<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kerumunan di Bandara Kabul Telan 7 Korban Jiwa</title><description>Semenjak kelompok Taliban memasuki Ibu Kota Kabul pekan lalu, ribuan orang berusaha masuk ke penerbangan luar negeri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/22/18/2459340/kerumunan-di-bandara-kabul-telan-7-korban-jiwa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/08/22/18/2459340/kerumunan-di-bandara-kabul-telan-7-korban-jiwa"/><item><title>Kerumunan di Bandara Kabul Telan 7 Korban Jiwa</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/08/22/18/2459340/kerumunan-di-bandara-kabul-telan-7-korban-jiwa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/08/22/18/2459340/kerumunan-di-bandara-kabul-telan-7-korban-jiwa</guid><pubDate>Minggu 22 Agustus 2021 19:30 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/08/22/18/2459340/kerumunan-di-bandara-kabul-telan-7-korban-jiwa-0RQscZMKOB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Situasi terkini bandara Kabul, Afganistan (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/08/22/18/2459340/kerumunan-di-bandara-kabul-telan-7-korban-jiwa-0RQscZMKOB.jpg</image><title>Situasi terkini bandara Kabul, Afganistan (Foto: Antara)</title></images><description>LONDON - Kerumunan di dekat bandara Kabul, tempat warga Afganistan berkumpul untuk dapat melarikan diri dari negaranya usai Taliban mengambil alih kekuasaan, menelan tujuh korban jiwa, menurut Kementerian Pertahanan Inggris.
Semenjak kelompok Taliban memasuki Ibu Kota Kabul pekan lalu, ribuan orang berusaha masuk ke penerbangan luar negeri.
Mereka takut dan trauma dengan penafsiran keras hukum Islam yang diberlakukan selama pemerintahan Taliban sebelumnya, yang berakhir 20 tahun lalu, akan terulang.
&quot;Pikiran kami tertuju pada keluarga dari tujuh warga sipil yang meninggal dalam kerumunan di Kabul,&quot; tulis Kementerian Pertahanan Inggris Raya dalam pernyataan, Minggu (22/8/2021).
&quot;Kondisi di lapangan masih sangat menantang, namun kami sedang melakukan segala upaya yang kami bisa untuk mengendalikan situasi senyaman dan seaman mungkin,&quot; lanjut penyataan itu.
Koresponden Sky News di bandara melaporkan bahwa puluhan ribu warga Afghanistan berdatangan pada Sabtu 21 Agustus 2021. Massa yang berada di garis terdepan menghancurkan barikade.
Sky News memperlihatkan rekaman para tentara yang berjaga berusaha menarik korban cedera dari kerumunan dan menyemprotkan air ke arah kerumunan agar mereka tidak mengalami dehidrasi.
</description><content:encoded>LONDON - Kerumunan di dekat bandara Kabul, tempat warga Afganistan berkumpul untuk dapat melarikan diri dari negaranya usai Taliban mengambil alih kekuasaan, menelan tujuh korban jiwa, menurut Kementerian Pertahanan Inggris.
Semenjak kelompok Taliban memasuki Ibu Kota Kabul pekan lalu, ribuan orang berusaha masuk ke penerbangan luar negeri.
Mereka takut dan trauma dengan penafsiran keras hukum Islam yang diberlakukan selama pemerintahan Taliban sebelumnya, yang berakhir 20 tahun lalu, akan terulang.
&quot;Pikiran kami tertuju pada keluarga dari tujuh warga sipil yang meninggal dalam kerumunan di Kabul,&quot; tulis Kementerian Pertahanan Inggris Raya dalam pernyataan, Minggu (22/8/2021).
&quot;Kondisi di lapangan masih sangat menantang, namun kami sedang melakukan segala upaya yang kami bisa untuk mengendalikan situasi senyaman dan seaman mungkin,&quot; lanjut penyataan itu.
Koresponden Sky News di bandara melaporkan bahwa puluhan ribu warga Afghanistan berdatangan pada Sabtu 21 Agustus 2021. Massa yang berada di garis terdepan menghancurkan barikade.
Sky News memperlihatkan rekaman para tentara yang berjaga berusaha menarik korban cedera dari kerumunan dan menyemprotkan air ke arah kerumunan agar mereka tidak mengalami dehidrasi.
</content:encoded></item></channel></rss>
