dialami seorang juru parkir berinisial K (49). Ia dilaporkan meninggal dunia setelah jatuh mendadak di lantai I Pasar Beringharjo sisi utara pada Kamis (19/8/2021) sore.

Kasubag Humas Polresta Jogja, AKP Timbul Sasana Raharja, menjelaskan insiden itu terjadi sekira pukul 14.35 WIB. Korban meninggal dunia tidak lama setelahnya yakni pada pukul 14.45 WIB.

Awalnya, K masih beraktivitas seperti biasa, melayani parkir kendaraan pengunjung di lokasi itu. Setelah mengeluarkan sepeda motor pengunjung dia sempat pula bersenda gurau dengan pedagang di lokasi tersebut.

&amp;ldquo;Lalu saat mengembalikan kembalian uang parkir dan saat membalikkan badan, K tidak sengaja menginjak sandalnya sendiri kemudian jatuh tersungkur membentur lantai parkiran motor yang mengenai bagian wajah,&amp;rdquo; kata Timbul.

Seketika itu juga K tidak sadarkan diri. Rekan pedagang lainnya kemudian meminta bantuan kepada petugas keamanan pasar. Saat melihat kondisi K yang tidak sadarkan diri, petugas akhirnya menghubungi Polsek Gondomanan.

&amp;ldquo;Saat petugas datang K dinyatakan telah meninggal dunia dan kemudian membawa jenazah ke rumah duka,&amp;rdquo; ujarnya.

Timbul menyebut dari keterangan pihak keluarga, K diketahui tidak mempunyai riwayat penyakit apa pun. Saat tim Dinkes menawarkan untuk dilakukan tes swab antigen, keluarga K menolak.</content:encoded></item></channel></rss>
