<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangunan Sekolah MTs di Sukabumi Ambruk Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang</title><description>Bangunan sekolah MTs Yasmida di Sukabumi ambruk diterjang hujan deras dan angin kencang.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/21/525/2458764/bangunan-sekolah-mts-di-sukabumi-ambruk-akibat-hujan-deras-dan-angin-kencang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/21/525/2458764/bangunan-sekolah-mts-di-sukabumi-ambruk-akibat-hujan-deras-dan-angin-kencang"/><item><title>Bangunan Sekolah MTs di Sukabumi Ambruk Akibat Hujan Deras dan Angin Kencang</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/21/525/2458764/bangunan-sekolah-mts-di-sukabumi-ambruk-akibat-hujan-deras-dan-angin-kencang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/21/525/2458764/bangunan-sekolah-mts-di-sukabumi-ambruk-akibat-hujan-deras-dan-angin-kencang</guid><pubDate>Sabtu 21 Agustus 2021 04:03 WIB</pubDate><dc:creator>Dharmawan Hadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/21/525/2458764/bangunan-sekolah-mts-di-sukabumi-ambruk-akibat-hujan-deras-dan-angin-kencang-jORQSgjrru.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bangunan sekolah MTs di Sukabumi ambruk. (Foto : Dharmawan Hadi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/21/525/2458764/bangunan-sekolah-mts-di-sukabumi-ambruk-akibat-hujan-deras-dan-angin-kencang-jORQSgjrru.jpg</image><title>Bangunan sekolah MTs di Sukabumi ambruk. (Foto : Dharmawan Hadi)</title></images><description>SUKABUMI - Bangunan Gedung Sekolah MTs Yasmida di Desa Gandasoli, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali ambruk. Gedung sekolah itu ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda sejak Selasa-Kamis, 16-19 Agustus 2021.

&amp;ldquo;Kejadian ambruknya Kamis kemarin, pukul 22.00 WIB, karena malam hari tidak ada kegiatan belajar mengajar, jadi tidak ada korban jiwa maupun luka,&amp;rdquo; kata Kepala Pelaksanaan (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani kepada wartawan, Jumat (20/8/2021).

Anita menambahkan, peristiwa tersebut tidak hanya akibat debit air hujan. Ambruknya gedung sekolah juga disebabkan kondisi kayu untuk menopang sudah lapuk dimakan usia dan dinding sudah terkelupas. Sudah setahun ini sekolah tersebut tidak ditempati selama pandemi.

&amp;ldquo;Sepertinya memang sudah lapuk, sebab hampir memasuki 2 tahun selama pandemi ini, kondisi sekolah tidak ada kegiatan belajar mengajar,&amp;rdquo; ujar Anita.


Saat ini Agus, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikakak sudah berkoordinasi dengan perangkat desa, kecamatan, Koramil, dan relawan untuk membantu membersihkan puing reruntuhan.

&amp;ldquo;Seluruh atap rusak berat, jadi saat ini kebutuhan yang termasuk darurat yaitu kayu kaso, balokan, reng serta genteng,&amp;rdquo; ujar Agus.

Baca Juga : Hujan Deras dan Angin Kencang Picu Longsor di Sukabumi, 4 Ruang Sekolah Hancur

Agus menambahkan, laporan kejadian bencana ini sudah diterima BPBD Kabupaten Sukabumi dan secepatnya akan melakukan penanggulangan bencana ini setelah dilakukan kajian.
</description><content:encoded>SUKABUMI - Bangunan Gedung Sekolah MTs Yasmida di Desa Gandasoli, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali ambruk. Gedung sekolah itu ambruk akibat hujan deras disertai angin kencang yang melanda sejak Selasa-Kamis, 16-19 Agustus 2021.

&amp;ldquo;Kejadian ambruknya Kamis kemarin, pukul 22.00 WIB, karena malam hari tidak ada kegiatan belajar mengajar, jadi tidak ada korban jiwa maupun luka,&amp;rdquo; kata Kepala Pelaksanaan (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Anita Mulyani kepada wartawan, Jumat (20/8/2021).

Anita menambahkan, peristiwa tersebut tidak hanya akibat debit air hujan. Ambruknya gedung sekolah juga disebabkan kondisi kayu untuk menopang sudah lapuk dimakan usia dan dinding sudah terkelupas. Sudah setahun ini sekolah tersebut tidak ditempati selama pandemi.

&amp;ldquo;Sepertinya memang sudah lapuk, sebab hampir memasuki 2 tahun selama pandemi ini, kondisi sekolah tidak ada kegiatan belajar mengajar,&amp;rdquo; ujar Anita.


Saat ini Agus, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikakak sudah berkoordinasi dengan perangkat desa, kecamatan, Koramil, dan relawan untuk membantu membersihkan puing reruntuhan.

&amp;ldquo;Seluruh atap rusak berat, jadi saat ini kebutuhan yang termasuk darurat yaitu kayu kaso, balokan, reng serta genteng,&amp;rdquo; ujar Agus.

Baca Juga : Hujan Deras dan Angin Kencang Picu Longsor di Sukabumi, 4 Ruang Sekolah Hancur

Agus menambahkan, laporan kejadian bencana ini sudah diterima BPBD Kabupaten Sukabumi dan secepatnya akan melakukan penanggulangan bencana ini setelah dilakukan kajian.
</content:encoded></item></channel></rss>
